Sabtu, 23 Mei 2026

Waspada! Ciri-Ciri Penipuan di WhatsApp dan Cara Menghindarinya

Untuk membantu masyarakat, berikut beberapa ciri umum penipuan di WhatsApp serta langkah pencegahan yang bisa dilakukan

Tayang:
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Tribunnews
Waspada! Ciri-Ciri Penipuan di WhatsApp dan Cara Menghindarinya 

BANGKAPOS.COM--– WhatsApp menjadi salah satu platform komunikasi paling populer di dunia, digunakan oleh jutaan orang setiap hari untuk berbagi pesan, gambar, hingga informasi penting.

Namun, popularitas ini juga menjadikannya sasaran empuk bagi pelaku kejahatan siber.

Banyak pengguna melaporkan menerima pesan mencurigakan dari kontak tak dikenal, sering kali disertai tautan yang mengarah ke situs phishing berbahaya.

Pesan-pesan tersebut dirancang agar terlihat meyakinkan, dengan tujuan mencuri data pribadi atau informasi sensitif pengguna.

Untuk membantu masyarakat, berikut beberapa ciri umum penipuan di WhatsApp serta langkah pencegahan yang bisa dilakukan dikutip dari kompas tekno: 

Ciri-Ciri Penipuan di WhatsApp

  1. Tautan URL yang Mencurigakan

Pesan phishing sering menyertakan tautan yang tampak mencurigakan, seperti URL palsu yang menyerupai alamat resmi.

Contohnya, "www.bankanda.com" dipalsukan menjadi "www.bankandaa.com".

Sebelum mengklik, periksa URL tersebut dengan teliti dan ketik manual alamat resmi di browser jika ragu.

2. Permintaan Informasi Pribadi

Penipu sering meminta informasi sensitif, seperti nomor rekening, PIN, kata sandi, atau kode OTP.

Perusahaan resmi tidak pernah meminta data tersebut melalui pesan singkat. Jika menerima permintaan semacam ini, abaikan dan jangan berikan informasi apa pun.

3. Taktik Intimidasi atau Tekanan Waktu

Penipuan sering memanfaatkan rasa panik korban dengan mengirim pesan yang mendesak, seperti ancaman pemblokiran akun jika tidak memberikan informasi tertentu.

Tetap tenang dan periksa keaslian pesan melalui sumber resmi.

4. Tautan Pendek atau Tidak Transparan

Pelaku sering menggunakan tautan yang dipersingkat, seperti "bit.ly/freegift", untuk menyembunyikan tujuan sebenarnya. Hindari mengklik tautan dari sumber yang tidak dikenal atau tampak mencurigakan.

5. Akun Tanpa Tanda Verifikasi

Akun bisnis resmi di WhatsApp memiliki tanda centang hijau yang menunjukkan telah diverifikasi oleh META.

 Jika akun tidak memiliki tanda tersebut, berhati-hatilah.

6. Penawaran yang Terlalu Bagus untuk Jadi Nyata

Penipu sering menawarkan hadiah besar, diskon fantastis, atau peluang investasi dengan imbal hasil tinggi.

Penawaran semacam ini biasanya dirancang untuk memancing korban bertindak impulsif. Jika terdengar terlalu bagus, kemungkinan besar itu adalah jebakan.

7. Bahasa Pesan yang Tidak Profesional

Pesan phishing sering kali mengandung kesalahan tata bahasa, nada yang aneh, atau kata-kata tidak profesional.

Sebaliknya, pesan dari perusahaan resmi biasanya tersusun dengan baik dan bebas dari kesalahan ejaan.

Cara Menghindari Penipuan di WhatsApp

  • Hati-Hati dengan Kontak Tidak Dikenal

Jangan langsung membalas pesan dari nomor asing, terutama dengan kode negara atau format mencurigakan. Verifikasi identitas pengirim sebelum merespons.

  • Kenali Tanda-Tanda Phishing

Waspadai pesan yang mengaku dari organisasi resmi seperti bank atau layanan pengiriman barang. Periksa detail pengirim dengan teliti.

  • Hindari Klik Tautan Asal-Asalan

Jangan mengklik tautan atau mengunduh lampiran dari sumber tak dikenal karena bisa mengarahkan Anda ke situs phishing atau malware.

  • Lindungi Informasi Pribadi Anda

Jangan pernah membagikan data sensitif seperti kata sandi, informasi bank, atau nomor kartu kredit di WhatsApp.

  • Aktifkan Verifikasi Dua Langkah

Tingkatkan keamanan akun dengan mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah di WhatsApp untuk mencegah akses tidak sah.

  • Laporkan dan Blokir Kontak Mencurigakan

Gunakan fitur pelaporan dalam aplikasi untuk melaporkan pesan mencurigakan. Blokir kontak tersebut agar tidak mengganggu Anda lagi.

Dengan mengenali ciri-ciri penipuan dan mengambil langkah pencegahan, Anda bisa melindungi diri dari kejahatan siber di WhatsApp. Selalu waspada dan bijak dalam menggunakan teknologi!

 (Kompas.com/bangkapos.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved