Berita Bangka Barat
Bawaslu Babel Mitigasi Kerawanan PSU di Empat TPS Bangka Barat
Ini menjadi tugas pencegahan yang kami kedepan kan, karena ini waktunya sangat singkat pada 22 Maret nanti. Semua mata juga tertuju pada pelaksanaan..
Penulis: Riki Pratama | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bangka Belitung terus melakukan mitigasi pada beberapa potensi kerawanan dalam pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) empat TPS di Kabupaten Bangka Barat.
Ketua Bawaslu Provinsi Bangka Belitung EM Osykar menyebutkan, selain mitigasi adanya potensi praktik politik uang atau money politik, pihaknya juga menyoroti potensi terjadinya penggunaan isu SARA atau pelanggaran netralitas ASN.
"Ini menjadi tugas pencegahan yang kami kedepan kan, karena ini waktunya sangat singkat pada 22 Maret nanti. Semua mata juga tertuju pada pelaksanaan PSU, ini menjadi titik keberhasilan bagi penyelenggara agar PSU berjalan aman dan damai," ujar Osykar, Kamis (13/3/2025).
Untuk itu Osykar menerangkan, pihaknya terus memberikan himbauan pada masing-masing kandidat agar terus mengikuti aturan pelaksanaan yang telah ditetapkan.
"Kegiatan-kegiatan yang kira-kira dapat memicu intensitas konflik itu sebaiknya ditunda dulu. Hal itu kami lakukan sebagai bentuk pencegahan," tambahnya.
Selanjutnya, Osykar turut memastikan jika seluruh jajaran Bawaslu bakal meningkatkan patroli pengawasan terutama di wilayah Desa Sinar Manik, Kecamatan Jebus sebagai lokasi pelaksanaan PSU empat TPS tersebut.
""Kami dalam sisi pengawasan ingin memastikan bahwa tahapan PSU itu seusai dengan ketentuan," terangnya.
Terakhir, Osykar turut meminta agar KPU memastikan ketersediaan logistik yang akan digunakan dalam PSU tersebut.
"Walaupun ini hanya empat TPS harus benar-benar dipastikan sarana prasarana logistik harus sudah tersedia. Saya baru dapat informasi kami akan menjemput surat suara yang dicetak oleh penyedia," terang Osykar. (Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)
| Gegara Penyalahgunaan Narkoba, Empat Anggota Polres Bangka Barat Dipecat |
|
|---|
| Dulu Cukup untuk Setahun, Kini Petani Desa Tuik Beli Beras dari Luar Akibat Tak Dapat Pupuk Subsidi |
|
|---|
| Status Lahan HPK Jadi Sebab Petani Padi di Desa Tuik Tak Dapat Pupuk Subsidi, Kades Harap Ada Solusi |
|
|---|
| Lima Tahun Tanpa Pupuk Subsidi, Ratusan Petani Sawah Desa Tuik Terancam Gagal Tanam |
|
|---|
| Keluhan Petani Padi Desa Tuik Bangka Barat Tak Dapat Pupuk, Biarkan Lahan Jadi Semak Belukar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250313-kantor-Bawaslu-Provinsi-Bangka-Belitung-yang-berada.jpg)