Selasa, 9 Juni 2026

Imlek 2025

Warga Tionghoa Bisa Kena Sial Jika Melanggar Pantangan Imlek 2025

Masyarakat Tionghoa meyakini pantangan-pantangan yang tidak boleh dilakukan saat merayakan Imlek.

Tayang:
Editor: fitriadi
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Warga Tionghoa berburu pernak-pernik Imlek di toko aksesori di Kota Toboali, Kabupaten Bangka Selatan pada Kamis (8/2/2024). Masyarakat Tionghoa di Indonesia mulai mempersiapkan perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili. Tahun 2025 ini Imlek akan dirayakan pada Rabu tanggal 29 Januari. 

2. Tidak menyapu atau membersihkan rumah pada hari pertama Imlek

Menyapu pada hari pertama Imlek dianggap menyapu kekayaan, sementara membuang sampah melambangkan membuang keberuntungan

Menyapu pada hari pertama Imlek dianggap menyapu kekayaan, sementara membuang sampah melambangkan membuang keberuntungan

3. Tutup rumah di atas jam 00.00 pada malam Imlek

Pada malam pergantian Tahun Baru Cina, umumnya masyarakat Tionghoa melakukan tradisi sembahyang leluhur.

Sembahyang leluhur dilakukan di rumah masing-masing atau sambil berziarah ke makam keluarga yang sudah meninggal.

Karena harus berdoa saat ritual sembahyang, masyarakat Tionghoa baru menutup rumah atau pintu gerbang di atas jam 12 malam.

Pada malam Imlek, warga Tionghoa memanjatkan doa kepada dewa rezeki.

4. Dilarang berbicara negatif

Selama perayaan Imlek tidak diperkenankan untuk berkata hal-hal buruk dan negatif.

Berkata harus yang baik seperti halnya dalam kehidupan sehari-hari.

Jika tak sengaja berbicara hal-hal negatif, orang tersebut harus langsung minta maaf kepada lawan bicaranya.

Kata-kata dengan konotasi negatif seperti kematian atau penyakit sangat dilarang, karena dapat mendatangkan sial.

5. Tidak boleh memecah barang pecah belah

Memecahkan mangkuk atau gelas diyakini akan membawa nasib buruk dan perpecahan dalam keluarga

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved