Kamis, 9 April 2026

Tribunners

Kunci Utama Mengembangkan Intelektual Generasi Muda dengan Banyak Membaca

Dalam mengembangkan intelektual yang tinggi dalam diri setiap generasi muda, kunci utamanya ialah dengan rajin dan banyak membaca

Editor: suhendri
ISTIMEWA
Erik Juliawan, S.Sos. - Pengurus Biro Perencanaan, Pengembangan dan Pendidikan GenRe Bangka Belitung 

Oleh: Erik Juliawan, S.Sos. - Pengurus Biro Perencanaan, Pengembangan dan Pendidikan GenRe Bangka Belitung 

GENERASI muda dipercaya sebagai generasi yang dapat membawa perubahan bagi kemajuan dan pembangunan bangsa. Maka tak heran kalau generasi muda dinobatkan sebagai agent of change yaitu agen perubahan. Untuk membawa perubahan yang besar, maka penting salah satu yang harus dimiliki generasi muda agar menjadi sumber daya manusia (SDM) yang unggul adalah intelektual yang tinggi, terutama dalam merespons setiap perubahan sosial yang ada seperti lingkungan, pendidikan, dan lain sebagainya.

Dalam mengembangkan intelektual yang tinggi dalam diri setiap generasi muda, kunci utamanya ialah dengan rajin dan banyak membaca. Itulah mengapa wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, dengan perintah "Iqra" (bacalah) sebagaimana Al-Qur'an surah Al-Alaq. "Iqra" juga mengandung arti membaca, mengumpulkan dan menganalisis sehingga menjadi kumpulan informasi yang lengkap sebelum seseorang mengambil sebuah keputusan dengan cara yang tepat. 

Ibaratnya seperti ini, seorang desainer busana tentu sudah memiliki konsep yang digambarkan di atas kertas sebelum ia membuat wujud aslinya. Demikian dengan generasi muda sangat diperlukan untuk banyak membaca sehingga tertanam ilmu pengetahuan untuk mendorong intelektual yang tinggi dalam membawa perubahan dan dampak besar bagi bangsa ke arah yang lebih baik. 

Banyak tokoh nasional Indonesia yang bisa kita contoh dari hobi dan kebiasaan membaca hingga menciptakan dampak dan perubahan yang besar bagi bangsa, dilansir dari artikel dan berita perpus.iainmadura.ac.id dengan judul Pahlawan Nasional dan Hobi Membacanya. Kebiasaan membaca terbukti dapat memperluas wawasan, yang menjadi bekal penting dalam perjuangan untuk bangsa. Selain itu, aktivitas membaca juga berpengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter individu.

Contohnya, Bung Karno dengan gagasan-gagasannya yang besar, yang kemudian diwujudkan dalam tindakan nyata untuk memerdekakan bangsa. Begitu pula Bung Hatta, yang melalui pemikiran revolusionernya merumuskan konsep ekonomi dan politik demi pembangunan Indonesia. 

Ki Hadjar Dewantara juga menunjukkan bahwa literasi dapat membangun fondasi yang kokoh untuk menciptakan perubahan. Tan Malaka meyakini bahwa membaca dan memperkaya pengetahuan serta wawasan merupakan senjata intelektual yang ampuh dalam memperjuangkan kebebasan dan keadilan.

Manfaat lain dari banyak membaca, akan terbangun kemampuan untuk berpikir kritis dan cerdas, lalu otak akan aktif merangsang imajinasi hingga menanamkan nilai moral dalam berperilaku, karena setiap buku pada dasarnya terkandung pesan positif untuk disampaikan kepada pembaca agar dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan banyak membaca juga akan mampu memberikan energi dalam menciptakan pengendalian diri yang kuat setelah memahami setiap bacaan yang dibaca. Dan membuat kita peka dalam merespons setiap permasalahan sosial yang sering kali terjadi di sekitar, hingga kita mampu mencari solusi dan jalan keluarnya.

Membaca adalah sesuatu yang harus dibiasakan secara perlahan, apalagi sebagai orang tua agar menerapkan anaknya mulai membaca sejak dini. Di era modern sekarang ini, membaca bisa melalui apa saja baik itu sifatnya cetak maupun online seperti buku, koran, artikel, berita dan lain sebagainya. Apalagi rata-rata dari kita baik tua maupun muda masing-masing sudah mempunyai ponsel dan dibekali internet untuk digunakan secara bijak seperti mencari segala bentuk informasi apa pun dengan mudah dan cepat.

Kata novelis Milan Kundera, “Jika ingin menghancurkan sebuah bangsa dan peradaban, hancurkan buku-bukunya, maka pastilah bangsa itu akan musnah.” Maka dari itu, untuk menjauhkan bangsa kita dari kemusnahan mari kita sebagai generasi muda penerus bangsa untuk cerdas dan berpikiran maju, salah satunya dengan rajin dan banyak membaca. (*)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved