Jumat, 24 April 2026

Berita Pangkalpinang

Laboratorium Atlantis Resmi Dibuka di Pangkalpinang, Hadirkan Pelayanan Cepat dan Akurat

Laboratorium ini juga menggunakan teknologi terbaru dan tercanggih, menjadikannya satu-satunya laboratorium di Pangkalpinang yang mampu melakukan ...

Penulis: Sela Agustika | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
BangkaPos.com/Sela Agustika
GRAND OPENING -- CV Aquatech Lab Indonesia (Atlantis) resmi membuka laboratorium independen pertama di Kota Pangkalpinang, Senin (24/2/2025). Kehadiran Atlantis menjadi pilihan baru bagi industri tambak di Bangka Belitung, khususnya dalam pengecekan kualitas air dan deteksi penyakit pada udang secara cepat dan akurat. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- CV Aquatech Lab Indonesia (Atlantis) resmi membuka laboratorium independen pertama di Kota Pangkalpinang, Senin (24/2/2025).

Beralamat di jalan Basuki Rachmat No.22, Pangkalpinang, kehadiran labolatorium Atlantis ini menjadi pilihan bagi industri tambak di Bangka Belitung, khususnya layanan pengecekan kualitas air dan deteksi penyakit pada udang secara cepat dan akurat.

Hadirnya Atlantis di Bangka Belitung sekaligus menjadi solusi bagi para pelaku usaha tambak yang selama ini kesulitan dalam melakukan analisis laboratorium.

Dalam pengecekan atau analisis, Owner Atlantis, Aming mengungkapkan pihaknya menghadirkan tenaga ahli handal dari luar daerah dengan mengedepankan akurasi. Laboratorium ini juga menggunakan teknologi terbaru dan tercanggih, menjadikannya satu-satunya laboratorium di Pangkalpinang yang mampu melakukan pengecekan PCR (Polymerase Chain Reaction) untuk penyakit udang serta analisis kualitas air secara real-time.

"Hari ini kita grand opening Atlantis yang singkatan dari (Aquatech Lab Indonesia) untuk membantu memaksimalkan budidaya perikanan yang ada di Bangka. Service yang kita berikan berupa pengecekan kualitas air, penyakit-penyakit yang ada di tambak. Dan bisa dikatakan kita lab independent pertama, dengan alat terbaru dan canggih dengan hasil analisis sifatnya realtime," ujar Aming usai grand opening, Senin (24/2/2025).

Laboratorium Atlantis menjangkau layanan seluruh wilayah di Bangka Belitung. Kehadirannya merupakan aspirasi langsung dari para teknisi dan pemilik tambak yang membutuhkan laboratorium independen dengan layanan water quality testing dan real-time PCR.

“Selama ini, banyak kendala yang dihadapi petambak, terutama terkait kualitas air yang sering berubah-ubah. Produksi udang pun sering naik turun tanpa diketahui penyebab pastinya. Dengan adanya lab ini, kami brrharap bisa membantu mencari solusi dan memberikan rekomendasi terbaik untuk mengatasi permasalahan di tambak,” ucap Aming.

GRAND OPENING -- CV Aquatech Lab Indonesia (Atlantis) resmi membuka laboratorium independen pertama di Kota Pangkalpinang, Senin (24/2/2025). Kehadiran Atlantis menjadi pilihan baru bagi industri tambak di Bangka Belitung, khususnya dalam pengecekan kualitas air dan deteksi penyakit pada udang secara cepat dan akurat.
GRAND OPENING -- CV Aquatech Lab Indonesia (Atlantis) resmi membuka laboratorium independen pertama di Kota Pangkalpinang, Senin (24/2/2025). Kehadiran Atlantis menjadi pilihan baru bagi industri tambak di Bangka Belitung, khususnya dalam pengecekan kualitas air dan deteksi penyakit pada udang secara cepat dan akurat. (BangkaPos.com/Sela Agustika)

Sebagai bentuk apresiasi kepada para pelaku usaha tambak, Atlantis menghadirkan promo spesial dimomen grand opening. Promo ini diharapkan dapat membantu lebih banyak petambak dalam memanfaatkan layanan laboratorium yang tersedia.

Aming berharap kehadiran Atlantis (Aqua Tech Lab Indonesia), industri budidaya udang di Bangka Belitung bisa memiliki akses lebih mudah dan cepat terhadap layanan laboratorium yang akurat serta dapat meningkatkan efisiensi produksi dan membantu para petambak dalam mengatasi berbagai tantangan di sektor perikanan.

"Dengan hadirnya Atlantis, kami ingin membantu para pelaku usaha tambak di Bangka Belitung dalam meningkatkan produksi mereka. Akurasi dan kecepatan menjadi prioritas utama kami. Setiap sampel yang masuk akan langsung kami analisa dan hasilnya bisa keluar dalam waktu satu hari, baik itu untuk PCR maupun kualitas air,” tuturnya.

Satu diantara pengusaha tambak di Bangka Belitung, Mike menyambut baik kehadiran Atlantis (Aqua Tech Lab Indonesia).

Ia yang kurang lebih sudah lima tahun bergelut sebagai pembisnis tambak udang mengaku sering menghadapi kendala dalam pengecekan penyakit udang.

“Saya sangat senang dengan hadirnya Atlantis. Selama ini, kami di Bangka selalu kesulitan melakukan uji PCR karena harus mengirim sampel ke luar daerah dan membutuhkan waktu lama. Dengan lab ini, kami berharap bisa menjadi solusi dan mendeteksi untuk menangani penyakit, sehingga hasil produksi bisa lebih maksimal,” ungkapnya. (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved