Bangka Pos Hari Ini
Garuda Petik Pelajaran di Osaka, Erick: Kami Siap Lebih Baik di Putaran 4
Pelatih berusia 44 tahun itu juga kecewa karena banyak pemainnya yang mengalami cedera. Sebelum pertandingan ada Rizky Ridho yang mengalami hamstring
PELAJARAN berharga dipetik oleh Timnas Indonesia kala bertamu ke markas Jepang di Osaka.
Timnas Indonesia takluk 0-6 dari Jepang. Laga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Jepang vs Indonesia digelar di Suita City Football Stadium, Osaka, pada Selasa (10/6).
Ketua PSSI, Erick Thohir, berjanji akan mempersiapkan Timnas Indonesia lebih baik untuk putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia setelah dihabisi Timnas Jepang.
Erick Thohir juga berterima kasih kepada ribuan suporter yang telah mendukung Timnas Indonesia di Suita City Football Stadium, baik dari Tanah Air, Jepang, maupun negara lain.
“Terima kasih seluruh suporter yang sudah datang dan mendukung Timnas Indonesia di Osaka, Jepang maupun di Tanah Air,” ujar Erick Thohir lewat akun Instagramnya, @erickthohir, pada Selasa (10/6).
“Kita persiapkan tim agar bisa lebih baik untuk putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026,” jelas pria yang juga Menteri BUMN RI itu.
Kluivert Kecewa
Pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert mengaku kecewa dengan hasil pertandingan anak asuhnya.
“Ya ini sangat disayangkan. Ini bukan menjadi sebuah alasan tapi saya sangat menyayangkan itu,” kata Patrick Kluivert.
Pelatih berusia 44 tahun itu juga kecewa karena banyak pemainnya yang mengalami cedera.
Sebelum pertandingan ada Rizky Ridho yang mengalami hamstring dan harus absen di laga lawan Jepang Lalu saat pertandingan, Kevin Diks cedera dan digantikan Yakob Sayuri.
Parahnya lagi, Yakob Sayuri juga cedera dan digantikan oleh Marselino Ferdinan.
“Para pemain mengalami cedera dan saya harus melakukan perubahan,” kata Patrick Kluivert.
Sebagai pelatih, ia tentu tidak ingin merasakan pil pahit tersebut.
Taktik yang sudah disiapkannya seakan sia-sia karena banyaknya pemain yang cedera.
“Tapi ini adalah sepak bola karena ada perubahan yang tidak terduga. Saya udah perhitungkan ini dan sekarang terjadi,” ucap Patrick Kluivert.
Kekalahan telak ini menjadi pelajaran berharga bagi timnas Indonesia ke depan.
Terlebih, skuad Garuda akan bertarung pada Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang digelar Oktober mendatang.
Tersisa dua tiket ke Piala Dunia 2026 dari babak tersebut. Timnas Indonesia harus berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkannya.
“Yang harus saya katakan yakni kami perlu belajar lagi dari kekalahan besar ini.” “Kami sangat kecewa tapi harus bersiap untuk Putaran Keempat. Yang terpenting sekarang saya harus melihat hasil pertandingan ini. Kami harus sama-sama belajar dan mempersiapkan diri untuk laga selanjutnya,” tutup Patrick Kluivert.
Tampil Agresif
Jepang menang 6-0 atas Timnas Indonesia berkat gol Daichi Kamada (15', 45+6'), Takefusa Kubo (19'), Ryoya Morishita (55'), Shuto Machino (58'), dan Mao Hosoya (80').
Sejak awal pertandingan, Jepang memang tampil agresif. Tim tuan rumah banyak menguasai bola dalam kurun 10 menit awal pertandingan.
Jepang mendapatkan kans pertama melalui sundulan Shuto Machino usai menerima operan Junnosuke Suzuki pada menit ke11. Namun, gol tak tercipta lantaran tandukan Machino masih melambung.
Timnas Indonesia kemudian tertinggal 0-1 dari Jepang usai kemasukan gol tandukan Daichi Kamada pada menit ke-15. Kamada mampu menyundul masuk servis dari Shunsuke Mito dari sisi kiri penyerangan.
Bola sundulan Kamada sejatinya masih bisa dijangkau oleh kiper Timnas Indonesia, Emil Audero.
Namun, si kulit bulat terus melaju dan melampaui garis gawang Timnas Indonesia. Pada menit ke-19, Jepang menambah keunggulan melalui gol Takefusa Kubo.
Gol bermula dari penetrasi Kubo dari sisi kiri penyerangan. Sepakan kaki kiri Kubo sempat dimentahkan oleh Emil Audero. Tetapi, bola liar kembali bisa diraih Kubo.
Pemain Real Sociedad itu lalu melepaskan sepakan kaki kanan yang tak bisa dijangkau Audero maupun Justin Hubner yang mencoba menghalau di depan gawang.
Gol Kubo disahkan usai wasit asal Korea Selatan Kim Jeong-hyeok melakukan pengecekaan VAR (Video Assistant Referee) untuk dugaan offside.
Pada menit ke-25, Kevin Diks harus keluar lapangan dan tak bisa melanjutkan pertandingan karena cedera. Ia lalu digantikan oleh Yakob Sayuri.
Jepang kemudian nyaris saja mencetak gol ketiga andai tembakan Shunsuke Mito pada menit ke-28 tak ditepis oleh Emil Audero.
Pada menit ke-39, Yakob Sayuri yang belum lama masuk harus ditandu keluar karena cedera. Ia tumbang usai terlibat duel udara dengan Ayumu Seko dan Justin Hubner.
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, pun memasukkan Marselino Ferdinan untuk mengganti Yakob Sayuri. Gol ketiga nyaris saja tercipta untuk Jepang melalui tembakan cungkil Takefusa Kubo pada menit ke-44.
Gawang Indonesia selamat karena upaya Kubo itu masih sedikit menyamping ke kiri. Jepang kemudian menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0 berkat sepakan chip Daichi Kamada yang lolos dari kerumunan pemain bertahan Tim Garuda di area kotak 16 meter.
Masih Dominan
Pada masa jeda, Kluivert melakukan pergantian pemain. Ia memasukkan Ricky Kambuaya untuk menggantikan Beckham Putra. Sementara Hajime Moriyasu menarik keluar Daichi Kamada dan memainkan Keito Nakamura. Jepang masih dominan pada babak kedua.
Samurai Biru menajamkan keunggulan jadi 4-0 via sepakan kaki kanan Ryoya Morishita (55') yang tak bisa dibendung oleh Emil Audero. Baca juga: HT Indonesia Vs China 1-0, Garuda Unggul Berkat Gol Penalti Ole Romeny Ia menyongsong operan silang Shuto Machino.
Wasit mengesahkan gol tersebut usai melakukan pengecekan VAR. Selang tiga menit, Shuto Machino ganti tampil sebagai penyelesai. Ia menuntaskan operan cungkil Takefusa Kubo pada menit ke-58 dan membuat Jepang unggul 5-0.
Pada menit ke-65 Jepang nyaris saja menciptakan gol keenam andai Audero tak melakukan penyelamatan gemilang. Ia menunjukkan aksi cekatan dalam mementahkan tandukan Kaishu Sano.
Pemain Jepang itu mampu menyongsong bola muntah dengan tandukannya. Tetapi, peluang kedua dari Sano juga bisa dijangkau Audero dengan tangannya.
Jepang kian tak terkejar usai mereka menciptakan gol keenam melalu tembakan Mao Hosoya. Gol tersebut bermula dari akselerasi bagus Kota Tawaratsumida di sisi kiri penyerangan.
Operan silang Tawaratsumida tak bisa dihalau secara sempurna oleh barisan pertahanan Indonesia. Hosoya pun tinggal mendorong bola masuk ke gawang Indonesia.
Gol Hosoya itu mengunci kemenangan 6-0 Jepang atas Timnas Indonesia. (Kompas.com/bolasport.com)
| Kompak Pangkas Mobil Dinas, Bupati dan Wali Kota Siasati Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi |
|
|---|
| Kisah Guru Honorer Gowes 6 Km Berbuah Manis, Abdul Azis Dapat Motor dari Donasi |
|
|---|
| Harga LPG Nonsubsidi Melonjak, Warga Babel Berpotensi Beralih ke 'Gas Melon' |
|
|---|
| Residivis di Pangkalpinang Kuasai Sabu Rp3 Miliar |
|
|---|
| Band Pelajar SMAN 1 Manggar Jadi Pembuka Slank, Smone4U Siap Tampil di Panggung Besar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250611-Bangka-Pos-Hari-Ini-Rabu-11062025-112.jpg)