Kamis, 7 Mei 2026

Sosok Muhammad Candra Anak Cleaning Service jadi Polisi, Tugas di Direktorat Samapta Polda Babel

Muhammad Candra adalah anak seorang cleaning service yang bekerja di Mapolda Bangka Belitung, Suriati (40). Sementara ayahnya, Ismail (43)...

Tayang:
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Dedy Qurniawan
KOMPAS.com/HERU DAHNUR
SOSOK MUHAMMAD CANDRA -- Potret Muhammad Candra, lulus murni seleksi polri, kini bertugas di Mapolda Bangka Belitung, Kamis (30/1/2025). 

BANGKAPOS.COM -- Kisah inspiratif datang dari sosok Muhammad Candra (19).

Muhammad Candra adalah anak seorang cleaning service yang bekerja di Mapolda Bangka Belitung, Suriati (40).

Sementara ayahnya, Ismail (43), sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan.

Muhammad Candra sendiri merupakan anak sulung dari tiga bersaudara.

Meski terlahir dari ibu cleaning service dan ayah buruh bangunan, namun tak menyurutkan keinginan Muhammad Candra untuk menjadi seorang anggota kepolisian.

Muhammad Candra berhasil membuktikan bahwa dirinya mampu lolos seleksi bintara Polri.

Sebelumnya, Muhammad Candra menempuh pendidikan di SMA Negeri 2 Pangkalpinang.

Setelah lulus, ia kemudian mengikuti seleksi bintara Polri dan dipastikan lulus murni hingga mampu menyelesaikan pendidikan bintaranya pada Desember 2024 lalu. 

Saat ini Muhammad Candra bertugas di Direktorat Samapta Polda Bangka Belitung. 

Kini Muhammad Candra dan sang ibu bekerja di kantor yang sama.

Kisah anggota polisi di Direktorat Samapta Polda Kepulauan Bangka Belitung menuai sorotan dan viral.

Suriati, mengisahkan awal mula sang putra dapat diterima menjadi anggota Polri.

"Setelah tamat SMA langsung ikut seleksi bintara polisi. Alhamdulillah lulus murni, kalau harus bayar, uangnya dari mana?" kata sang ibu, Suriati (40), Kamis (30/1/2025), dikutip dari Kompas.com.

Suriati adalah seorang cleaning service di Polda Babel, ia bertanggung jawab atas kebersihan gedung pertemuan Tribharata dan lapangan apel pasukan. 

Sewaktu-waktu, Suriati bersama sejumlah rekannya juga harus siap diperbantukan membersihkan area kantor yang lain dengan luas keseluruhannya mencapai sembilan hektar. 

Sejak sebulan terakhir, kegembiraan menyelimuti perasaan ibu tiga anak itu.

Anak sulungnya, Muhammad Candra, lulus seleksi bintara Polri.

Suriati memastikan putranya lulus murni tanpa bayaran apa pun. 

Selama seleksi pun, Suriati hanya bisa berdoa dan memotivasi sang anak untuk memberikan hasil yang terbaik.

"Tidak ada iming-iming kelulusan yang sampai pada kami, apalagi sampai harus bayar, tidak ada.  Kalau harus bayar, kami tidak bisa, uangnya dari mana?" tutur Suriati

Dia mengisahkan, informasi penerimaan Polri diketahui dari pimpinan tempatnya bertugas sebagai cleaning service

Sang anak yang diberi tahu kemudian menyanggupi untuk ikut seleksi. 

Sebagai persiapan, sang anak mengikuti les psikologi dan juga rutin melakukan latihan fisik. 

Suriati menyebut Candra mengikuti berbagai persiapan hingga kini bisa lulus menjadi polisi.

"Persiapan yang dilakukan salah satunya ikut les psikologi, latihan fisik sama teman-temannya. Saya hanya mendukung dan mendoakan," ujar Suriati.

Adapun warga daerah Air Itam, Pangkalpinang itu diketahui telah bekerja sebagai cleaning service sejak empat tahun lalu.

Pekerjaan itu dilakoninya dengan harapan bisa membiayai kehidupan sehari-hari sekaligus menyekolahkan ketiga anaknya.

Selain si sulung yang sudah lulus polisi, dua anak lainnya masih duduk di bangku SMP dan SD.

"Ketika anak masuk polisi, motivasinya hanya berusaha sungguh-sungguh. Kalaupun tidak lulus, jangan putus asa, bisa dicoba lagi tahun depan," kenang Suriati saat ditemui di gedung Tribharata Polda Babel.

Apresiasi Kapolda Babel Irjen Hendro Pandowo

Kisah Suriati dan anaknya ini diketahui oleh Kepala Polda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Hendro Pandowo secara tidak sengaja.

Saat itu, Hendro tengah berkeliling memonitor gedung Mapolda.

Ia pun berbincang dengan sejumlah petugas, termasuk Suriati.

Salah satu anggota Pelayanan Markas kemudian memberitahu bahwa Suriati mempunyai putra yang baru saja lulus bintara Polri.

Hendro pun mengapresiasi dan mengingatkan para anggoa untuk selalu bekerja ikhlas dan profesional. 

"Anak ibu ini lulus rekrutmen Tahun Anggaran 2024, Angkatan 51. Sekarang dinas sebagai Bintara Remaja di Ditsamapta," ujar Hendro saat dihubungi, Kamis. 

Hendro mengonfirmasi bahwa Muhammad Candra telah mengikuti proses rekrutmen 2024 dan merupakan salah satu dari putra-putri terbaik Bangka Belitung. 

“ Ya Allah, Berikan Takdir Terbaik untuk Anakku” "Rekrutmen di Polda Babel selama ini telah dilaksanakan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis), semoga mereka yang telah lulus terpilih kelak dapat menjadi polisi berkualitas demi kemajuan provinsi ini," pungkas jenderal bintang dua itu. 

Ditemui terpisah, Muhammad Candra (19) yang baru sebulan bertugas sebagai anggota Polri juga mengungkapkan rasa syukurnya. 

Candra mengaku tidak berpikir panjang saat mulai mendaftar dan mengikuti seleksi bintara. 

"Merasa yakin saja, kebetulan ada teman-teman juga yang satu SMA ikut seleksi, jadi latihan sama-sama," ujar Candra yang ditemui seusai Bimbingan Rohani dan Mental (Bihrontal) di Mapolda Bangka Belitung, Kamis (30/1/2025) pagi. 

Candra menuturkan, dari sejumlah temannya yang ikut seleksi, hanya dua orang yang lulus. 

Total mereka yang lulus sebanyak 123 orang yang kemudian menjalani pendidikan bintara di SPN Lubuk Bunter, Bangka. 

"Alhamdulillah bisa lulus murni, sama teman saya yang satu SMA juga tidak pernah ada iming-iming kelulusan," ucap Candra. 

Sebagai anak sulung dalam keluarganya, Candra berjanji untuk menjalani tugas sebaik-baiknya. 

"Kami harus siap bertugas di mana saja, kalau boleh harapannya nanti di Polresta Pangkalpinang supaya dekat dengan keluarga," harap Candra.

(Bangkapos.com/Kompas.com/TribunJabar.id)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved