Minggu, 12 April 2026

Berita Sungailiat

Polsek Belinyu Panen Jagung, Warga Antusias Terima Hasilnya

Sebanyak 200 kilogram jagung dihasilkan saat panen perdana dibagikan kepada warga Belinyu

Penulis: deddy_marjaya | Editor: Ardhina Trisila Sakti
Ist Polsek Belinyu
PANEN JAGUNG PERDANA - Kapolsek Belinyu, AKP Singgih dan jajaran melaksanakan panen jagung perdana di Kebun Ketahanan Pangan Polsek Belinyu, Selasa (18/2/2025). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Panen jagung perdana di Kebun Ketahanan Pangan Polsek Belinyu menjadi momen penuh kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat.

Panen perdana dipimpin langsung oleh Kapolsek Belinyu, AKP Dr. Singgih Aditya Utama berlangsung Selasa (18/2/2025).

Sebanyak 200 kilogram jagung dihasilkan saat panen perdana dibagikan kepada warga Belinyu.

Kebun Ketahanan Pangan ini merupakan salah satu program unggulan Polsek Belinyu dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kecamatan Belinyu 

"Kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga memiliki peran dalam membantu masyarakat dari berbagai aspek kehidupan. Kami ingin memastikan bahwa keberadaan kepolisian benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk dalam hal ketahanan pangan. Semoga hasil panen ini bisa membantu dan memberi manfaat bagi warga Belinyu," kata AKP Singgih Aditya Utama 

Hasil panen perdana jagung dari Kebun Ketahanan Pangan Polsek Belinyu yang dibagikan kepada warga disambut antusias masyarakat. Warga yang menerima hasil panen menyambut baik inisiatif ini tersebut 

Siti salah seorang warga yang mendapatkan pembagian hasil penen jagung mengungkapkan rasa terima kasihnya. 

"Alhamdulillah, jagung ini sangat membantu kami. Semoga program ini bisa terus berjalan dan memberikan manfaat lebih luas," katanya dengan penuh harap.

Rencananya kegiatan penanaman jagung sebagai salah satu kegiatan ketahanan pangan Polsek Belinyu akan dilaksanakan secara berkelanjutan kedepannya karena sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Selain juga mengajak masyarakat memanfaatkan lahan tidak produktif dengan ditanami tanaman bernilai ekonomis.

(Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved