Berita Belitung
Mantan Bupati Belitung Sanem Temukan 'Hidup Baru' di Kebun Sayur dan Cabai
Sanem kini menanam 20 ribu batang cabai di lahannya. Hasil dari panen cabai juga digunakannya untuk menanam sayuran lain seperti terong, timun, ...
Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Mantan Bupati Belitung, Sahani Saleh, yang akrab disapa Sanem, kini menikmati kehidupannya sebagai petani di kebun miliknya di Desa Air Seruk, Kecamatan Sijuk.
Setelah mengakhiri masa jabatan sebagai bupati pada akhir 2023, Sanem memilih untuk kembali ke akar kehidupannya, yakni bercocok tanam.
Bagi Sanem, berkebun bukanlah hal baru. Minatnya pada pertanian telah tumbuh sejak lama. Bahkan, pada tahun 2006, ia telah membeli lahan yang kini menjadi kebun tempatnya menghabiskan waktu. Namun, kesibukannya sebagai kepala daerah selama dua periode membuatnya belum dapat sepenuhnya menekuni bidang ini.
“Dulu orang tua aku memang lah bekerja di dua ‘bank,’ bank laut dan bank hutan (artinya bekerja di laut dan di hutan),” canda Sanem sambil duduk di pondok kebunnya, Jumat (15/11/2024).
Sanem kini menanam 20 ribu batang cabai di lahannya. Hasil dari panen cabai juga digunakannya untuk menanam sayuran lain seperti terong, timun, jagung, dan gambas. Hasil kebun pertamanya sejak resmi pensiun sebagai bupati cukup mengesankan, sekitar tiga ton cabai dalam empat bulan.
"Kalau perhitungan kawan-kawan, kalau harga normal sekitar Rp50.000, sampai akhir panen cabai di bulan Maret 2025, bukan hanya mengalahkan gaji bupati satu tahun, tapi satu periode. Itu baru cabai, belum yang lainnya," ujarnya.
Namun, bagi Sanem, bertani bukan sekadar soal profit. Ia juga melihatnya sebagai sarana menjaga kesehatan dan kebugaran. Diakuinya, sejak menjadi petani ia merasa lebih bahagia, lebih sehat, juga membuat ibadahnya lebih lancar dan teratur.
Dengan latar belakang putrinya yang ahli dalam penyakit tanaman, Sanem mengelola lahannya secara lebih ilmiah, memastikan tanaman cabainya tidak terserang hama atau penyakit yang dapat merusak tanaman.
“Menanam cabai itu tidak mudah. Perlu ilmu khusus, terutama dalam mencegah penyakit pada tanaman cabai,” tambahnya.
Sanem juga memanfaatkan kebunnya untuk memberi lapangan pekerjaan bagi warga sekitar. Setiap kali panen, ia mempekerjakan ibu-ibu setempat sebagai pemetik cabai. Ini menjadi sumber penghasilan tambahan bagi mereka, sekaligus bukti nyata bahwa kebun Sanem tidak hanya menguntungkan dirinya, tetapi juga masyarakat sekitar.
“Senang rasanya bisa bantu ibu-ibu sekitar agar bisa bekerja. Memang saat banyak yang bingung setelah pensiun, aku sudah mempersiapkan diri, jadi tidak ada yang namanya post power syndrome,” ujar Sanem dengan penuh semangat.
“Makanya saat tahun politik, aku tidak mau ikut lagi, di samping mumet juga, untuk menghilangkan itu aku ke kebun. Mungkin orang melihat, masa' mantan bupati jadi petani, aku justru merasa tidak ada hal yang beda, karena dari awal suka berkebun," sambungnya.
Kini, kehidupan Sanem sebagai petani juga diwarnai hobinya yang lain yakni melaut. Ketika stok ikan di rumah menipis, ia langsung pergi memancing.
Sanem menyimpulkan bahwa hidup sebagai rakyat biasa memberinya ketenangan yang berbeda.
“Selama lebih dari 30 tahun berkecimpung di pemerintahan, mulai dari camat sampai bupati, aku belum punya waktu untuk menikmati hidup. Sekarang, sebagai petani dan nelayan, aku bisa melakukan itu semua,” pungkasnya. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)
| Terpisah Jarak dengan Istri yang Mengajar di Pangkalpinang, Guru di Belitung Mengeluh ke Gubernur |
|
|---|
| Nasib Terkini 4 Tersangka Korupsi Jual Beli Tanah Negara di Belitung Ternyata Area IUP PT Timah |
|
|---|
| Nasib Terbaru Hasan dan Abdul Dua Nelayan Temukan 42,5 Kg Sabu di Dua Lokasi Pulau Belitung |
|
|---|
| Sebulan 3 Kali Temuan Sabu di Belitung, Usai 21,5 Kg di Pulau Ulat Bulu, Polisi Temukan 4 Kg Lagi |
|
|---|
| Sempat Dikira Gula Batu, Detik-detik Nelayan Belitung Temukan Sabu 21,5 Kg di Pulau Ulat Bulu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20241117-Mantan-Bupati-Belitung-Sahani-Saleh-alias-Sanem-1.jpg)