Rabu, 22 April 2026

Sosok dan Profil CEO startup Kecilin.id, Christopher Farrel Millenio Dikabarkan Hilang Misterius

CEO startup Kecilin.id, Christopher Farrel Millenio Kusuma Dikabarkan Menhilang secara misterius di Pantai Pandan Payung Kretek, Bantul

Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
IST/Dok Basarnas Jogja
CEO HILANG - Tim gabungan menyisir wilayah pantai di Bantul untuk mencari keberadaan CEO Startup, Farrel yang hilang misterius pada Minggu(9/2/2025). 

BANGKAPOS.COM--Hilangnya CEO startup Kecilin.id, Christopher Farrel Millenio Kusuma, masih menjadi teka-teki hingga hari ini.

Farrel, yang berusia 25 tahun, dikabarkan hilang di Pantai Pandan Payung, Kretek, Bantul, Yogyakarta, pada Minggu (9/2/2025).

Penemuan Barang Pribadi dan Surat Permintaan Maaf

Keberadaan Farrel mulai menjadi perhatian setelah seorang warga bernama Yasminah menemukan sejumlah barang pribadi miliknya di pantai.

Barang-barang tersebut terdiri dari:

  • Ponsel
  • Sepasang sepatu hitam
  • Jaket jumper hitam
  • Kaos hitam
  • Delapan lembar surat permintaan maaf

Surat-surat yang ditemukan dalam plastik berwarna putih itu ditujukan kepada ibu dan istrinya, serta permohonan agar penemunya menghubungi keluarga Farrel.

Polisi kemudian menghubungi keluarga Farrel di Jetis, Kota Yogyakarta.

Keluarga mengonfirmasi bahwa Farrel memang sudah hilang kontak sejak empat hari sebelum dinyatakan hilang di pantai.

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan pihak keluarga Farrel sudah mendatangi Polres Kretek, Bantul, Yogyakarta.

Saat bertandang ke kantor polisi, barang-barang pribadi milik Farrel diserahkan kepada keluarga.

Saat mendatangi Polres Kretek, pihak keluarga juga tidak membuat laporan orang hilang.

"Saat itu dari pihak keluarga memang tidak membuat laporan orang hilang," ujar AKP Jeffry dikutip dari Youtube Tv One News, Senin(17/2/2025).

Farrel Dinyatakan Berada di Jakarta?

Misteri semakin dalam setelah Polres Kretek, Bantul, mendadak menerima pesan WhatsApp dari seseorang yang menyatakan bahwa Farrel sudah ditemukan dan berada di Jakarta bersama keluarganya.

Padahal, dalam pertemuan dengan polisi, pihak keluarga sempat menerima kabar duka, tetapi tidak membuat laporan orang hilang.

"Saat keluarga datang ke Polres Kretek, tidak lama kemudian kami mendapat pesan WhatsApp bahwa Farrel sudah ada di Jakarta bersama keluarga," ujar Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry, Senin (17/2/2025).

Jejak Karier Christopher Farrel

Christopher Farrel Millenio Kusuma lahir pada 1 Januari 2000.

Ia dikenal sebagai salah satu CEO termuda yang mendirikan startup Kecilin.id, sebuah perusahaan teknologi kompresi data, pada usia 18 tahun.

Sebelum mendirikan Kecilin, Farrel pernah bekerja di Google California, AS, selama tujuh bulan.

Ia bergabung dengan Google setelah mengembangkan algoritma kompresi game yang ia unggah di GitHub.

Saat bekerja di Google, ia terlibat dalam proyek pengembangan algoritma kompresi untuk Google Photos.

Setelah itu, ia bertemu dengan investor-investor besar yang membantunya mendirikan Kecilin.id.

Startup ini menawarkan solusi kompresi data yang telah menghemat biaya transfer data hingga Rp500 juta per bulan.

Kasus Hukum dan Dugaan Penipuan

Misteri hilangnya Farrel semakin kompleks setelah terungkap bahwa ia pernah dilaporkan ke Polres Sleman pada November 2024 atas dugaan penipuan investasi.

Dalam laporan tersebut, Farrel disebut telah meminjam uang Rp150 juta dengan janji akan mengembalikannya setelah menyelesaikan proyek pemerintah senilai Rp13 miliar.

Namun, sejak Agustus 2024, ia tidak bisa dihubungi oleh pelapor.

Farrel dijerat dengan Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP terkait dugaan penipuan dan penggelapan.

Kasat Reskrim Polres Sleman, AKP Riski Adrian, mengungkapkan bahwa Farrel dua kali mangkir dari panggilan pemeriksaan.

"Dua kali diundang, nggak hadir," ujar AKP Riski pada Minggu (16/2/2025).

Namun, pihak kepolisian Sleman belum bisa memastikan apakah Farrel yang hilang di Pantai Pandan Payung adalah orang yang sama dengan terlapor dalam kasus penipuan.

"Kami belum tahu apakah itu Farrel yang dimaksud. Orang yang melapor hanya menyebutkan nama Farrel, tapi kami belum menerima KTP-nya," kata AKP Riski.

Pihak Keluarga dan Polisi Tidak Melakukan Pencarian

Meskipun ada dugaan hilangnya Farrel di Pantai Pandan Payung, pihak keluarga tidak membuat laporan orang hilang ke Polres Kretek.

Sementara itu, Tim SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III Pantai Parangtritis menyatakan tidak melakukan pencarian, tetapi tetap memantau kondisi di sekitar Pantai Pandan Payung.

Hingga kini, kepastian mengenai keberadaan Farrel masih menjadi tanda tanya besar.

Apakah ia benar-benar hilang di pantai atau sudah berada di Jakarta?

Polisi dan publik masih menunggu jawaban pasti atas misteri ini.

(Bangkapos.com/Tribunnews/Tribun Medan)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved