Berita Pangkalpinang
Pembahasan Pemotongan TPP ASN di Babel Masih Berlanjut, Pemprov Hadapi Defisit Rp 271 Miliar
Terkait defisit akan kita teliti satu persatu terkait dengan pendapatan, artinya kita akan lihat pendapatan mana yang berkurang dan akan menjadi ...
Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Provinsi Bangka Belitung tengah membahas kemungkinan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi aparatur sipil negara (ASN), menyusul kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami defisit.
Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bangka Belitung, Fery Afrianto membenarkan, pembahasan terkait TPP masih terus dilakukan antara badan anggaran dan tim anggaran pemerintah daerah.
"Masih berlanjut pembahaasannya di badan anggaran dan tim anggaran pemerintah daerah," ujar Ferry Afrianto.
Isu pemotongan TPP semakin menguat setelah terungkap bahwa Pemprov Bangka Belitung mengalami defisit anggaran hingga mencapai Rp 271 miliar. Kondisi ini memaksa pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sumber pendapatan dan pengeluaran.
"Terkait defisit akan kita teliti satu persatu terkait dengan pendapatan, artinya kita akan lihat pendapatan mana yang berkurang dan akan menjadi antisipasi kita akan tidak semakin besar defisit kita di 2025," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung Didit Srigusjaya mengatakan daya beli dan ekonomi yang menurun, membutuhkan kerja ekstra dari seluruh pihak dan kolaborasi yang kuat dilingkungan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung.
Terlebih diketahui kini Provinsi Bangka Belitung, sedang mengalami defisit hingga mencapai Rp 271 miliar.
"Artinya target-target yang kita sepakati, oleh Pemprov Bangka Belitung tidak tercapai. Padahal DPRD sudah menargetkan tapi tidak tercapai, ini juga butuh evaluasi juga oleh Gubernur. Ini menunjukkan kinerja SKPD tersebut tidak baik-baik saja, kita akui ekonomi kita tidak baik-baik saja. Tetapi kalau tidak punya solusi yang inovatif dan kreatif, apa gunanya dipertahankan," jelas Didit Srigusjaya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)
| Semarakkan Ceng Beng, Dinas Pariwisata Pangkalpinang akan Gelar Festival Kampung Bintang |
|
|---|
| H+6 Lebaran, Ratusan Penumpang Menyeberang ke Jakarta Lewat Pelabuhan Pangkalbalam |
|
|---|
| Biaya Lebih Murah, Anya Pilih Naik Kapal Laut 23 Jam dari Bangka ke Jakarta saat Arus Balik Lebaran |
|
|---|
| Menguatkan Kohesi Sosial di Era Digital, Verifikasi Informasi Jadi Bagian Penting Menghindari Hoax |
|
|---|
| Perda IPR Babel Digodok: Tanpa Jaminan Reklamasi, Izin Tambang Rakyat Tidak Terbit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Pj-Sekda-Babel-Fery-Apriyanto-hadiri-rakor-dengan-kemendagri.jpg)