Selasa, 21 April 2026

Komunitas Kismis Babel: Wadah Edukasi dan Pemberdayaan Perempuan 

Kismis Babel menunjukkan peran aktifnya sebagai wadah bagi perempuan untuk berbagi edukasi, ilmu, dan kegiatan positif lainnya.

Penulis: Sela Agustika | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Sela Agustika
Komunitas Kismis Babel saat mengelar kegiatan kelas Keterampilan di Galeri Kismis Babel, Sabtu (25/1/2025). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Komunitas Emak-Emak Manis Bangka Belitung (Kismis Babel) menunjukkan peran aktifnya sebagai wadah bagi perempuan untuk berbagi edukasi, ilmu, dan kegiatan positif lainnya. 

Berdiri sejak September 2023, komunitas ini telah menjadi rumah bagi ratusan perempuan yang ingin mengembangkan diri, baik secara pribadi maupun dalam aspek sosial.

Ketua Kismis Babel, Diana, menjelaskan keberadaan komunitas ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan agar lebih berdaya dan mandiri. 

“Harapan kami, adanya komunitas ini perempuan bisa berdaya, mandiri, dan tetap seimbang dalam peran mereka. Semua kegiatan di sini selalu melibatkan izin suami karena itu penting bagi kita emak-emak,” ungkap Diana, Sabtu (25/1/2025).

Kismis Babel aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan edukasi seperti Kuliah Via WhatsApp, Kismis English Club, Kelas Literasi, Kelas Keterampilan, hingga pelatihan Digital Marketing.

Selain itu, ada pula kegiatan olahraga seperti panahan, sekaligus membangun semangat komunitas.

Salah satu program terbaru yang menarik perhatian adalah Kelas Iqro, yang dirancang khusus untuk membantu para ibu belajar membaca Al-Qur’an.

Kata Diana, antusiasme para anggota sangat tinggi terhadap program ini. 

“Program Iqro ini baru, disini ternyara antusias tinggi sekali. Kami ingin memberikan ruang bagi semua perempuan, termasuk mereka yang ingin memperdalam keilmuan agama, dan untuk pengajar disini kita punya teman-teman angota juga dan ini terbuka untuk umum yang mau belajar,” ucap Diana.

Selain kegiatan edukasi, Kismis Babel juga mendukung anggotanya untuk berwirausaha melalui Galeri Kismis, sebuah toko yang dikelola oleh para anggota UMKM komunitas.

Di galeri ini, tersedia beragam produk seperti pakaian, makanan, dan buket bunga hasil karya para ibu-ibu Kismis.

“Kita punya Galeri ini tidak hanya menjadi tempat penjualan, tetapi juga wadah pembelajaran. Kami rutin mengadakan berbagai kegiatan atau pelatihan disini sekaligus anggota kita yang punya jualan bisa menitipkan jualan mereka di Galeri," ujar Diana.

Tidak hanya berfokus pada pengembangan diri, Kismis Babel juga aktif dalam kegiatan sosial melalui berbagai program bakti sosial. 

Diana menyebutkan, kegiatan seperti ini menjadi salah satu cara komunitas memberikan dampak positif kepada masyarakat luas.

“Jadi di sini kita ada juga jualan kaya baju bekas yang uangnya kami kelolah untuk kegiatan bakti sosial dan operasional. Kami berharap pemerintah juga dapat memberikan perhatian dan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan seperti ini,” tutur Diana. (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved