Senin, 13 April 2026

Berita Belitung Timur

Dinkes Belitung Timur Catat 195 Kasus Positif TBC Hingga September 2024

Masyarakat diimbau untuk tidak ragu dalam mengikuti terapi ini dan selalu berkonsultasi dengan petugas kesehatan agar mendapatkan penanganan yang...

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Freepik
Ilustrasi penyakit TBC 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Sebanyak 195 kasus positif Tuberkulosis (TBC) di Belitung Timur ( Beltim ) berdasarkan catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Belitung Timur dari Januari hingga September 2024.

Adapaun angka yang tercatat tersebut dinilai masih jauh dari target yang telah ditetapkan untuk tahun 2024, yaitu 419 kasus.

Pengelola Program TBC di Bidang Pencegahan, Penanggulangan Penyakit, dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Belitung Timur, Gunawan menyatakan, kasus TBC di daerah ini menyerang berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa.

"Saat ini kami fokus kepada mengajak kontak erat atau keluarga serumah dari pasien TBC untuk melaksanakan Terapi Pencegahan TBC atau TPT. Karena penularan TBC ini dari droplet," kata Gunawan kepada posbelitung.co, Jumat (27/9/2024).

Karena sejauh ini para kontak erat pasien banyak yang tidak mau melakukan TPT karena beberapa alasan, di antaranya merasa tidak sakit sehingga tidak perlu meminum obat.

Terapi ini, jelas Gunawan, bertujuan untuk mencegah infeksi berkembang menjadi penyakit aktif, terutama bagi mereka yang memiliki risiko tinggi terpapar. Dinkes Beltim berharap dengan program ini, angka penularan TBC di Belitung Timur dapat ditekan secara signifikan.

"Masyarakat diimbau untuk tidak ragu dalam mengikuti terapi ini dan selalu berkonsultasi dengan petugas kesehatan agar mendapatkan penanganan yang tepat," katanya.

Gunawan bilang tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis yang umumnya menyerang paru-paru. Dia bilang beberapa gejala umum TBC antara lain batuk yang berlangsung lebih dari dua minggu, batuk berdarah, penurunan berat badan yang signifikan, demam, dan keringat malam.

Sebagai langkah pencegahan, Dinkes Beltim mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, termasuk menjaga kebersihan lingkungan, memperbaiki ventilasi rumah, dan menghindari kontak erat dengan penderita TBC aktif. Selain itu, penting untuk menjaga daya tahan tubuh dengan pola makan bergizi dan berolahraga secara teratur. (Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved