Rabu, 6 Mei 2026

Gubernur Babel Temui Investor China Bahas Pembangunan Kawasan Pasir Padi Bertaraf Internasional

pemerintah menyiapkan lahan dan perizinan ke pusat akan kami fasilitasi. Kami minta konsep desain kota baru ini dengan sebaik mungkin agar terlihat...

Tayang:
Istimewa/ Jo Fandi Diskominfo Babel
KETEMU INVESTOR -- Gubernur Babel, Hidayat Arsani saat bertemu langsung dengan perwakilan investor asal China dalam rangka pembahasan kerja sama pengembangan kawasan Pasir Padi, Kamis (12/6/2025). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, menggelar pertemuan dengan perwakilan investor asal China guna membahas peluang investasi pengembangan kawasan Pasir Padi, Kamis (12/6/2025). Pertemuan berlangsung di Rumah Dinas Gubernur Babel, usai ia menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Jakarta.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Yu Jianguo, perwakilan dari China Communications Construction Company (CCCC), yang menyatakan ketertarikan kuat untuk melanjutkan penjajakan investasi di Babel. Sebelumnya, pertemuan awal telah dilakukan melalui Penjabat Sekda Babel, Fery Afriyanto.

Dalam diskusi tersebut, Gubernur Hidayat mengungkapkan rencana strategis menjadikan kawasan Pasir Padi sebagai pusat industri dan pariwisata melalui program reklamasi pantai. Ia menyebut pemerintah provinsi juga siap mendukung segala kebutuhan administratif, termasuk proses perizinan ke pusat. 

“Kami pemerintah menyiapkan lahan dan perizinan ke pusat akan kami fasilitasi. Kami minta konsep desain kota baru ini dengan sebaik mungkin agar terlihat istimewa dengan adanya pelabuhan internasional, real estate, jembatan, dan golf. Saya ingin menjadikan Pasir Padi seperti Batam,” ujar Gubernur.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa Babel merupakan daerah dengan potensi sumber daya alam melimpah dan tingkat keamanan yang tinggi.

“Bangka Belitung adalah daerah yang kaya sumber daya alam, dan juga daerah paling aman di Sumatera, sehingga banyak yang suka dengan Bangka Belitung,” tambahnya.

Sementara itu, Yu Jianguo menyambut baik visi yang disampaikan. Ia menyatakan akan mengajak dua perusahaan lainnya bergabung dalam proyek tersebut, serta mengusulkan pembangunan perguruan tinggi bahasa Mandarin bertaraf internasional di Babel.

“Keinginan kami membangun pelabuhan internasional, karena (Pulau) Bangka ini salah satu jalur strategis yang menghubungkan Bangka–Asia–Australia, dan akses ke Laut China Selatan sangat mudah,” ungkapnya.

Selain posisi geografis yang strategis, Yu Jianguo juga menyampaikan bahwa kekayaan timah di Babel menjadi daya tarik tersendiri, mengingat relevansinya dengan pengembangan teknologi timah di Tiongkok.

Rencana ini akan dilaporkan Yu kepada pimpinan perusahaan di China untuk tahap pembahasan lebih lanjut. Ia juga mengundang Gubernur Hidayat Arsani untuk melakukan kunjungan balasan ke kantor perwakilan perusahaan di Jakarta.

“Kita menunggu kedatangan para ahli untuk mengerjakan ini, karena kami Pemerintah Provinsi siap membuka diri dengan investor. Saya juga menunggu undangan perusahaan kapan saja,” tutup Gubernur. (*/E1)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved