Selasa, 5 Mei 2026

Sosok Hikmatullah Anggota DPRD Cilegon Tabrak Pendemo dengan Mobil, Bantah Sengaja: Cuma Ditempel

"Itu kan cuma di tempel. Itu begitu doang, saya rem," ujar Hikmatullah melalui sambungan telepon, dikutip dari Kompas.com.

Tayang:
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Evan Saputra
Kolase Instafram @h.hikmatullah.official_ || Instagram @KompasTV
ANGGOTA DPRD TABRAK PENDEMO -- (kiri) ikmatullah, Anggota DPRD Cilegon dari Partai Gelora / (kanan) Tangkapan layar sebuah mobil yang diduga dikendarai anggota DPRD Cilegon dari Fraksi Gelora, Hikmatullah, menabrak salah satu pendemo hingga mengalami luka di kaki kiri. 

BANGKAPOS.COM -- Hikmatullah adalah anggota DPRD Kota Cilegon yang menabrak pendemo dengan mobil di depan PT Bungasari Flour Mills.

Usai menabrak pendemo, Hikmatullah keluar dari mobil dan dengan penuh emosi dan memaksa masuk ke dalam pabrik.

PT Bungasari Flour Mills adalah perusahaan yang diduga milik anak Hikmatullah.

Hikmatullah kini telah dilaporkan oleh serikat buruh ke polisi atas aksi penabrakan tersebut.

Video saat Hikmatullah tabrak pendemo dengan mobil viral di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Hikmatullah membantah melakukannya dengan sengaja.

Baca juga: Inilah Pemilik Kapal Pengangkut Nikel Raja Ampat JKW Mahakam dan Dewi Iriana

Ia menyebut bahwa akisnya itu hanya sebaats shock terapy.

"Saya maksa sekadar untuk nge-ghost kepada mereka (pedemo). Kalau saya niat nabrak, patah engga kaki orang?"

"Itu kan cuma di tempel. Itu begitu doang, saya rem," ujar Hikmatullah melalui sambungan telepon, dikutip dari Kompas.com.

Sosok Hikmatullah

Hikmatullah adalah politisi Partai Gelora.

Saat ini dia duduk sebagai Anggota DPRD Cilegon dari Dapil 3 Ciwandan-Citangkil.

Pria yang biasa disapa Haji Hikmat ini lahir di Cigading, Kampung Keramat, Kelurahan Tegalratu, Kecamatan Ciwandan, Cilegon, 3 Juli 1973.

Hikmatullah resmi dilantik sebagai anggota DPRD pada Rabu (4/9/2024) bersama 40 anggota terpilih lainnya untuk masa jabatan 2024-2029.

Selain anggota DPRD Cilegon, pria yang menyandang gelar Sarjana Sosial (S.Sos) itu juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gelora Kota Cilegon.

Dikutip dari Tribun Banten, berdasarkan laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) Tahun 2024, Hikmatullah tercatat memiliki total harta kekayaan mencapai Rp 6,34 miliar.

Adapun harta kekayaan yang dimiliki Hikmatullah tersebut terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 5.172.600.000.

Hikmatullah juga tercatat memiliki alat transportasi dan mesin berupa mobil Mazda CX-5 Kuro Limited Edition Tahun 2023, mobil Toyota Hilux 1 Cabin tahun 2020 dan motor Vespa Primavera IGET tahun 2021 denganm total senilai Rp 731 juta.

Kemudian harta lainnya diperoleh dari surat berharga senilai Rp 425 juta, serta kas dan setara kas senilai Rp 19.146.000

Hikmatullah tercatat memiliki harta kekayaan dengan total sebanyak Rp 6.347.746.000, tanpa memiliki utang.

Tabrak Pendemo dengan Mobil

Insiden mengejutkan terjadi saat aksi mogok kerja yang digelar oleh Federasi Serikat Buruh Pekerja Kimia Energi dan Pertambangan (FSPKEP) di depan pabrik kawasan Cilegon.

Sebuah mobil yang diduga dikendarai anggota DPRD Cilegon dari Fraksi Gelora, Hikmatullah, menabrak salah satu pendemo hingga mengalami luka di kaki kiri.

Ketika datang, Hikmatullah mengendarai mobil Mazda putih dengan nomor polisi B 2822 NFA.

Peristiwa berlangsung sekitar pukul 07.00 WIB saat para buruh melakukan aksi mogok kerja dan memblokade pintu masuk pabrik.

Korban, Hasan, menceritakan bahwa mobil tiba-tiba menerobos barisan massa aksi dan menabraknya hingga kakinya terjepit antara mobil dan pagar besi.

Meski mengalami luka, pengemudi mobil justru turun dan tidak segera menggeser kendaraan.

Hikmatullah membantah melakukan tindakan arogan atau sengaja menabrak pendemo.

Ia menyebut bahwa tindakannya itu hanya sebatas shock terapy saja.

"Saya maksa sekadar untuk nge-ghost kepada mereka (pedemo). Kalau saya niat nabrak, patah engga kaki orang?"

"Itu kan cuma di tempel. Itu begitu doang, saya rem," ujar Hikmatullah melalui sambungan telepon, dikutip dari Kompas.com.

"Saya turun. Saya dorong mereka, karena mereka tidak mau minggir," kata politisi fraksi PPP Bergelora ini.

Menurut laporan, para pendemo ini protes lantaran ada temannya yang dipindahtugaskan ke Kota Medan.

Mereka kemudian melakukan blokade pintu masuk, hingga kendaraan angkut perusahaan tidak bisa masuk.

Dampak dari pemblokadean ini, para buruh harian tidak bisa bekerja.

Inilah yang membuat Hikmatullah marah.

"Sekarang pertanyaan saya. Dari semua cerita saya, yang arogan siapa? Diajak ngomong, nggak bisa," tuturnya.

"Saya kan hanya shock therapy. Kalau mereka arogan, saya juga bisa arogan. Gitu lho," tandas Hikmatullah.

Sementara itu, kuasa hukum Hikmatullah menyatakan bahwa ada kesalahpahaman.

Anggota DPRD tersebut hanya ingin masuk ke pabrik untuk memeriksa pekerjaan setelah libur panjang.

Video insiden ini viral di media sosial dan memicu kemarahan publik.

Banyak netizen mengutuk tindakan anggota DPRD yang dianggap arogan dan tidak menghormati hak buruh untuk berdemonstrasi.

Buntut peristiwa penabrakan, sejumlah buruh mendatangi Kantor DPRD Kota Cilegon untuk proses mediasi sekaligus melaporkan Hikmatullah.

Sempat terjadi ketegangan dalam pertemuan itu. Serikat buruh juga segera melaporkan aksi penabrakan tersebut ke polisi.

Reaksi dan Tindak Lanjut

Ketua FSPKEP, Rudi Sahrudin, menyayangkan tindakan tersebut dan menyatakan akan menindaklanjuti dengan proses hukum, termasuk kemungkinan melapor ke polisi.

Mediasi antara pendemo dan DPRD Cilegon tengah berlangsung untuk membahas insiden ini.

Ketua DPRD Cilegon, Rizki Khairul Ikhwan, mengaku belum menerima laporan resmi dan masih menunggu hasil audiensi dengan Komisi II DPRD.

Hikmatullah juga belum dipanggil untuk klarifikasi lebih lanjut.

(Bangkapos.com/Tribun-Medan.com/Wartakotalive.com/KompasTV)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved