Kapan Waktu Ideal Lampu Sein Menyala? Ini Penjelasan dari Honda Bangka Belitung!
Menyalakan lampu sein harus dilakukan dengan perhitungan yang tepat, tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat. Idealnya, lampu sein dinyalakan ...
Penulis: iklan bangkapos | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
BANGKAPOS.COM -- Penggunaan lampu sein yang tepat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keselamatan berkendara di jalan raya. Namun, banyak pengendara yang masih menyalakan lampu sein di waktu yang tidak tepat atau bahkan lupa mematikannya setelah berbelok.
Instruktur Safety Riding Honda Babel, PT Asia Surya Perkasa, Hariyansha mengatakan, penggunaan lampu sein yang benar dapat meminimalkan risiko kecelakaan.
“Menyalakan lampu sein harus dilakukan dengan perhitungan yang tepat, tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat. Idealnya, lampu sein dinyalakan sekitar 3-5 detik atau sekitar 30 meter sebelum berbelok agar pengendara di belakang dan sekitar kita bisa mengantisipasi pergerakan kendaraan,” jelas Hariyansha.
“Menyalakan lampu sein harus dilakukan dengan perhitungan yang tepat, tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat. Idealnya, lampu sein dinyalakan sekitar 3-5 detik atau sekitar 30 meter sebelum berbelok agar pengendara di belakang dan sekitar kita bisa mengantisipasi pergerakan kendaraan,” ujar Hariyansha.
Ia juga mengingatkan bahwa menyalakan lampu sein mendadak bisa membahayakan. Jika lampu sein baru dinyalakan saat sudah hendak berbelok, pengendara lain bisa kaget dan tidak sempat merespons, yang berpotensi menyebabkan tabrakan. "Jangan sampai lampu sein baru menyala saat motor sudah hampir belok, ini bisa membuat pengendara di belakang bingung dan sulit bereaksi dengan tepat," tambahnya.
Selain saat berbelok, lampu sein juga wajib digunakan ketika hendak menyalip kendaraan di depan. Pengendara harus menyalakan sein kanan sebelum menyalip dan memastikan kondisi jalan aman. Setelah berhasil melewati kendaraan, segera nyalakan sein kiri untuk kembali ke jalur semula dengan aman. "Pastikan melihat kaca spion sebelum menyalip dan tetap perhatikan kendaraan dari arah berlawanan," kata Hariyansha.
Kesalahan lain yang sering dilakukan adalah lupa mematikan lampu sein setelah berbelok. Hal ini bisa membingungkan pengendara lain dan berisiko menyebabkan kecelakaan. “Jika lampu sein tetap menyala setelah belokan selesai, pengendara lain bisa salah mengira kita masih akan berbelok lagi dan ini bisa berbahaya. Jadi, pastikan setelah selesai manuver, segera matikan lampu sein,” tegasnya.
Untuk itu, Hariyansha mengimbau para pengendara agar lebih disiplin dalam menggunakan lampu sein. Menyalakan lampu sein di waktu yang tepat bukan hanya sekadar aturan, tetapi juga langkah penting untuk menjaga keselamatan di jalan. "Selalu gunakan lampu sein dengan bijak, jangan asal nyala atau malah lupa mematikan. Dengan begitu, kita bisa berkendara dengan lebih aman dan nyaman," tutupnya. (*/E4)
| Setetes Darah, Sejuta Harapan: Honda Babel Hadirkan Aksi Kemanusiaan yang Menggerakkan Hati |
|
|---|
| Honda Babel Gelar Bukber Lebaran Penuh Arti, Pererat Silaturahmi Bersama Media dan Pelanggan |
|
|---|
| Bersama Honda Babel Mendadak Jadi Atlet, Vario Berlari Kegiatan Kreatif Ajang Hiburan dan Olahraga |
|
|---|
| Honda Babel Hadirkan Program TRIMOFIT: Triple Moment, Triple Benefit untuk Konsumen |
|
|---|
| Honda Babel Sukses Gelar Turnamen Mobile Legends Pelajar di Belitung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250321-Ilustrasi-__-Lampu-sein.jpg)