Ormas Katolik Harus Terlibat Aktif di Bidang Sosial Politik
Dialog menghadirkan narasumber, Sekretaris Eksekutif Komisi Kerawam KWI, Pastor Hans Jeharut
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ormas Katolik Keuskupan Pangkalpinang yang bernaung dibawah Komisi Kerasulan Awam yakni Pemuda Katolik, PMKRI, Wanita Katolik Rapublik Indonesia Babel (WKRI) dan utusan komisi Kerawam Paroki menggelar dialog, Minggu (1/12/2024) di Aula Bruderan Budi Mulia Pangkalpinang.
Dialog menghadirkan narasumber, Sekretaris Eksekutif Komisi Kerawam KWI, Pastor Hans Jeharut.
Pastor Hans menegaskan DOKUMEN Konsili Vatikan II, “Gaudium et Spes” (Konstitusi Pastoral tentang Gereja Dalam Dunia Modern), menyebutkan bahwa segenap umat Kristen hendaknya menyadari panggilan mereka yang khas dalam negara.
“Di situlah harus terpancarkan teladan mereka, yang terikat oleh kesadaran akan kewajiban mereka mengabdikan diri kepada kesejahteraan umum yang memang perlu ditingkatkan” (GS 75).
"Panggilan untuk terlibat dalam politik itu panggilan yang khas untuk awam Katolik, karena awam Katolik itu memang dipanggil untuk – dalam bahasa Konsili Vatikan II – ikut terlibat dalam tata dunia. Tapi dalam arti yang lebih spesifik dipanggil untuk menguduskan dunia lewat berbagai keterlibatan.
Salah satu keterlibatan konkrit adalah keterlibatan di bidang politik, baik melalui partai-partai politik maupun medan pengabdian yang lain. Karena itu, memang Gereja senantiasa mendorong para awam untuk terlibat dalam kehidupan bersama, lalu juga ikut ambil bagian dan bertanggung jawab," tegas Pastor Hans.
Dalam teks-teks, Ajaran Sosial Gereja dan Konsili Vatikan II juga secara sangat jelas memasukkan beberapa hal terkait relasi Gereja dan negara, lalu tanggung jawab umat dalam hidup bernegara, dan sebagainya.
"Yang kalau dirumuskan secara singkat dan juga menjadi motto dalam gerakan organisasi-organisasi kemasyarakatan Katolik adalah tujuan untuk membangun bonum commune, kebaikan bersama. Ini tujuan dan cita-cita politik yang paling tinggi, kesejahteraan bersama. Dalam Pancasila juga disebut Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia," ungkap Pastor Hans.
Ketua Komisi Kerawam Kevikepan Bangka Belitung, Yohanes Agus Riyanto MSF menjelaskan dialog ormas katolik merupakan bentuk animasi, motivasi dan mendorong partisipasi kaum awam dalam kehidupan sosial-politik dan sosial kemasyarakatan. Sehingga lahirlah tokoh-tokoh awam yang bermutu, beriman, setia dan militan, dalam menggarami dan menerangi masyarakat.
"Ini merupakan langkah awal untuk membangun komitmen bersama, bergerak bersama menuju tahun yubileum untuk bersama mewartakan karya keselamatan di mana pun kaum awam berada, dalam keluarga, dalam lingkungan kerja, dalam masyarakat, dengan perbuatan nyata sehari-hari. Berperan aktif dalam menata “dunia baru” dengan terang Injil," harap Pastor Agus.
(Rilis/Ardhina Trisila Sakti)
| Merenungkan Makna Paskah di Tengah Konflik Mondial |
|
|---|
| Partai Golkar Basel Fokus Rebut Hati Gen Z, Kunci Kemenangan Politik ke Depan |
|
|---|
| Soal Konflik di Timur Tengah Prabowo Klaim Indonesia Sudah di Jalur yang Benar |
|
|---|
| Satu Panggung Lintas Iman, Siswa SMKN 1 Belajar Makna Puasa dan Cinta di Kemenag Pangkalpinang |
|
|---|
| DPW PKB Bangka Belitung Buka Pendaftaran Ketua DPC PKB Kabupaten/Kota |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20241202-Ormas-Katolik-Keuskupan-Pangkalpinang.jpg)