Breaking News
Senin, 13 April 2026

Berita Pangkalpinang

Pj Wali Kota Pangkalpinang Minta Pegawai Sabar Hadapi Tantangan Defisit Anggaran

Ia mengajak seluruh pegawai untuk menahan diri dari tuntutan tambahan, seperti pembayaran tunjangan, dan berkomitmen mengatasi situasi ini

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, M. Unu Ibnudin 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, M. Unu Ibnudin mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara ( ASN ), termasuk CPNS dan PPPK yang baru dilantik agar terus menjaga semangat melayani masyarakat meski daerah saat ini tengah menghadapi tantangan defisit anggaran.

Unu menegaskan kondisi defisit yang dialami Pemerintah Kota Pangkalpinang menuntut semua pihak untuk memahami situasi dengan bijaksana.

Ia meminta seluruh pegawai bersabar dan tetap berkomitmen menjalankan tugas dengan penuh dedikasi.

"Kami selama ini kan memang mengalami defisit. Jadi kami berharap seluruh komponen bisa memahami kondisi ini. Kita tidak ingin mengorbankan salah satu, baik anggaran maupun kegiatan lainnya," kata Unu kepada awak media usai pelantikan CPNS dan PPPK di Balai Besar Betason, Senin (28/4/2025).

Menurutnya, perubahan anggaran telah ditetapkan, namun realitasnya kota masih mengalami defisit.

Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh pegawai untuk menahan diri dari tuntutan tambahan, seperti pembayaran tunjangan, dan berkomitmen bersama-sama mengatasi situasi ini.

"Kalau semua menuntut dibayarkan, harus juga komitmen memahami kondisi keuangan. Makanya, sabar. Kami juga sedang berjuang, baik melalui permohonan hibah maupun peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Mohon doa dan dukungannya," ujarnya.

Unu menegaskan, pihaknya tetap konsisten memperjuangkan agar tidak ada pengurangan belanja pegawai di tengah keterbatasan fiskal. 

Ia juga mengungkapkan revisi terhadap Peraturan Wali Kota (Perwako) terkait Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sedang diproses.

"Revisi Perwako yang kemarin sempat dipermasalahkan karena TPP tidak dibayarkan, saat ini sudah masuk dan sedang direvisi. Kami tetap berkomitmen memperjuangkan kesejahteraan pegawai tanpa melupakan tugas utama kita, melayani masyarakat," tambahnya.

Lebih lanjut, Unu kembali menekankan pelantikan CPNS dan PPPK ini harus menjadi momentum bagi seluruh aparatur untuk memperkuat integritas, meningkatkan kompetensi, serta mempercepat adaptasi dalam menghadapi tantangan pelayanan publik.

"Tidak ada lagi mindset dilayani, kita ini yang harus melayani. Kita harus terus belajar, berinovasi dan menyesuaikan diri dengan perubahan," pungkasnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved