Berita Selebritis
Klarifikasi Wirda Mansur Soal Tudingan Utang dan Telantarkan Member: Bantah Terima Uang Rp9 Miliar
Lewat akun X bernama @basoikangrobak, seseorang tersebut mengaku sebagai anggota dari grup bisnis yang pernah didirikan oleh Wirda Mansur
Penulis: Agis Priyani | Editor: M Zulkodri
BANGKAPOS.COM - Wirda Mansur akhirnya muncul ke publik dan memberikan klarifikasi soal utang dan tudingan menelantarkan ribuan anggota komunitas yang ia buat.
Lewat akun X bernama @basoikangrobak, seseorang tersebut mengaku sebagai anggota dari grup bisnis yang pernah didirikan oleh Wirda Mansur.
Grup bisnis tersebut bernama Milenial Anti Bokek (MAB). Bisnis ini berbayar Rp100 ribu untuk satu orang member.
Tercatat setidaknya ada 90 ribu member lebih yang sudah bergabung dengan MAB. Namun, bisnis itu berhenti setelah dua tahun terakhir dan member tidak diberi kejelasan.
Sang pemilik akun mengunggah foto Wirda Mansur dan membuat surat terbuka untuk menagih utang kepada putri ustaz kondangan tersebut.
Ia juga mengatakan telah mencoba hubungi Wirda Mansur tapi tidak pernah ditanggapi.
Di sisi lain, Wirda Mansur asyik memamerkan momen dirinya pergi ke luar negeri.
"Surat terbuka untuk Saudari Wirda Mansur/Wirda Salamah Ulya. Tolong dibayar utangnya kak. Maaf saya viralkan karena kamu diingetin soal personal kagak pernah digubris," tulis akun tersebut, dikutip Kamis (20/2).
Klarifikasi Wirda Mansur
Wirda Mansur akhirnya buka suara terkait kabar dirinya ditagih utang yang kini jadi perbincangan publik. Ia memberikan pernyataan resmi lewat unggahan di Instagram.
Dalam unggahannya, Wirda Mansur mengaku sejak awal membangun MAB dengan niat dan harapan yang baik.
Wirda membenarkan bahwa setiap anggota yang ingin masuk grup dikenakan biaya.
Namun, biaya tersebut bukan sekadar untuk daftar masuk melainkan berbagai pelatihan.
Gadis berusia 23 tahun ini mengungkapkan grup bisnis tersebut telah berjalan selama bertahun-tahun dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat.
"Bismillah, sejak awal, kami selalu yakin membangun MAB dengan niat baik. Biaya yang dibayarkan oleh member bukan sekadar 'daftar masuk'. MAB sendiri sudah berjalan bertahun-tahun dengan berbagai pelatihan," tulis Wirda Mansur.
Putri sulung ustaz Yusuf Mansur ini menjelaskan keadaan MAB kini. Ia mengatakan grup bisnis yang didirikannya sedang proses untuk bangkit kembali.
Wirda Mansur mengklaim bahwa dirinya tidak mematok biaya per bulan. Ia pun meminta maaf atas kejadian yang bikin heboh.
"Saat ini, MAB sedang dalam proses untuk bangkit kembali. Sebab kami juga tidak menetapkan biaya berbayar bulanan. Tidak ada. Mohon maaf atas segala ketidaknyamanan yang terjadi," paparnya.
Cuitan tersebut viral dan banyak warganet berspekulasi Wirda Mansur mendapat banyak keuntungan.
Jika dihitung secara kasar, Rp100.000 dikali jumlah member sebanyak 90 ribu orang, maka uang masuk mencapai Rp9 miliar.
Kini Wirda buka suara terkait surat terbuka tersebut.
Melalui akun Instagram @wirda_mansur pada Kamis (20/2/2025), Wirda menyebut akan meluruskan beberapa hal yang berkembang.
Tulisan panjang tersebut diberi judul Pernyataan Resmi Wirda Mansur Terkait Komunitas Millenial Anti Bokek (MAB).
Ada banyak poin penting yang perlu digarisbawahi.
Pertama, Wirda mengenalkan MAB itu sendiri merupakan komunitas berbasis afiliasi.
Awalnya MAB berupa website lalu berevolusi menjadi MABCommerce, sistem yang membantu member untuk menjalankan bisnis berbasis afiliasi.
Wirda menjelaskan biaya masuk digunakan untuk membuat tools edukasi hingga urusan untuk memperlancar pembelajaran.
Skema afiliasi MAB adalah member memiliki akses untuk menjual produk, apabila member bisa menjual maka ia mendapatkan komisi.
Sementara proses pengemasan dan pengiriman dilakukan oleh tim MAB. Sehingga member hanya perlu memasarkan produk saja.
Tentang nominal Rp9 miliar, Wirda kembali menegaskan jika uang yang ia terima tak serta merta mencapai angka tersebut.
"Angka 90 ribu member yang sering disebut bukanlah b=jumlah member berbayar. Melainkan total partisipasi yang pernah ikut program gratis, webinar, dan subscriber Telegram.
Jumlah member aktif yang benar-benar berlangganan jauh lebih kecil dengan biaya pendaftaran yang berbeda, mulai dari Rp1000.000, Rp50.000, Rp25.000, hingga Rp20.000.
Sehingga dapat ditekankan secara tegas bahwa ISSUE 100 ribu x 90 ribu member sehingga jumlahnya adalah 9 M TIDAKLAH BENAR," tulis Wirda Mansur.
Hingga akhir statement, Wirda tak menjelaskan alasan grup tersebut 'mati suri' alias tentang isu menelantarkan membernya.
Baru dalam kolom komentar Wirda mengaku grup yang mati suri tersebut merupakan grup lama.
Muncul grup baru yang disebut Wirda ada kemungkinan tak sampai ke semua member.
"Kenapa waktu itu tiba-tiba ngilang kak? Katanya perbaikan web seminggu doang, taunya setahun?" tanya warganet.
"Iya, itu grup yang lama. Sementara ada grup baru yang lama beda admin yang handle. Tapi mungkin gak nyampe ke semua infonya bahwa ada grup baru," timpal @wirda_mansur.
Jawaban tersebut membuat warganet, khususnya para member makin kebingungan.
Bahkan saat ditanya soal solusi, Wirda hanya meminta doa agar MAB bisa bertumbuh semakin baik lagi.
Sayangnya memang tak jelas solusi yang diberikan anak Yusuf Mansur.
Justru hingga artikel ini ditayangkan, Wirda Mansur memilih membatasi komentar pada postingan tersebut.
(Bangkapos.com/Tribun Seleb/Tribunnews.com)
| Sosok Cleantha Islan Terpaut 9 Tahun dari Nurah Syahfirah Ibu Sambung Teuku Rassya |
|
|---|
| Profesi dan Sosok Andre Ariyantho, Ayah Sambung Syifa Hadju Disorot Jelang Pernikahan El Rumi |
|
|---|
| Sosok Scot Humphreys Selingkuhi Masterchef Indonesia Yulia Baltschun, Ngaku Sudah Dua Kali |
|
|---|
| Sumber Kekayaan Teuku Rafly, yang Nikahi Nurah Syafirah Saat Usia 22 Tahun, Pernah Diperiksa KPK |
|
|---|
| Profil Biodata Teuku Rafly Ayah Teuku Rassya, Nikahi Nurah Syahfirah Usia 22 Tahun, Terpaut 18 Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Klarifikasi-Wirda-Mansur-Soal-Tudingan-Utang-dan-Telantarkan-Member-Bantah-Terima-Uang-Rp9-Miliar.jpg)