Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Bangka Tengah

Dinas Perikanan Bangka Tengah dan KKP RI Gelar Bimtek Start Up di Kurau

Dinas Perikanan Bangka Tengah bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP RI) telah menggelar bimbingan teknis pengembangan kewirausahaan

Tayang:
Penulis: Sepri Sumartono | Editor: Ardhina Trisila Sakti
Istimewa
Bimbingan teknis pengembangan kewirausahaan dan penumbuhan start up di kawasan wisata Hutan Mangrove Munjang Kurau. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dinas Perikanan Bangka Tengah bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP RI) telah menggelar bimbingan teknis pengembangan kewirausahaan dan penumbuhan start up di kawasan wisata Hutan Mangrove Munjang Kurau.

Hal tersebut dilakukan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dengan tujuan meningkatkan jumlah wirausaha di bidang perikanan.

Diketahui, Desa Kurau Barat menjadi satu di antara kawasan yang dipilih pemerintah pusat sebagai kawasan pengembangan Smart Fisheries Vilage (SFB) yang telah diresmikan pada 15 Desember 2024.

Plt Sekretaris Daerah Bangka Tengah, Ahmad Syarifullah Nizam mengatakan pelaksanaan bimtek merupakan upaya pemerintah kabupaten menggeliatkan wirausaha di bidang perikanan agar berdaya saing dan mandiri.

Daya saing dan kemandirian pada wirausaha di bidang perikanan tersebut nantinya diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Pelatihan ini sejalan dengan program SFV dari kementerian. Kita menyiapkan para pelaku usaha untuk bisa menciptakan peluang di bidang perikanan, misalnya dengan mengolah bahan baku ikan menjadi sebuah produk makanan," katanya, Senin (16/12/2024).

Syaifullah Nizam berharap bimtek dapat memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai serta mendorong masyarakat agar mampu mengelola bahan baku ikan, sehingga dapat meningkatkan produksi makanan dan angka konsumsi.

Lalu, Kepala Dinas Perikanan Bateng, Imam Soehadi mengungkapkan adanya pelatihan bagi para pelaku usaha pengolahan bahan baku ikan dapat menjadi penunjang program makan bergizi gratis (PMBG).

Sebab dari pelatihan bimtek akan banyak produk olahan ikan, udang, maupun kepiting yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat. 

"Selain itu, hasil makanan olahan ikan juga dapat mendukung program makan bergizi gratis yang merupakan program dari pemerintah pusat," katanya.

Ketua Forikan Bangka Tengah, Eva Fidia Lestari menyatakan mendukung penuh kegiatan bimtek tersebut guna meningkatkan produksi hasil olahan ikan sebagai bekal bagi para pelaku UMKM.

“Ini tentu harus kita dukung karena ini akan menjadi bekal bagi pelaku UMKM khususnya yang memanfaatkan bahan baku ikan," katanya.

Eva berharap nanti ke depan akan ada peningkatan hasil produksi bagi UMKM lokal sehingga olahan ikan di Bangka Tengah menjadi produk yang modern dan bisa meningkatkan perekonomian keluarga.

(Bangkapos.com/Sepri Sumartono)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved