Bansos
Daftar Bansos Cair Februari 2025, Cek Siapa Penerima PKH, BPNT Hingga PIP
Pada bulan Februari 2025 setidaknya ada lima bansos yang akan dicairkan untuk masyarakat.
BANGKAPOS.COM - Meski pemerintah tengah menerapkan efisiensi anggaran, namun bantuan sosial tetap bergulir.
Bantuan sosial atau bansos tidak masuk pos efisiensi anggaran yang diputuskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Jadi, masyarakat kelompok rentan dan miskin tetap masih akan menerima bansos.
Ada banyak jenis bansos yang disalurkan pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pada bulan Februari 2025 setidaknya ada lima bansos yang akan dicairkan, antara lain:
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Program bansos ini memberikan bantuan tunai kepada keluarga kurang mampu.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2025.
Dikutip dari akun resmi Instagram Kemensos, Program Keluarga Harapan (PKH) adalah salah satu program perlindungan sosial di Indonesia yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup keluarga miskin dan rentan.
PKH diberikan kepada keluarga miskin yang memenuhi syarat dan tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dengan fokus pada peningkatan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
Adapun program bansos PKH 2025, akan disalurkan kepada 10 juta keluarga penerima manfaat, dengan total bantuan senilai Rp 28,7 triliun.
Lalu, bansos PKH 2025 tahap 1 kapan cair?
Dilansir dari Antara (28/1/2025), pencairan bansos PKH 2025 terbagi menjadi empat tahap berikut:
- Pencairan PKH 2025 tahap 1 pada Januari, Februari, Maret
- Pencairan PKH 2025 tahap 2 pada April, Mei, Juni
- Pencairan PKH 2025 tahap 3 pada Juli, Agustus, September
- Pencairan PKH 2025 tahap 4 pada Oktober, November, Desember.
Besaran bantuan PKH 2025 bagi setiap kelompok penerima sebagai berikut:
- Ibu hamil, sebesar Rp 750.000 setiap 3 bulan atau Rp 3.000.000 per tahun
- Anak usia dini (0-6 tahun), sebesar Rp 750.000 setiap 3 bulan atau Rp 3.000.000 per tahun
- Anak sekolah SD, sebesar Rp 225.000 setiap 3 bulan atau Rp 900.000 per tahun
- Anak sekolah SMP, sebesar Rp 375.000 setiap 3 bulan atau Rp 1.500.000 per tahun
- nak sekolah SMA, sebesar Rp 500.000 setiap 3 bulan atau Rp 2.000.000 per tahun
- Lanjut usia (70 tahun ke atas), sebesar Rp 600.000 setiap 3 bulan atau Rp 2.400.000 per tahun
- Penyandang disabilitas berat, sebesar Rp 600.000 setiap 3 bulan atau Rp 2.400.000 per tahun.
2. Program Indonesia Pintar (PIP)
PIP merupakan program bantuan tunai pendidikan yang bertujuan membantu siswa dari keluarga miskin atau rentan miskin agar tetap dapat mengakses pendidikan tanpa hambatan finansial.
Waktu pencairan dana dapat berbeda-beda untuk setiap penerima. Oleh karena itu, siswa dan orang tua diimbau untuk selalu memantau status pencairan melalui situs resmi Kemendikbudristek atau menghubungi pihak sekolah untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Dana PIP 2025 akan disalurkan sesuai jenjang pendidikan dengan rincian sebagai berikut:
- Siswa SD/sederajat menerima Rp450.000 per tahun
- Siswa SMP/sederajat menerima Rp750.000 per tahun
- Siswa SMA/sederajat menerima Rp1,8 juta per tahun
Syarat Penerima PIP 2025
Agar dapat menerima bantuan PIP, siswa harus memenuhi beberapa persyaratan utama, antara lain:
- Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
- Data siswa sesuai dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik)
- Diusulkan oleh sekolah sebagai siswa yang layak menerima bantuan
Cara Mengecek Status PIP 2025
Siswa atau wali murid dapat melakukan pengecekan status penerima bantuan PIP dengan menyiapkan dua dokumen utama, yaitu:
- Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
- Nomor Induk Kependudukan (NIK)
Setelah memasukkan kedua data tersebut di laman resmi pip.dikdasmen.go.id, sistem akan menampilkan informasi terkait status pencairan dana bantuan.
Cara Cek Pencairan PIP Februari 2025
- Siapkan NISN (dapat dicek di nisn.data.kemdikbud.go.id) dan NIK.
- Buka situs pip.dikdasmen.go.id.
- Pilih menu "Cari Penerima PIP".
- Masukkan NISN dan NIK.
- Klik "Cek Penerima PIP".
3. Kartu Sembako (BPNT)
Bansos ini sebelumnya dikenal sebagai Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), disalurkan dengan nominal Rp200.000 per bulan.
BPNT adalah salah satu bentuk bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
Bansos BPNT atau Bansos Pangan, yang saat ini dikenal sebagai Bantuan Sembako, diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.
Bansos BNPT akan cair pada Februari 2025 jelang Ramadhan.
Sama seperti PKH, BPNT juga telah cair pada pekan ini. Istimewanya, pencairan BPNT dilakukan tiga bulan sekaligus untuk periode Januari-Maret 2025.
Masyarakat yang menjadi penerima BPNT akan mendapatkan bansos berupa uang sebesar Rp 600 ribu!
Masyarakat bisa mengecek apakah namanya termasuk penerima bansos BPNT secara online melalui aplikasi Cek Bansos atau laman cekbansos.kemensos.go.id.
Bila termasuk penerima, maka Anda bisa mencairkan dana BPNT melalui bank maupun kantor pos.
Cara cek penerima BPNT 2025
Masyarakat bisa mengecek penerima bansos BPNT atau Kartu Sembako 2025 secara online melalui laman resmi Kemensos.
Panduan cara cek penerima BPNT 2025 sebagai berikut:
- Akses laman https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Masukkan provinsi, kabupaten, kecamatan dan desa/kelurahan
- Masukkan nama penerima manfaat sesuai KTP
- Ketikkan huruf kode yang tertera dalam kotak kode (captcha)
- Klik tombol 'Cari Data'.
Setelah itu, tunggu sampai sistem Cek Bansos Kemensos mencari nama penerima manfaat sesuai wilayah yang dimasukkan.
Apabila nama tersebut termasuk dalam penerima bansos BPNT, akan muncul tabel yang berisi informasi nama, umur, dan keterangan pada kolom BPNT.
Namun, nama yang tidak masuk dalam penerima bansos DTKS Kemensos, akan muncul keterangan "Tidak Terdapat Peserta/PM".
4. Bansos Beras 10 Kg
Bansos beras 10 kg adalah bantuan pangan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga miskin dan rentan miskin.
Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang program bansos beras 10 kg selama enam bulan pada tahun 2025
Bantuan beras 10 kg ini diperuntukkan bagi 16 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang berada di desil satu dan dua pada Januari-Februari 2025
Penyaluran bansos beras 10 kg dilakukan secara bertahap tergantung pada kebijakan masing-masing setiap daerah
Bantuan ini merupakan bagian dari program perlindungan sosial yang digulirkan oleh pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos)
Penerima bansos beras 10 kg
- Terdaftar dalam Program Keluarga Harapan (PKH)
- Merupakan penerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)
- eluarga Penerima Manfaat (KPM) yang memiliki balita atau anak yang berisiko stunting
- Memiliki KTP dan KK yang masih berlaku
5. BLT Dana Desa
Bansos lain yang akan cair pada bulan Februari 2025 adalah BLT Dana Desa alias BLT DD.
Penerima BLT Dana Desa akan mendapatkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 300 ribu per bulan pada Februari 2025.
Nantinya, penerima BLT Dana Desa akan mendapatkan undangan dari pihak desa/kelurahan untuk menerima BLT Dana Desa 2025.
Sesuai namanya, BLT ini bersumber dari Dana Desa yang diberikan pemerintah kepada setiap desa.
Oleh karena itu, waktu dan mekanisme penyaluran BLT Dana Desa 2025 menyesuaikan pihak desa.
Ada yang per 2 bulan sekali atau 3 bulan sekali. Jika per 2 bulan sekali, maka masyarakat akan mendapatkan BLT Dana Desa sebesar Rp 600 ribu.
(Bangkapos.com/Kompas.com/Kompas TV/Tribunnews.com)
| BPNT hingga PKH Cair Mei 2026, Begini Cara Ambil Bansos di Kantor Pos |
|
|---|
| BPNT dan PKH Mei 2026 Cair Lagi, Cek Jadwal dan Besaran Bantuannya |
|
|---|
| Cara Cek Status Penerima Bansos yang Cair di Bulan Mei 2026 via cekbansos.kemensos.go.id |
|
|---|
| Inilah Bansos yang Cair Bulan Mei 2026, Ada PKH hingga BPNT, Cek Status Penerimanya |
|
|---|
| Daftar Bansos Cair Mei 2026: PKH, BPNT, BLT Dana Desa hingga Bantuan Telur dan Daging Ayam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Cara-Cek-NIK-KTP-Penerima-Bansos-PKH-Desember-2024-Menggunakan-HP.jpg)