RSUD Soekarno Babel Punya Fasilitas Radioterapi, Pasien Kanker Tak Perlu ke Luar Provinsi
Melalui fasilitas kesehatan radioterapi, masyarakat Provinsi Bangka Belitung kini tak harus mendapatkan rujukan
Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Melalui peresmian fasilitas kesehatan radioterapi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Bangka Belitung, menjadi harapan baru khususnya para pasien pengidap penyakit kanker.
Hal ini diungkapkan anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung, dr. Adi Sucipto saat dikonfirmasi terkait radioterapi yang baru diresmikan tersebut.
"Radioterapi adalah suatu alat terapi pengobatan yang utamanya untuk kanker. Jadi saya sudah bicara dengan dokter penanggungjawab hampir semua kanker bisa dan memberikan hasil terbaik dengan radioterapi," ujar dr. Adi Sucipto, Selasa (26/11/2024).
Diketahui untuk gedung Radioterapi terdapat tiga alat, antara lain Computed Tomography Simulator (CT Simulator), Linear Accelerator (Linac) sinar dan Brakiterapi yang merupakan bantuan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Provinsi Bangka Belitung.
Melalui fasilitas kesehatan radioterapi, masyarakat Provinsi Bangka Belitung kini tak harus mendapatkan rujukan untuk mendapatkan penanganan medis di luar Provinsi.
"Jadi dengan adanya pelayanan terapi diharapkan pasien kanker, sudah bisa selesai di RSUP jadi tidak perlu dirujuk ke rumah sakit Jakarta. Sehingga akan memperingan beban pasien, walaupun ditanggung BPJS. Tapi untuk pergi ke luar Provinsi, tentunya ada biaya lain yang harus dikeluarkan," jelasnya.
Dengan adanya optimalisasi pelayanan kesehatan, Komisi 4 DPRD Provinsi Bangka Belitung juga sebelumnya telah mendorong BPJS Kesehatan dapat digunakan untuk fasilitas tersebut.
"Dengan adanya radioterapi, sangat menguntungkan semua pihak. Kami sudah ke Palembang minta segera diresmikan bisa dipakai, dan bisa bekerjasama agar pasien bisa ditanggung bpjs," bebernya.
dr. Adi Sucipto juga memberikan penekanan terhadap seluruh pihak agar mampu mengoptimalkan seluruh sumber daya demi kesehatan masyarakat Provinsi Bangka Belitung.
"Saya harap RSUP merupakan rumah sakit rujukan Regional Bangka Belitung menjadi lebih baik, pelayanan prima dan bisa melayani seluruh kasus penyakit yang ada di Bangka Belitung dan tidak perlu lagi dirujuk ke luar Provinsi," ungkapnya.
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)
| Alasan Sahabat Kompak Berbaju Biru di Pemakaman Vidi Adiano, Istri Sheila Dara Pakai Warna Sama |
|
|---|
| Profil & Biodata Vidi Aldiano: Penyanyi yang Meninggal di Usia 35 Tahun karena Kanker Ginjal |
|
|---|
| Riwayat Penyakit Vidi Aldiano 6 Tahun Melawan Kanker Ginjal Hingga Akhirnya Berpulang |
|
|---|
| Himbau Masyarakat Tidak Panik, Didit Srigusjaya Dorong Aparat Kepolisian Cegah Penimbunan BBM |
|
|---|
| Cegah Alih Fungsi Lahan, Eddy Iskandar MInta Pemkab Bangka Selatan Penuhi Kebutuhan Lahan Baku Sawah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ade-ditangani-oleh-dokter-spesialis-bedah-rumah-sakit-setempat-dr-adi-sucipto-spb_20180808_131756.jpg)