Sabtu, 18 April 2026

Pj Bupati Bangka Isnaini Soroti Defisit Anggaran dan Plasma 20 Persen

Pj Bupati Bangka Isnaini Soroti Defisit Anggaran dan Plasma 20 Persen. simak selengkapnya

Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
Bangkapos.com/Rifqi Nugroho
Pj Bupati Bangka Isnaini, saat memberikan keterangan pada awak media usai dilantik oleh Pj Gubernur Bangka Belitung Sugito di ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung pada Senin (13/1/2025). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Biro Keuangan pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia Isnaini, resmi dilantik menjadi Pejabat (Pj) Bupati Bangka, pada Senin (13/1/2025).

Isnaini menggantikan posisi M Haris sebagai Pj Bupati Bangka sebelumnya.

"Saya Pejabat Gubernur Bangka Belitung atasnama Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, dengan resmi melantik saudara Isnaini sebagai Pejabat Bupati Bangka, berdasarkan surat keputusan Mentri Dalam Negeri nomor 100.2.1.3-19 tahun 2025 tanggal 8 Januari 2025," ujar Pj Gubernur saat melakukan prosesi pelantikan.

"Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sebagai tanggungjawab yang diberikan," tambah Sugito.

Usai pelantikan, banyak tugas menanti Isnaini, terutama mengenai defisitnya anggaran daerah hingga demo masyarakat terkait hak plasma 20 persen.

"Persiapan khusus tidak ada, saya hanya melakukan serching-serching berita di internet, terkait dengan kondisi Kabupaten Bangka. Kira-kira seperti itu, saya mencari sedikit gambaran tentang apa yang sedang terjadi di Kabupaten Bangka," ujar Isanaini pada awak media.

Menurut Isnaini, dari gambaran awal itu ia menyoroti dua fenomena yang ramai mewarnai pemberitaan di wilayah Kabupaten Bangka.

Hal pertama yakni ramainya pemberiataan mengenai defisit anggaran yang terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka.

Selanjutnya, Isnaini turut menyinggung adanya unjuk rasa dari kelompok masyarakat yang menyuarakan aspirasi hak plasma 20 persen pada beberapa hari lalu.

Untuk itu, dikatakan Isnaini, dirinya juga akan langsung mempelajari semua fenomena yang dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Bangka agar bisa segera melakukan tindakan lebih lanjut.

"Pertama adalah defisit APBD, kemudian unjuk rasa kemarin itu. Saya akan mempelajari dulu, seperti apa kondisi secara koperhensif, baru setelah itu bisa saya tindaklanjuti lebih lanjut," tambahnya.

(Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved