Minggu, 26 April 2026

Sosok Aura Cinta, Gadis Disemprot Dedi Mulyadi soal Perpisahan dan Wisuda, Ternyata Figuran Sinetron

Aura Cinta adalah lulusan SMA Negeri 1 Cikarang Utara. Ia diketahui bercita-cita ingin menjadi mahasiswi Filsafat di Universitas Indonesia. 

Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Evan Saputra
Kolase Instagram Aura Cinta // YouTube KDM
SOSOK AURA CINTA -- (kiri) Dedi Mulyadi // (kanan) Aura Cinta || Gadis bernama Aura Cinta menjadi sorotan usai dirinya berdebat sengit dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi soal perpisahan sekolah dan wisuda. 

BANGKAPOS.COM -- Kebijakan Dedi Mulyadi soal kegiatan study tour dan acara perpisahan sekolah mendapat kritikan dari Aura Cinta.

Gadis SMA ini mempertanyakan mengapa Gubernur Jawa Barat itu melarang adanya acara perpisahan sekolah dan wisuda.

Aura Cinta ngotot meminta Dedi Mulyadi untuk tetap mengizinkan adanya acara perpisahan sekolah.

Momen saat Aura Cinta mengkritik kebijakan Dedi Mulyadi tersebut viral usai ia mengunggahnya di akun TikTok @iam_auracinta.

Baca juga: Sosok DL Sitorus, Raja Sawit di Sumut yang Lahannya Seluas 47.000 Hektare Disita Kejagung RI

"Lucu ya katanya pembangunan tapi yang dikorbanin rakyat kecil, proyek-proyek besar terus diluncurin, mulai dari larangan motor, sekolah tanpa wisuda, bahkan bendungannya bikin warga terusir dari rumahnya,"

"katanya untuk rakyat tapi kenapa justru rakyat kecil yang dikorbanin," ungkap Aura dalam di TikToknya, Minggu (27/5/2025).

Aura Cinta menyampaikan keresahan tentang penggusuran yang ia alami.

Rupanya rumah orang tuanya yang ada di wilayah proyek strategis Bendung Sungai Hulu (BSH) 0 Kali Cikarang dan Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) digusur oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi karena dengan ilegal berdiri di atas lahan negara.

Kini sosok Aura Cinta menjadi sorotan, lantas siapa gadis SMA yang berani mendebat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi?

Sosok Aura Cinta

Aura Cinta adalah lulusan SMA Negeri 1 Cikarang Utara.

Ia diketahui bercita-cita ingin menjadi mahasiswi Filsafat di Universitas Indonesia. 

Aura Cinta dan keluarganya merupakan salah satu korban penggusuran di kawasan Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. 

Sosok Aura Cinta diketahui pernah tampil di layar kaca sebagai seorang publik figur.

Penelusuran Tribunnews, Aura Cinta pernah berakting sebagai figuran di Sinetron Sayap Cinta Terindah.

Dirinya tampak beradu akting dengan Randy Martin, seperti yang ditayangkan di akun YouTube RCTI - LAYAR DRAMA INDONESIA.

Tak hanya itu dirinya juga pernah tampil di program acara Garis Tangan 2, program acara yang dipandu Uya Kuya dan disiarkan di akun YouTube ANTV Entertainment.

Aura juga pernah berakting di program Akhirnya Datang Juga, beradu akting dengan Indra Bekti.

Dalam program tersebut Aura berperan sebagai anak dari Indra Bekti.

Sementara menelusuri akun instagramnya @iam_auracinta, dirinya menuliskan di bio dirinya seorang fashion model dan on-screen talent.

Akun Instagramnya diikuti sebanyak 18.000 followers.

Sementara Aura Cinta juga memiliki akun YouTube, dirinya kerap mengunggah konten kecantikan di akun YouTubenya tersebut.

Debat Sengit dengan Dedi Mulyadi

Aura Cinta viral gegara protes kebijakan Gubernur Dedi Mulyadi soal larangan perpisahan sekolah

Bukan untuk dirinya sendiri, tapi demi adiknya yang ingin mengikuti momen perpisahan bersama teman-temannya.

Ibunya pun mendukung bahkan siap merogoh kocek jutaan demi anaknya bisa mengikuti acara tersebut.

Namun di mata Dedi Mulyadi situasi ini tampak ironis.

"Jadi kan saya melihat pemandangan jadi aneh, buat ngontrak rumah aja gak punya, ini masih ngurusin pengen wisudaan sama perpisahan," ujar Dedi Mulyadi dengan nada heran.

Menurut Dedi, pemerintah Kabupaten Bekasi memang tak menyediakan uang ganti rugi untuk penggusuran.

Tapi ia pribadi tetap mendorong adanya bantuan sebagai bentuk empati kemanusiaan.

"Saya ini karena faktor kemanusiaan aja. Saya tidak akan membantu orang yang digusur karena menggunakan tanah negara karena itu salah."

"Saya bantu orang yang hari ini tidak punya uang untuk bayar kontrakan."

"Tapi saya juga gak akan bantu orang yang bayar kontrakan gak punya tapi speak up pengen ada wisuda, pengen ada perpisahan," tegasnya.

Orang tua Aura yang berasal dari Solo menyampaikan bahwa video kritik soal larangan perpisahan sekolah hanyalah pembuka untuk menyoroti persoalan utama: penggusuran rumah mereka.

"Saya percaya anda sangat kritis, cuma kritisnya harus objektif. Ini kan keluarga kaya boleh speak up apapun," kata Dedi, mencoba menyeimbangkan diskusi.

Meski perdebatan berjalan cukup panjang, Dedi tetap menunjukkan sikap terbuka.

"Saya ucapin terimakasih, saya bersedia dikritik dan yang mengkritiknya saya undang. Dan yang mengkritik saya bantu juga untuk kontrakan," ujarnya.

Namun Aura tetap bersikeras. Ia merasa tak membutuhkan bantuan dari Dedi Mulyadi.

"Mbak Aura mau diterima gak?" tanya Dedi.

"Kalau sih ngikut orang tua, kan yang tinggal punya rumah itu orang tua saya," jawab Aura dengan nada datar.

"Bukan, saya nanya memerlukan gak? Kalau gak, gak apa-apa masih banyak orang yang perlu," balas Dedi.

"Mewakili iya sih pak," jawab Aura akhirnya.

Dedi pun memastikan kembali agar bantuan ini benar-benar diterima oleh pihak yang membutuhkan.

"Mbak Auranya perlu gak ngontrak rumah?" tanyanya lagi.

"Kalau buat bantu orang tua saya perlu. Cuma kalau misal pribadi, saya gak terlalu."

"Soalnya di video TikTok itu bukan minta kerohiman cuma saya minta keadilan atau kemanusiaan," ucap Aura.

Komentar warga sekitar pun bermunculan, sebagian tampak tak sependapat dengan Aura.

"Ya adilnya gimana kalau tanahnya punya orang. Bantuannya mau terima gak?"

"Perlu gak sih, kalau gak perlu jangan. Jangan maksain," tukas Dedi.

Akhirnya, meski sempat ragu, Aura menerima bantuan itu dengan suara pelan dan anggukan kepala.

"Biasa, namanya juga anak muda. Doain hidupnya sukses, kritis bagus tetapi harus objektif."

"Mana ada orang dikritik yang ngritiknya diundang," ucap Dedi menutup pertemuan.

Sosok Aura sendiri cukup aktif di media sosial.

Di akun TikTok @Iam_auracinta dan channel YouTube-nya, ia sering membagikan konten seputar dunia kecantikan atau beauty vlogger.

Salah satu videonya yang diunggah lima bulan lalu bahkan memperlihatkan review cushion dari merek YSL yang harganya mencapai Rp1,4 juta di pasaran.

Menariknya, Aura mengaku membelinya hanya dengan Rp83 ribu di toko online.

Aura dijadwalkan mengikuti ujian masuk UI pada 28 April 2025. Dedi Mulyadi pun menyadari bahwa lawan bicaranya bukan orang sembarangan.

"Orang filsafat kan pinter-pinter, lebih pinter dari saya," katanya sambil tersenyum.

(Bangkapos.com/Tribunnews.com/TribunJatim.com)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved