Selasa, 14 April 2026

Pendaki Alami Hipotermia di Bukit Pading

Kronologi Pendaki Terserang Hipotermia di Bukit Pading, Perjalanan dari Sore hingga Malam

Keempat pendaki yang mengalami kondisi darurat itu adalah Fitri (21), Rara (16), Rischa (15), dan Fikar (17). Mereka sebelumnya ikut dalam kegiatan...

Penulis: Sepri Sumartono | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Kronologi Pendaki Terserang Hipotermia di Bukit Pading, Perjalanan dari Sore hingga Malam - 20250602-PENDAKI-BUKIT-PADING-ALAMI-HIPOTERMIA-Timsar-Gabungan-melakukan-evakuasi.jpg
Istimewa/ Kansar Pangkalpinang
PENDAKI BUKIT PADING ALAMI HIPOTERMIA -- Timsar Gabungan melakukan evakuasi terhadap empat pendaki yang mengalami kelelahan hebat dan hiportermia, di jalur pendakian Bukit Pading Desa Perlang Kecamatan Lubukbesar Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ( Babel ), Senin (2/6/2025).
Kronologi Pendaki Terserang Hipotermia di Bukit Pading, Perjalanan dari Sore hingga Malam - 20250602-PENDAKI-ALAMI-HIPOTERMIA-Evakuasi-pendaki-yang-mengalami-hipotermia-4.jpg
Istimewa/ Kansar Pangkalpinang
PENDAKI ALAMI HIPOTERMIA -- Evakuasi pendaki yang mengalami hipotermia di jalur pendakian Bukit Pading Desa Perlang Kecamatan Lubukbesar Kabupaten Bangka Tengah, Senin (2/6/2025).
Kronologi Pendaki Terserang Hipotermia di Bukit Pading, Perjalanan dari Sore hingga Malam - 20250602-PENDAKI-ALAMI-HIPOTERMIA-Evakuasi-pendaki-yang-mengalami-hipotermia-5.jpg
Istimewa/ Kansar Pangkalpinang
PENDAKI ALAMI HIPOTERMIA -- Evakuasi pendaki yang mengalami hipotermia di jalur pendakian Bukit Pading Desa Perlang Kecamatan Lubukbesar Kabupaten Bangka Tengah, Senin (2/6/2025).

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Empat anggota Komunitas Sekam Babel mengalami hipotermia dan kelelahan hebat saat mendaki dan menuruni Bukit Pading, Desa Perlang, Kecamatan Lubukbesar, Kabupaten Bangka Tengah ( Bateng ), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ( Babel ), pada Minggu (1/6/2025).

Keempat pendaki yang mengalami kondisi darurat itu adalah Fitri (21), Rara (16), Rischa (15), dan Fikar (17). Mereka sebelumnya ikut dalam kegiatan pendakian bersama puluhan anggota komunitasnya ke puncak Bukit Pading.

Pertolongan pertama seperti berupaya menghangatkan tubuh dengan menyalakan api dilakukan Sekam Babel ke empat anggotanya yang mengalami hipotermia.

Keadaan yang genting menjadi penilaian Sekam Babel agar tidak hanya sampai pada upaya pertolongan pertama, tapi harus meminta bantuan evakuasi oleh Timsar.

Baca juga: Breaking News: Empat Pendaki Alami Hipotermia di Bukit Pading Bateng, Timsar Evakuasi hingga Subuh

Kakansar Pangkalpinang I Made Oka Astawa mengatakan, yang pertama menderita hiportermia dan kelelahan hebat adalah Fitri pada saat perjalanan turun dari puncak ke Pos 1 Anak Pading.

Perjalanan turun dari puncak Bukit Pading ke Pos 1 Anak Pading dilakukan Sekam Babel mulai dari pukul 16.00 WIB. 

Padahal, mereka baru saja sampai puncak pukul 15.30 WIB setelah menempuh perjalanan selama lima setengah jam dari Pos 1 Anak Pading sekitar pukul 10.00 WIB.

PENDAKI ALAMI HIPOTERMIA -- Evakuasi pendaki yang mengalami hipotermia di jalur pendakian Bukit Pading Desa Perlang Kecamatan Lubukbesar Kabupaten Bangka Tengah, Senin (2/6/2025).
PENDAKI ALAMI HIPOTERMIA -- Evakuasi pendaki yang mengalami hipotermia di jalur pendakian Bukit Pading Desa Perlang Kecamatan Lubukbesar Kabupaten Bangka Tengah, Senin (2/6/2025). (Istimewa/ Kansar Pangkalpinang)

Di tengah perjalanan tersebut, Fitri mengalami hipotermia dan kelelahan hebat sehingga seterusnya harus dibopong oleh temannya menuju ke Pos 1 Anak Pading.

Ketika Sekam Babel tiba di Pos 1 Anak Pading pukul 20.30 WIB, tiba-tiba tiga orang anggota lain yaitu Rara, Rischa dan Fikar juga terserang hiportermia.

"Pendaki mengalami hipotermia sehingga kesulitan melanjutkan perjalanan turun dari Bukit Anak Pading," katanya, Senin (2/6/2025).

Baca juga: Kisah Panjang Pasar Mambo, Dari Bioskop Kolonial ke Jantung Budaya Ngopi di Pangkalpinang

I Made Oka Astawa menduga kondisi cuaca yang mendung dan hujan sejak kemarin kemungkinan besar menerpa pendaki ketika dalam perjalanan.

Maka itu, Kansar Pangkalpinang mengimbau evakuasi ini sekaligus menjadi pengingat bagi para pendaki untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem dan pentingnya persiapan fisik maupun logistik yang matang sebelum melakukan kegiatan mendaki bukit. (Bangkapos.com/Sepri Sumartono)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved