Berita Pangkalpinang

Wawancara Erwinsyah Peraih Emas PON dari Bangka Belitung, Awalnya Tak Kenal Hapkido

Erwinsyah mengukir sejarah dengan menyumbangkan satu dari tiga medali emas yang di raih Bangka Belitung di ajang PON 2024

|
Bangka Pos
Atlet Hapkido Bangka Belitung yang meraih satu medali emas kelas over 84 kilogram, Erwinsyah saat hadir di kantor Bangka Pos, Kamis (26/9/2024). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Gelaran  Pekan Olahraga Nasional ( PON ) 2024 menjadi panggung prestasi bagi atlet Hapkido Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erwinsyah.

Tampil di cabang olahraga (cabor) Hapkido kelas over 84 kilogram, Erwinsyah mengukir sejarah dengan menyumbangkan satu dari tiga medali emas yang di raih Bangka Belitung di ajang PON 2024.

Usai meraih prestasi tersebut, pria yang lahir di Kota Sungailiat, Kabupaten Bangka itu hadir di studio Bangka Pos untuk melakukan wawancara eksklusif bersama jurnalis Bangka Pos Edy Yusmanto.

Berikut petikan wawancara bersama Erwinsyah tersebut:

Q: Sejak kapan mengenal Hapkindo?
A: dari 2020, tapi sebenarnya tidak mau dikenalkan karena ingin lebih fokus ke bela diri sebelumnya. Kebetulan sekarang masih aktif di karate, awalnya mau fokus di karate saja karena melatih dan atlet juga di karate. Kenapa bisa ke Hapkido, awalnya sebenarnya tidak mau tapi karena menghargai pelatih. Kemudian karena ingin fokus bergabung ke Hapkido saja

Q: Waktu itu sudah tau Hapkindo seperti apa?
A: Tidak tau waktu itu, cuma tau dengan founder Hapkido Indonesia karena sampai sekarang masih jadi grand master juga di taekwondo. Kebetulan waktu itu tahun 2020 master Yoyok Suryadi ada latihan di Sungailiat, tapi waktu itu sebenarnya tidak mau. Tapi karena pelatih saya minta tolong untuk menyiapkan alat, tapi ternyata disiapkan baju pendaftaran tidak bayar, jadi ikut-ikut saja

Q: Tapi di awal berarti tidak tau Hapkido itu olahraga apa?
A: kalau taunya cuma olahraga bela diri saja, seperti apa tidak tau dan tidak cari tahu. 2022 kemudian ikut Kejurnas, yang awalnya menolak tapi kurang satu minggu mau ikut Kejurnas. Dalam satu minggu hanya latihan melakukan tendangan 20 kali, 20, 20, setelah itu hanya ngobrol saja dengan pelatih saya. Waktu itu akhirnya ikut Kejurnas, alhamdullilah di Kejurnas dapat satu emas, saat turun di kelas over 84 Kilogram

Q: Setelah itu bagimana perasaannya, modal nekat ikut Kejurnas tadi terus dapat emas?
A: Setelah itu karena Hapkido belum bergabung dengan KONI Babel, modal itu kami buat untuk ikut bergabung. Kemudian target untuk bisa lolos ke PON, disitu baru fokus latihan segala macam sampai 2023 babak kualifikasi (PON) ada empat orang yang lolos

Q: Untuk di PON kemarin apakah lawan-lawan di Hapkindo itu sudah di petakan?
A: sudah, karena waktu kualifikasi sudah saling kenal dan saling tahu. Hanya dua orang yang dari tuan rumah yang otomatis lolos, tidak bertemu di kualifikasi

Q: Setelah ini apa cita-cita besarnya?
A: Kalau cita-cita besar, pengen punya tempat latihan sendiri. Sekarang latihan di teras rumah nenek saya, sebelumnya di tempat tetangga juga, kemudian tempat latihan kan baru baja ringan. Cuma kalau di Hapkido di tempat Ketua Pengkab kita disediakan tempat, alat dibelikan dengan dana pribadi, listrik juga beliau yang fasilitasi.

Q: Jadi rencana untuk bonus ini mau untuk memberangkatkan orang tua untuk apa?
A: Insyaallah untuk umroh orang tua, kalau bisa dua-duanya. Karena ibu bilang belum siap segala macam, tapi kan tunggu dulu, bonus juga belum cair

Q: Terakhir, berikan semangat untuk konteks Hapkido, Taekwondo atau Karate untuk adek-adek kita di Babel?
A:  untuk semuanya, jangan lihat pencapaian seseorang tapi lihatlah proses dari seseorang mendapatkan pencapaian tersebut karena tidak semua orang mampu menjalani proses dan tidak semua orang mampu mengikuti proses. Jadi intinya penerus kami di seluruh cabor, tetap semangat, jangan rubah dunia seperti apa yang kita mau, tapi rubah lah diri kita seperti apa yang dunia mau.

(Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved