Bangka Pos Hari Ini
Bustamsyah, Operator Sound System Setdako Pangkalpinang Resmi Jadi PPPK Setelah 19 Tahun Mengabdi
Bustamsyah mengaku sempat hampir kehilangan harapan untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) karena faktor usia yang sudah melewati batas ..
RASA haru menyelimuti hati Bustamsyah (53) saat mengenakan seragam biru batik Korpri untuk pertama kalinya, Senin (28/4). Setelah hampir dua dekade mengabdi sebagai pegawai harian lepas (PHL) di Pemerintah Kota Pangkalpinang, perjuangannya berbuah manis. Ia resmi dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK.
Bustamsyah, sosok yang akrab di lingkungan Setdako Bagian Umum Kota Pangkalpinang, telah mengabdikan diri sejak 2005 sebagai operator sound system.
Setiap ada acara resmi pemerintah, baik di kantor wali kota maupun di luar gedung, ia selalu memastikan suara terdengar jernih dan lancar, meski kerap bekerja di balik layar.
“Alhamdulillah, ini momen yang sudah sangat lama saya nantikan,” ujar Bustamsyah penuh rasa syukur saat diwawancarai Bangkapos.com usai pelantikan di Balai Besar Betason, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (28/4).
Dalam balutan seragam Korpri, Bustamsyah menceritakan perjalanan panjangnya. Ia mengaku sempat hampir kehilangan harapan untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) karena faktor usia yang sudah melewati batas pendaftaran CPNS.
Namun, peluang terbuka setelah adanya kebijakan baru yang memungkinkan tenaga honorer diangkat menjadi PPPK.
“Kalau dulu, sempat pupus harapan karena umur. Tapi setelah ada aturan baru untuk PHL bisa ikut seleksi PPPK, saya ikut tes dan Alhamdulillah lolos. Rasanya campur aduk, senang sekali,” tuturnya.
Perjalanan menuju pengangkatan itu tidak mudah. Selama bertahuntahun, Bustamsyah terus bekerja dengan dedikasi tinggi, memastikan setiap pengeras suara berfungsi sempurna dalam berbagai kegiatan pemerintahan.
Ia percaya, kerja keras dan komitmennya menjadi bekal penting untuk meraih kesempatan ini.
Kini, setelah resmi menjadi PPPK, Bustamsyah tetap dipercaya bertugas di bidang yang telah lama ia tekuni, yakni pengelolaan sound system.
Baginya, amanah baru ini bukan hanya tentang peningkatan status, tetapi juga tentang tanggung jawab yang lebih besar kepada pemerintah dan masyarakat Kota Pangkalpinang.
“Semoga setelah diangkat ini, saya bisa bekerja lebih baik lagi, tetap mengabdi di bagian sound system, dan memberikan yang terbaik untuk Kota Pangkalpinang,” ucapnya.
Selain itu, ia juga bersyukur atas peningkatan kesejahteraan yang kini ia rasakan. Jika sebelumnya sebagai honorer ia menerima penghasilan seadanya, kini dengan status PPPK, Bustamsyah berharap kehidupan keluarganya menjadi lebih stabil.
“Kalau honor dulu, gajinya kan kecil. Sekarang Alhamdulillah ada kenaikan, ada kesejahteraan. Semoga ini menjadi awal yang lebih baik untuk keluarga saya,” tambahnya.
Tanggung Jawab Besar Pelantikan Bustamsyah bersama 134 PPPK dan 40 CPNS lainnya dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, M. Unu Ibnudin.
Dalam sambutannya, Unu menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai abdi negara.
Tak hanya Bustamsyah, ada ratusan kisah lain dari para pegawai baru yang hari itu menandai babak baru dalam perjalanan pengabdian mereka.
Namun, bagi Bustamsyah, momen ini adalah jawaban dari doa dan kerja kerasnya selama bertahun-tahun, bukti bahwa ketekunan dan kesetiaan pada tugas, sekecil apapun, tidak akan pernah sia-sia. (*/Andini Dwi Hasanah)
| Wawancara Eksklusif Kapolres Babar: Dari Cita-cita hingga Bongkar Penyelundupan Timah |
|
|---|
| Nelayan Sungailiat Hilang di Perairan Karang Kering, Kapal Ditemukan Kosong |
|
|---|
| MBG di Pangkalpinang Disorot, Dua SPPG Dinonaktifkan akibat Masalah Kualitas Makanan |
|
|---|
| Indonesia U17 Tersandung Malaysia, Nasib Garuda Muda Ditentukan Vietnam |
|
|---|
| Warga Delas Diduga Diterkam Buaya, Doli Hilang Saat Memancing di Sungai Nyireh Basel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250429-Bangka-Pos-Hari-Ini-Selasa-2942025-A.jpg)