Berita Pangkalpinang

Tak Biarkan Nelayan Jauh Melaut, PT Timah Tenggelamkan 1.434 Unit Rumpon di Wilayah Fishing Ground

Melalui program fishing ground ini diharapkan bisa menambah wilayah tangkapan ikan nelayan sehingga nelayan tak perlu terlalu jauh untuk melaut

Editor: Hendra
IST/Dok. PT Timah
TENGGELAMKAN RUMPON - Program Fishing Ground PT Timah berkomitmen untuk menjaga ekosistem laut sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -  Menjaga ekosistem laut dan mendukung kesejahteraan nelayan akan terus dilakukan oleh PT Timah secara terus menerus dan berkelanjutan.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh PT Timah dengan menghadirkan area tangkap ikan bagi nelayan melalui program Fishing Ground.

Fishing ground adalah area yang dibuat atau dikelola dengan tujuan khusus untuk meningkatkan produktivitas perikanan.

Sejak tahun 2020, program Fishing Ground ini telah dilakukan oleh PT Timah.

Melalui program fishing ground ini diharapkan bisa menambah wilayah tangkapan ikan nelayan sehingga nelayan tak perlu terlalu jauh untuk melaut dengan harapan dapat meningkatkan hasil tangkapan nelayan dengan adanya rumah ikan baru dari rumpon ikan yang ditenggelamkan.

Medio 2020-2025, PT Timah telah menenggelamkan 1.434 unit rumpon dengan berbagai bentuk di beberapa kawasan fishing ground di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang tersebar di Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka Tengah dan Kabupaten Bangka Barat.

Program fishing ground juga diharapkan dapat membantu nelayan setempat lebih terarah dan hemat BBM dalam mencari ikan. Untuk itu, PT Timah mengajak masyarakat untuk menjaga lokasi spot Fishing Ground.

Anggota holding Industri Pertambangan MIND ID ini berkolaborasi dengan kelompok nelayan dan kelompok masyarakat dalam program fishing ground. Selain itu, PT Timah juga melibatkan nelayan dalam pembuatan rumponnya.

Departement Head Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan mengatakan melalui Program Fishing Ground PT Timah berkomitmen untuk menjaga ekosistem laut sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan.

"Program Fishing Ground merupakan salah satu inisiatif PT Timah menjaga keberlanjutan eksositem laut yang dilakukan dengan berkolaborasi bersama masyarakat nelayan, pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan," ujar Anggi.

Program fishing ground yang dilaksanakan PT Timah Tbk juga selaras dengan implementasi Eniviromental Social Governance (ESG) yang dilaksanakan perusahaan dengan memberdayakan kelompok masyarakat dalam hal ini nelayan. (*/E88)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved