Sabtu, 25 April 2026

Berita Pangkalpinang

Dinas Pangan dan Pertanian Pangkalpinang Awasi Penyaluran Beras SPHP di Pasar Tradisional

Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Yiyi Zilaida Dwitri mengatakan, pasokan dari Bulog dilaporkan mencukupi dengan rata-rata distribusi sekitar 100 karung

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Hendra
IST/Yiyi
Dinas Pangan dan Pertanian, Bidang Ketahanan Pangan, melakukan monitoring dan evaluasi (monev) penyaluran Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di pasar tradisional Ratu Tunggal, Kamis (16/1/2025) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Bidang Ketahanan Pangan, melakukan monitoring dan evaluasi (monev) penyaluran Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di pasar tradisional Ratu Tunggal, Kamis (16/1/2025). 

Langkah ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

Monev perdana dilaksanakan di Pasar Ratu Tunggal, lokasi di mana para pedagang beras SPHP mendapatkan suplai langsung dari Perum Bulog. Berdasarkan pantauan, harga beras SPHP yang dijual berkisar antara Rp62.000 hingga Rp64.000 per 5 kilogram.

Dari monev tersebut, Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Yiyi Zilaida Dwitri mengatakan, pasokan dari Bulog dilaporkan mencukupi dengan rata-rata distribusi sekitar 100 karung ukuran 5 kilogram per minggu.

"Beras SPHP ini sangat diminati masyarakat karena harganya terjangkau dan kualitasnya terjamin. Maka perlu kami pastikan stoknya tercukupi, serta harganya tetap stabil," ujar Yiyi kepada Bangkapos.com, Kamis (16/1/2025).

Program SPHP ini bertujuan untuk memastikan masyarakat dapat dengan mudah mengakses beras dengan harga yang stabil. Selain itu, inisiatif ini diharapkan mampu menekan angka inflasi pangan di daerah, seiring dengan upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan di tingkat lokal dan nasional.

"Kami terus melakukan koordinasi dengan Perum Bulog untuk memastikan pasokan beras SPHP tetap lancar. Monitoring ini juga bertujuan memastikan bahwa harga yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan," tambahnya.

Kata Yiyi, Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap program SPHP dapat terus berjalan efektif demi menjaga kestabilan harga pangan dan daya beli masyarakat. 

"Monitoring serupa akan dilakukan secara berkala di pasar-pasar lain untuk memastikan penyaluran berjalan sesuai sasaran," terangnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved