Anak Dede Sunandar Idap Sindrom Williams, Penyakit Apa Itu
Dede mengakui ada penyempitan jantung dan paru-paru pada tubuh anak keduanya, sehingga membuat sang anak telat bicara diusianya yang sudah 7 tahun
Penulis: Agis Priyani | Editor: Evan Saputra
BANGKAPOS.COM - Anak Dede Sunandar mengidap penyakit Sindrom Williams.
Dikatakan Dede, anaknya mengalami keterlambatan dalam berbicara.
"Anak kedua dia mengidap Williams syndrome, sampai sekarang telat bicara, usianya 7 tahun," kata Dede Sunandar ditemui di PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten, belum lama ini.
"Kata dokter anak Williams sindrom tumbuh kembangnya berbeda dari anak-anak sebayanya," sambungnya.
Dede mengakui ada penyempitan jantung dan paru-paru pada tubuh anak keduanya, sehingga membuat sang anak telat bicara diusianya yang sudah 7 tahun.
"Cuma Dede selalu minta doa sama semua orang buat anak Dede. Kata dokter sih bisa bicara di usia 13 tahun, ya siapa tau di usia 8 dia sudah bicara," ucapnya.
"Sama halnya baru bisa jalan di usia 2 tahun, tapi pas satu tahun dua bulan anak Dede udah lincah," sambungnya.
Karena sindrom Williams, anak Dede Sunandar punya masalah pada gigi. Jam tidurnya terbalik, berbeda dari kebiasaan orang pada umumnya.
Bahkan, sang anak diakui Dede tak bisa mengonsumsi semua makanan. Sehingga ia harus memutar otak menyiapkan makanan khusus untuk sang anak.
"Tadinya disuruh minum susu jantung, cuma distop, karena giginya abis. Terus makannya ya kebanyakan ayam cepat saji. Terus tidurnya juga terbalik, pagi ke siang. Jadi Dede pulang kerja, ya nemenin anak sampai tidur," jelasnya.
Selama tujuh tahun, Dede sudah berusaha melakukan pengobatan buat anak keduanya baik dari media hingga spiritual.
"Jadi medis dan agamis sudah. Bahkan ada pendeta yang mendoakan, Dede aminkan. Karena Dede yakin, doa darimana pun bisa dijabah Allah," ungkapnya.
Namun, Dede tidak pernah menyesal dengan takdir hidupnya yang memiliki anak dengan kelainan sindrom Williams. Ia harus bisa menerima semua pemberian Allah SWT.
Bahkan, menurut Dede Sunandar, anak keduanya adalah anak yang spesial diberikan Allah SWT, karena nantinya akan membanggakan orang tua.
"Walaupun anak ada penyakit dari Allah, Dede yakin anak ini bisa mengangkat derajat keluarga," ujar Dede Sunandar.
Williams syndrome atau sindrom Williams adalah penyakit genetik langka. Kondisi tersebut mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak.
Tinggi dan berat badan umumnya kurang dari normal.
Apa Itu Sindrom Williams
Dikutip dari alodokter, Williams syndrome atau sindrom Williams adalah penyakit genetik langka yang menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak.
Sindrom Williams biasanya ditandai dengan kepribadian yang khas, serta kelainan pada bentuk wajah, jantung, dan pembuluh darah.
Sindrom William adalah penyakit genetik yang umumnya tidak diturunkan.
Biasanya, kelainan genetik ini terjadi pada saat pembentukan sel telur atau sperma. Namun, pada beberapa kasus, sindrom William bisa diturunkan dari orang tua yang menderita kondisi ini.
Pada banyak kasus, anak yang menderita sindrom Williams memerlukan penanganan dari dokter seumur hidup.
Dengan pengobatan yang tepat, penderita sindrom Williams tetap dapat hidup normal seperti anak-anak lainnya.
Penyebab Williams Syndrome
Sindrom Williams atau sindrom Williams-Beuren terjadi akibat perubahan atau mutasi genetik pada kromosom 7. Namun, penyebab terjadinya mutasi genetik tersebut belum diketahui.
Kelainan genetik pada sindrom Williams dapat diwariskan dari orang tua atau terjadi secara spontan. Penyakit ini dapat diturunkan secara autosomal dominant. Dengan kata lain, seseorang dapat mengalami sindrom Williams jika salah satu orang tuanya membawa kelainan gen tersebut.
Anak dengan sindrom Williams akan mengalami gangguan pertumbuhan. Kondisi ini membuat tinggi dan berat badannya kurang dari normal. Anak yang terkena sindrom Williams biasanya juga mengalami kesulitan makan sehingga memperparah gangguan pertumbuhan.
Kebanyakan anak dengan sindrom Williams mengalami gangguan belajar, terlambat bicara, dan sulit mempelajari hal baru.
Namun, anak dengan kondisi ini cenderung pandai dalam bahasa (berbicara dan membaca), musik, dan sesuatu yang dipelajari dengan pengulangan.
Penderita Williams syndrome dapat mengalami gejala psikologis lain, seperti ADHD, fobia terhadap sesuatu, dan gangguan kecemasan.
Sedangkan dari sisi kepribadian, anak dengan sindrom William cenderung memiliki kepribadian yang ceria dan ramah. Mereka juga sangat senang berinteraksi dengan orang lain.
| Usai Cerai, Karen Hertatum Ungkap Dugaan KDRT oleh Dede Sunandar: Aku Dihajar Habis-habisan |
|
|---|
| Ayam Petelur BUMDes Bangka Kota Produksi 1.000 Butir per Hari dan Raup Jutaan Rupiah |
|
|---|
| Pengrajin Kapal Kayu Bangka Kota Terancam Hilang, DPRD Basel Usul Jadi Wisata Budaya |
|
|---|
| Dua Remaja di Mentok Ditangkap Saat Buang Sabu, Polisi Sita 21 Paket Siap Edar |
|
|---|
| Komnas Perempuan Nilai Kasus Kekerasan terhadap Perempuan di Babel Masih Tinggi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Anak-Dede-Sunandar-Idap-Sindrom-Williams-Penyakit-Apa-Itu.jpg)