Jumat, 17 April 2026

Berita Bangka Selatan

Pemkab Bangka Selatan akan Rekrutmen 1.950 PPPK

Pemkab Bangka Selatan menyediakan sebanyak 1.950 formasi khusus untuk PPPK, untuk tenaga teknis, tenaga kependidikan dan tenaga kesehatan

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Bangka Selatan, Suprayitno. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan memastikan akan melakukan perekrutan calon aparatur sipil negara (CASN) secara keseluruhan.

Hal itu setelah pemerintah setempat menyediakan sebanyak 1.950 formasi khusus untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK, baik tenaga teknis, tenaga kependidikan dan tenaga kesehatan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Bangka Selatan, Suprayitno berujar pihaknya tengah menunggu petunjuk teknis (Juknis) perekrutan PPPK.

Juknis tersebut untuk menentukan perekrutan 1.950 orang PPPK dilakukan secara serentak atau bertahap. 

Dijadwalkan pengumuman dan pendaftaran akan dibuka pada pekan keempat atau pada 27 September 2024. Namun direncanakan rekrutmen ribuan PPPK akan dilakukan secara keseluruhan.

“Tetapi belum ada juknis selanjutnya. Apakah akan direkrut sekaligus atau secara bertahap. Tetapi kita berusaha untuk semuanya,” kata dia kepada Bangkapos.com, Jumat (20/9/2024).

Menurut Suprayitno rekrutmen CASN tahun ini ditargetkan untuk menuntaskan permasalahan tenaga honorer yang telah terdaftar pada data base Badan Kepegawaian Negara (BKN). 

Pengangkatan tenaga PPPK bertujuan untuk mengurangi kesenjangan jumlah pegawai tidak tetap atau honorer. Karenanya, pengangkatan tenaga honorer melalui rekrutmen CASN dicicil setiap periode pengadaan. 

Ditargetkan pada Desember 2024 permasalahan tenaga non-ASN harus dapat segera diselesaikan. Pemerintah daerah juga sudah tidak melakukan rekrutmen tenaga honorer sejak bulan Oktober 2023 silam.

“Kita juga masih menunggu pelaksanaan rekrutmen. Sesuai usulan formasi yang disetujui sebanyak 1.950 formasi,” ujar Suprayitno.

Mekanisme dan tahapan rekrutmen PPPK kata dia, tidak jauh berbeda dengan rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang sedang berlangsung. Pendaftaran hingga seleksi dilakukan menggunakan metode elektronik yakni pada laman sistem seleksi calon aparatur sipil negara atau SSCASN.

Pelaksanaan seleksi dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) hingga penentuan kelulusan, telah terintegrasi dan terkomputerisasi. Ini dilakukan guna menutup celah kecurangan dan praktik calo, sekaligus guna terwujudnya ASN profesional. Pihaknya masih menunggu petunjuk pelaksanaan seleksi PPPK.

Terlebih jika nilai SKD lebih tinggi maka dapat direkomulasi pada rekrutmen tahun 2024 ini. Namun kebijakan tersebut belum diberlakukan bagi rekrutmen PPPK lantaran belum adanya petunjuk.

“Mekanisme dan tahapan sama seperti CPNS. Semua serba elektronik. Kita masih menunggu juga penggunaan nilai SKD dalam rekrutmen PPPK,” ucapnya.

Oleh sebab itu Suprayitno turut mengingatkan agar para tenaga honorer maupun peserta seleksi CASN untuk menyiapkan berkas sejak dini. Harapannya saat proses pendaftaran tidak lagi kelabakan dan berimbas dapat menghambat pelaksanaan.

“Setidaknya dari awal sudah dipersiapkan harapannya nanti pada saat pendaftaran itu sudah siap. Walaupun ada kekurangan segala macam,” kata Suprayitno.

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved