Rabu, 29 April 2026

Korupsi Tata Niaga Komoditas Timah

Pengakuan Tamron Alias Aon Sebut Ada Penurunan Harga Sewa yang Dibayar PT Timah

Pengakuan Tamron alias Aon selaku pihak smelter menyebut ada penurunan harga sewa yang dibayar PT Timah.

Penulis: Widodo | Editor: M Zulkodri
Istimewa/Puspenkum Kejagung RI
Tersangka Aon. Pengakuan Tamron alias Aon selaku pihak smelter menyebut ada penurunan harga sewa yang dibayar PT Timah. 

BANGKAPOS.COM -- Pengakuan Tamron alias Aon selaku pihak smelter menyebut ada penurunan harga sewa yang dibayar PT Timah.

Informasi itu bermula ketika Ketua Majelis Hakim Eko Aryanto bertanya pada Tamron soal pertemuannya dengan eks Direktur Utama PT Timah Riza Pahlevi dan perwakilan smelter swasta termasuk dengan Harvey Moeis.

Saat itu Aon menyebut pertemuan turut dihadiri oleh sejumlah pihak yakni, Harvey Moies selaku perwakilan PT RBT, Riza Pahlevi selaku Dirut PT Timah, Suwito Gunawan selaku Komisaris PT Stanindo Inti Perkasa dan Rosalina selaku General Manager PT Tin.

Terkait hal tersebut Aon mengaku pada Hakim hanya mengikuti pertemuan pertama yang dimana saat itu membicarakan soal kerjasama dengan PT Timah Tbk.

Kemudian pada pertemuan-pertemuan berikutnya Aon menyebut dirinya tak terlibat terkait pembahasan tersebut.

Hanya saja dalam pertemuan berikutnya, ia kembali hadir namun saat itu membicarakan soal penurunan harga sewa dari PT Timah.

"Belakangan ini saya datang gak pernah ikut apa-apa, saya cuma tau tentang penurunan harga diri PT Timah aja," ucap Tamron.

Mendengar hal itu Hakim Eko pun coba mendalami penurunan harga yang dimaksud Tamron.

Hakim kala itu mempertanyakan berapa biaya sebenarnya yang disepakati antara CV VIP yang dimiliki Aon dengan PT Timah Tbk.

Sehingga Hakim pun mempertanyakan apakah sebelumnya telah ada surat perjanjian (SP) antara VIP dengan PT Timah terkait kerjasama tersebut.

"Penurunan? Emang sebelumnya berapa harganya?" tanya Hakim.

"3.700 (Per Metrik Ton) turun ke 3.300 turun ke 2.700," kata Tamron.

"Pertemuan-pertemuan tadi apakah sudah ditandatangani SP nya?" tanya Hakim.

"Pertemuan itu setelah ditandatangani setahu saya, karena penurunan harga saya datang," kata Tamron.

Hanya saja terkait SP tersebut Tamron mengaku tidak pernah membacanya lantaran hal itu diurus oleh Direktur Utama PT VIP Hassan Tjie.

"Kenapa tidak, kan harus dibaca juga?," tanya Hakim heran.

"Saya percaya sama Direktur yang mulia," ujar Tamron.

"Jadi, enggak tau isinya?," tanya Hakim.

"Enggak tau Yang Mulia," kata Tamron.

Diketahui bahwa Tamron hadir sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus korupsi tata niaga komoditas timah dengan terdakwa Harvey Moies Cs di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (30/9/2024).

Khusus Harvey, Aon mengaku pertemuan pertamanya dengan suami artis Sandra Dewi itu terjadi di Bangka Belitung.

"Saudara kenal dengan Harvey Moeis?" tanya Hakim.

"Kenal yang mulia," kata Aon.

"Ketemunya dimana?" tanya Hakim.

"Dulu pernah ketemu di Bangka sekali, abis itu dari pertemuan di undang Pak Harvey," kata Aon.

Setelah itu Aon menjelaskan bahwa pertemuan ia dan sejumlah perwakilan smelter swasta itu terjadi di restoran Sofia Gunawarman di Jakarta Selatan.

Adapun pertemuan itu merupakan inisiatif dari Harvey yang kala itu menelfonnya secara langsung untuk membicarakan masalah timah.

"Yang undang saudara Harvey Moies?" tanya Hakim.

"Ya, Yang Mulia," jawab Aon.

"Undanganya pakai surat atau pakai WA?" tanya Hakim.

"Lewat telpon aja," kata Aon.

"Jadi saudara di telepon untuk datang ke Sofia, untuk apa?" tanya Hakim

"Pemberitahuan ada pekerjaan itu...," ucap Aon.

"PT Timah?" tanya Hakim memastikan.

"Ya," ujarnya.

Kemudian Hakim kembali menggali keterangan Tamron mengenai berapa nominal yang akhirnya diterima pihaknya dari PT Timah perihal kerjasama tersebut.

Tamron pun kembali mengulang jawabannya, bahwa terdapat penurunan harga yang diterima VIP dari PT Timah.

"Engga, pada akhirnya berapa, kok turun-turun gitu, pada akhirnya yang dibayar yang mana angkanya?," tanya Hakim.

"Harga 3.700 berjalan beberapa bulan, abis itu turun (lagi) setelah berjalan beberapa bulan," jawab Tamron.

"Oh terus begitu ya, jadi beberapa bulan 3.700 terus turun,turun, turun?," tanya Hakim.

Iya," jawab Tamron.

"Kenapa kok turun-turun gitu?," tanya Hakim.

"Nah itu gak tau, PT Timah yang nurunin," kata Tamron.

Terkait hal ini Hakim pun dibuat heran dengan penurunan harga tersebut.

Hakim pun mempertanyakan kenapa CV VIP bersedia dengan adanya penurunan harga sewa tersebut.

"Kenapa CV VIP kok mau? Apakah timahnya gak bagus kadarnya?," tanya Hakim.

Disitu barulah Tamron menjelaskan bahwa penurunan harga yang dilakukan PT Timah lantaran perusahaan milik negara itu menyebut ada penurunan harga pada Timah dunia.

"Karena PT Timah melihat harga timah turun, dia turunin harga sewa," ucap Tamron.

"Yang turun mana? Harga Timah dunia?," tanya Hakim.

"Timah dunia," pungkasnya.

(Bangkapos.com/Tribunnews.com/Fahmi Ramadhan)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved