Jumat, 8 Mei 2026

Berita Bangka Selatan

PGSD UAD Yogyakarta Ajarkan Metode dan Model Pembelajaran Variatif ke Guru SD di Kecamatan Payung

Sejumlah guru SD di Kecamatan Payung mendapatkan pembekalan dari para dosen Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Ahmad Dahlan.

Tayang:
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: M Ismunadi
Istimewa
Kegiatan pelatihan bagi guru SD di Kecamatan Payung oleh dosen-dosen PGSD UAD Yogyakarta, Selasa (15/10/2024) di SDN 12 Desa Ranggung Kecamatan Payung, Bangka Selatan. Mereka mendapatkan pelatihan guna peningkatan skill dalam mengajar. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Sejumlah guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung mendapatkan pembekalan dari para dosen program studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.

Kegiatan itu dilaksanakan di SDN 12 Payung Desa Ranggung pada Selasa (15/10/2024) kemarin.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan guru dari masing-masing SD yang berada di wilayah Kecamatan Payung. Selain para guru, turut hadir pulu ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Payung, Bachtiar Efendi dan pengawas guru se-Kecamatan Payung, Slamet.

Mereka mendapatkan pelatihan terkait metode dan model pembelajaran variatif bagi guru SD se-Kecamatan Payung oleh Asih Mardati, Mukti Sintawati dan Hanum Hanifa Sukma yang merupakan dosen PGSD UAD Yogyakarta.

Penggunaan beberapa metode pembelajaran secara bervariasi untuk meningkatkan hasil belajar, mengembangkan karakter siswa.

Hingga membuat peserta didik lebih memusatkan perhatian, termotivasi, bersikap positif, dan lebih mendorong untuk lebih aktif belajar.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai rencana tindak lanjut rapor pendidikan tentang penguatan metode dan model pembelajaran variatif,” kata Asih Mardati dalam rilis kepada Bangkapos.com, Sabtu (19/10/2024).

Sementara itu, Ketua K3S Kecamatan Payung, Bachtiar Efendi mengungkapkan bahwa rata-rata rapor pendidikan lemah pada metode dan model pembelajaran. Oleh karena itu, dirinya berharap kegiatan ini dapat menjadi solusi bagi para guru dalam implementasi metode dan model pembelajaran yang bervariatif demi memenuhi kebutuhan peserta didik.

“Diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan kompetensi guru dalam implementasi proses pembelajaran dengan menggunakan metode dan model pembelajaran yang variatif sesuai dengan kebutuhan peserta didik,” ucapnya. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved