Senin, 25 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

BPBD Babel Imbau Warga Waspadai Angin Puting Beliung dan Cuaca Ekstrem, Tetap Waspada

Kami mengimbau untuk selalu waspada, bila memang terjadi kembali kondisi hujan lebat angin. Kepada masyarakat kamu himbau untuk meningkatkan ...

Tayang:
Bangkapos.com/Rifqi Nugroho
Evakuasi rumah milik Dafi di kawasan Kelurahan Kacang Pedang, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, yang terdampak angin kencang yang terjadi pada Kamis (16/1/2025). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pelaksana Harian (Plh) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Arie Primajaya, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana angin puting beliung, terutama di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.

"Kami mengimbau untuk selalu waspada, bila memang terjadi kembali kondisi hujan lebat angin. Kepada masyarakat kamu himbau untuk meningkatkan kewaspadaan, bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan," ujar Ari Primajaya, Jum'at (17/1/2025).

Stasiun Meteorologi Depati Amir Pangkalpinang sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat disertai petir, angin kencang, serta risiko gelombang tinggi yang diperkirakan berlangsung hingga 17 Januari 2025.

"Karena memang masih informasi dari BMKG kondisi Provinsi Bangka Belitung, masih akan terjadi tanggal 15 sampai 17Januari ini masih cuaca ekstrem berupa hujan kebat disertai petir dan angin kencang," ucapnya. 

Selain itu pihaknya juga menghimbau kepada nelayan, untuk juga mewaspadai cuaca guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan. 

"Bagi nelayan untuk memperhatikan kondisi ini karena gelombang tinggi, sehingga dapat lebih waspada untuk keselamatan saat mereka sedang bekerja," ungkapnya. 

Diberitakan terpisah, Belasan rumah di kawasan Gang 17 Kelurahan Kacang Pedang, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, terdampak angin kencang yang terjadi pada Kamis (16/1/2025).

Beberapa atap rumah warga, nampak tersapu angin kencang sehingga mengakibatkan adanya kerusakan.

Dafi salah satu warga yang rumahnya terkena dampak angin kencang tersebut menyebutkan, musibah itu terjadi sekitar pukul 13.00 siang dan berlangsung sangat cepat.

"Mungkin sekitar 12.30 sampai jam 13.00 tadi. Angin tu sebentar, paling tidak ada 10 menit," sebutnya.

Menurut Dafi, efek dari tiupan angin itu mengakibatkan atap rumah pada bagian kamar serta ruang tamu, tersapu oleh kencangnya angin.

"Yang kena bagian ruang tamu, sama kamar. Atap terbawa angin, jadi inilah, rusak beberapa bagian," tambahnya.

Meski begitu Dafi juga bersyukur, karena tim gabungan saat ini telah membantu penanganan kerusakan rumah yang telah ditinggalinya kurang lebih tiga tahun terakhir.

"Iya alhamdulillah ini, sudah ada tim gabungan. Jadi ada yang bantu beres-beres dan evakuasi beberapa bagian," terangnya.(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved