Tak Perlu Khawatir, Menkes Sebut Virus HMPV Mirip Flu Biasa, Bisa Sembuh Sendiri

Tak Perlu Khawatir, Menkes Sebut Virus HMPV Mirip Flu Biasa, Bisa Sembuh Sendiri Tanpa Perawatan Khusus

Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
Freepik
Ilustrasi demam, batuk dan flu 

BANGKAPOS.COM - Tak Perlu Khawatir, Menkes Sebut Virus HMPV Mirip Flu Biasa, Bisa Sembuh Sendiri Tanpa Perawatan Khusus, Simak Selengkapnya.

Virus Human Metapneumovirus (HMPV) belakangan ini membuat masyarakat heboh, karena banyak terjadi di negara China.

Namun, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat tak perlu panik dan khawatir.

Pasalnya, ia mengatakan Virus Human Metapneumovirus (HMPV) memiliki karateristik seperti flu biasa.

Menkes Budi juga menegaskan bahwa HMPV bukanlah virus yang mematikan.

Virus ini memiliki gejala seperti batuk, demam, pilek, dan sesak napas. 

Sebagian besar orang yang terinfeksi, kata Menkes,akan pulih dengan sendirinya tanpa memerlukan perawatan khusus.

Penularan virus HMPV serupa dengan virus flu lainnya, yaitu melalui percikan air liur atau droplet dari individu yang terinfeksi.

Meskipun umumnya tidak berbahaya, kelompok rentan seperti anak-anak, orang lanjut usia, dan individu dengan kondisi kesehatan tertentu tetap perlu waspada.

Karena itu, Menkes mengimbau masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat, seperti cukup istirahat, mencuci tangan secara rutin, memakai masker saat merasa tidak enak badan.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk segera berkonsultasi dengan tenaga medis jika muncul gejala yang mencurigakan.

“Yang terpenting adalah tetap tenang dan waspada. Dengan mengikuti protokol kesehatan 3M, menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker, sama Seperti COVID-19, kita dapat mengatasi virus ini dengan baik,” kata Menkes dalam keterangan resminya, Senin (6/1/2025).

Berbeda dengan COVID-19

Menkes menjelaskan, virus HMPV berbeda dengan virus COVID-19. 

Menurutnya, COVID-19 merupakan virus baru, sedangkan HMPV adalah virus lama yang sifatnya mirip dengan flu

Sistem imunitas manusia sudah mengenal virus ini sejak lama dan mampu meresponsnya dengan baik.

“Berbeda dengan COVID-19 yang baru muncul beberapa tahun lalu, HMPV adalah virus lama yang sudah ada sejak 2001 dan telah beredar ke seluruh dunia sejak 2001. Selama ini juga tidak terjadi apa-apa juga,” ujar Menkes.

(Kompas/Tribunnews)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved