Sosok AR Pengemis Kaya Kepergok Bawa Uang Puluhan Juta, Tolak Pulang Takut Uang Diambil Keluarga
Sebelumnya, sosok AR viral di media sosial menjadi pengemis kaya raya lantaran kepergok membawa uang puluhan juta. Dalam unggahan yang beredar...
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Evan Saputra
BANGKAPOS.COM -- Inilah sosok AR (70), pengemis kaya kepergok bawa uang puluhan juta.
Sosok AR menjadi sorotan lantaran saat diciduk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), kedapatan bawa uang tunai Rp 40 juta di tas punggungnya.
AR adalah pengemis kaya di Kediri, Jawa Timur.
Pria berusia 70 tahun itu sudah lama menjadi pengemis, ia kerap meminta-minta dengan pakaian kumal dan sederhana.
Biasanya AR beraksi meminta-minta di simpang empat lampu merah Jalan Kawi Kota Kediri.
Berpenghasilan sebagai pengemis, ternyata AR memiliki rumah di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur.
Diketahui AR masih memiliki keluarga.
Meski begitu terungkap nasib pilu ternyata AR seorang bujangan atau membujang.
Hal itu diungkap Kepala Seksi Ketertiban Ketentraman Umum (Kasi Trantibum) Satpol PP Kota Kediri, Agus Dwi Ratmoko, saat AR diperiksa.
Saat hendak diantar pulang, AR bak ketakutan, ia mengaku takut uangnya diambil keluarganya.
“Tapi saat mau kita antarkan pulang, dia menolaknya dengan alasan takut uangnya nanti diambil keluarganya,” ujar Agus dikutip Kompas.com, Jumat (14/2/2025).
Sebelumnya, sosok AR viral di media sosial menjadi pengemis kaya raya lantaran kepergok membawa uang puluhan juta.
Dalam unggahan yang beredar, AR nampak menunduk sembari menjawab singkat pertanyaan dari Satpol PP.
AR tampak sibuk menghitung uang yang dibawanya selama mengemis.
Setelah dihitung, ternyata total uang tunai yang dibawa AR bernilai fantastis.
AR membawa uang Rp40 juta di dalam tasnya.
Usut punya usut, uang puluhan juta tersebut adalah hasil dari AR mengemis selama satu bulan.
Melihat uang yang dibawa AR tak ditata dengan rapi, Satpol PP pun mengurai nasihat.
"Ini (uang hasil ngemis) berapa hari? berapa bulan?" tanya petugas Satpol PP, dilansir TribunnewsBogor.com dari Instagram Kompas.com, Sabtu (15/2/2025).
"Sudah ada sebulan," akui AR.
"Mbah itu duitmu ratusan kalau enggak ditata, duit besarmu itu nanti berjamur," ujar petugas Satpol PP.
Bukan tanpa alasan AR diamankan petugas Satpol PP. Ternyata AR diduga melakukan pemaksaan saat mengemis.
Karenanya, petugas Satpol PP pun menitipkan pesan kepada pengemis kaya tersebut.
"Pokoknya kalau minta-minta jangan maksa. Kemarin dilaporkan," kata petugas Satpol PP.
"Saya tidak pernah," imbuh AR.
"Aku putar videonya, videonya loh," ujar petugas Satpol PP.
"Kemarin ke sini sama bapaknya. Bapaknya (yang melapor) mencari Anda," ucap petugas yang lain.
Belakangan terkuak penghasilan AR sebagai pengemis.
Kepada petugas Satpol PP, AR mengaku bisa mendapatkan uang hingga Rp150 ribu dalam sehari.
"(AR mengemis) Dari jam 8 sampai jam 11 sebelum kita amankan, ternyata dia mengaku sudah dapat uang Rp 150.000," pungkas Kepala Seksi Ketertiban Ketentraman Umum Satpol PP Kota Kediri Agus Dwi Ratmoko.
Tolak Pulang, Takut Uang Diambil Keluarga
Saat hendak diantar pulang, AR bak ketakutan, mengaku takut uangnya diambil keluarganya.
“Tapi saat mau kita antarkan pulang, dia menolaknya dengan alasan takut uangnya nanti diambil keluarganya,” ujar Agus dikutip Kompas.com, Jumat (14/2/2025).
Karena ketakutannya itu, Satpol PP Kota Kediri pun sempat memberikan saran.
Pihak Satpol PP pun menyarankan dan menawarkan untuk mengantarkan AR ke bank, guna membuka rekening bank sebagai tempat penyimpanan uang tersebut.
Satpol PP berharap disimpannya uang tersebut di bank, akan lebih terjamin keamanan uang tersebut maupun keselamatan diri AR.
Bahkan Satpol PP sempat merayu AR untuk menyimpan puluhan jutanya ke bank karena jika terus disimpan di tas rawan dimakan rayap.
Selain itu, jika disimpan di bank uang itu nantinya bisa dipergunakan sebagai modal usaha supaya tidak lagi turun ke jalan untuk mengemis.
Namun, AR ternyata menolak saran dari Satpol PP itu dengan berbagai alasan.
“Tapi yang bersangkutan tetap menolaknya dengan sejumlah alasan,” ujar Kasi Trantibum Satpol PP Kota Kediri tersebut.
Lebih lanjut, karena tidak adanya titik temu itu, pihak Satpol PP Kota Kediri menyerahkan AR kepada pihak kelurahan tempat domisilinya untuk pembinaan lanjutan.
“Kita serahkan kepada kelurahan untuk melakukan pengawasan lebih lanjut,” ujar Agus.
Setelah dilakukan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya tersebut, AR kemudian dikembalikan kepada keluarganya.
Sebelumnya sosok AR pengemis kaya di Kediri ini terkuak berawal dari laporan warga.
Ia ditangkap petugas Satpol PP Kota Kediri karena mengganggu ketertiban.
Ternyata AR diciduk Satpol PP karena dilaporkan warga meresahkan.
AR ditangkap modusnya meminta-minta dengan cara paksa di simpang empat lampu merah Jalan Kawi Kota Kediri, Rabu (12/2/2025).
“Pas meminta-minta itu caranya dengan menggedor-gedor pintu maupun kaca mobil pengguna jalan,” ujar Agus Dwi Ratmoko dikutip dari Kompas.com, Jumat (14/2/2025).
Dari aduan warga itulah, petugas Satpol PP mengecek lokasi dan mendapati AR tengah meminta-meminta alias mengemis.
Kemudian petugas Satpol PP pun mengamankan AR dan membawanya ke markas Satpol PP untuk diberikan pemintaan.
Saat diperiksa, petugas Satpol PP dibuat kaget.
Ternyata AR pengemis itu membawa uang senilai Rp 40 juta di tas punggungnya.
Kepada petugas, ia mengaku terpaksa membawa uang tunainya ke manapun pergi dengan alasan keamanan.
Tak disangka, uang tunai pecahan yang selalu dibawa dan disimpan di tas punggung itu senilai Rp 40 juta.
Kepada petugas Satpol PP, AR akhirnya menceritakan kisah perjuangan mengumpulkan uangnya itu.
AR mengaku uang Rp 40 juta-nya itu didapat dari hasil jerih payahnya selama menjalankan pekerjannya sebagai pengemis.
Dalam video dokumentasi Satpol PP Kota Kediri, AR menceritakan uang pecahan yang didapatnya itu dari sebulan menjadi pengemis.
“Ini berapa minggu? (penghasilan segini),” tanya petugas Satpol PP.
Kemudian AR mengaku tumpukan uang pecahan yang diperlihatkan di atas meja tersebut didapatnya dalam sebulan.
Karena hal itu ia pun disebut-sebut sebagai pengemis kaya.
(Bangkapos.com/TribunnewsBogor.com/TribunJabar.id)
Viral, Meresahkan Warga Manggar, Seorang Perempuan Diamankan Satpol PP Belitung Timur |
![]() |
---|
Pria di Kediri Tawarkan Ginjal Sebagai Penebus Dosa Habisi Kakak Sekeluarga |
![]() |
---|
Vonis Mati Yusa Cahyo Utomo, Pembunuh Satu Keluarga di Kediri yang Ingin Tebus Dosa |
![]() |
---|
Kronologi Oknum PNS Satpol PP Kabupaten Bangka Terlibat Pungli Masuk Honorer Rp45 Juta |
![]() |
---|
Oknum PNS Satpol PP Bangka Ditahan Atas Dugaan Pungli Rp45 Juta sebagai Syarat Penerimaan Honorer |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.