Selasa, 5 Mei 2026

Berita Belitung

Lulusan Akper Belitung Hadapi Kendala Seleksi CPNS 2024 di Beltim, Dosen Ungkapkan Kekecewaan

Sangat disayangkan, meski lulusan kami sudah banyak yang berhasil dalam kariernya, baik di rumah sakit maupun dinas kesehatan, mereka masih ...

Tayang:
Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Tribunnews
Ilustrasi CPNS 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Sejumlah lulusan Akademi Keperawatan (Akper) Pemkab Belitung kembali mengalami kesulitan dalam mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024, khususnya pada tahap seleksi administrasi di Kabupaten Belitung Timur.

Kondisi ini menimbulkan kekecewaan dari pihak akademi, meskipun Akper Belitung telah menghasilkan banyak lulusan yang berprestasi di berbagai bidang kesehatan.

Dosen Program Studi DIII Keperawatan Akper Belitung, R. Ade Sukarna, mengungkapkan rasa kecewanya atas situasi ini.

"Sangat disayangkan, meski lulusan kami sudah banyak yang berhasil dalam kariernya, baik di rumah sakit maupun dinas kesehatan, mereka masih menghadapi keraguan dalam hal legalitas pada seleksi CPNS kali ini," ujarnya, Jumat (20/9/2024). 

Ade menambahkan, kejadian ini bukan pertama kali terjadi. Beberapa tahun lalu, situasi serupa juga pernah terjadi, namun setelah penjelasan yang diberikan oleh pihak kampus, lulusan Akper Pemkab Belitung akhirnya bisa melanjutkan seleksi CPNS.

"Ini cukup miris, padahal lulusan kami banyak yang sudah menduduki posisi penting, bahkan ada yang sudah menyelesaikan pendidikan hingga jenjang S2 dan doktor, seperti Joko Gunawan, yang berasal dari Belitung Timur merupakan alumni Akper Pemkab Belitung dan sudah menyelesaikan pendidikan doktor di luar negeri dan dikenal di kalangan perguruan tinggi kesehatan di Indonesia bahkan internasional," jelas Ade.

Selain prestasi akademik, alumni Akper Pemkab Belitung juga telah berkontribusi dalam berbagai bidang, seperti menjadi petugas haji, perawat teladan, dan melanjutkan pendidikan Ahli Madya Keperawatan di Akper Pemkab Belitung setelah lulus dari Sekolah Perawat Kesehatan (SPK).

"Meskipun para alumni kami sudah terbukti sukses di tingkat lokal, nasional, dan internasional, masih ada pihak-pihak yang meragukan legalitas dan akreditasi kami. Ini sangat memprihatinkan," lanjut Ade.

Akper Pemkab Belitung berharap agar permasalahan ini segera mendapat perhatian, terutama dalam memastikan bahwa lulusan mereka bisa memperoleh pengakuan yang layak, mengingat prestasi yang telah mereka capai. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved