Senin, 4 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

Ketua DPRD Pangkalpinang Dukung SPMB Bebas Titipan, Komitmen Harus Tegas, Bukan Sekadar Formalitas

Abang Hertza, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026 yang lebih profesional dan transparan. 

Tayang:
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Hendra
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah 
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pangkalpinang, Abang Hertza 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pangkalpinang, Abang Hertza, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026 yang lebih profesional dan transparan. 

Ia berharap proses rekrutmen siswa baru tingkat SD dan SMP berlangsung tanpa kisruh atau praktik tidak sehat seperti titipan atau intervensi dari pihak-pihak berkepentingan.

"Saya sangat mendukung pelaksanaan SPMB yang bersih. Bahkan beberapa waktu lalu saya sampaikan langsung ke dinas terkait agar proses ini dijalankan secara profesional. Kita ingin tidak ada lagi carut-marut seperti tahun-tahun sebelumnya," ujar Hertza kepada Bangkapos.com, Senin (16/6/2025).

Menurutnya, komitmen Pemkot Pangkalpinang dalam menata sistem pendidikan mulai menunjukkan hasil positif, khususnya pada pelaksanaan SMPB tingkat SD yang berjalan relatif lancar. 

Ia menilai keberhasilan tersebut harus dilanjutkan di tingkat SMP dengan konsistensi pada zonasi, domisili, dan pemerataan akses pendidikan.

"Memang tidak mungkin tanpa masalah, tapi kita bisa minimalisir. Kami lihat untuk SD sudah cukup baik. Sekarang tinggal bagaimana sistem di SMP berjalan lebih rapi dan adil. Sekolah yang kekurangan murid pun harus mendapat perhatian untuk pemerataan," tambahnya.

Saat ditanya mengenai potensi praktik titipan atau campur tangan oknum, Ketua DPRD menegaskan bahwa integritas pelaksana di lapangan menjadi kunci utama. 

Ia menyebut keberhasilan SPMB tidak hanya bergantung pada regulasi, tetapi juga pada komitmen moral para pelaksananya.

"Komitmen ini harus datang dari leading sector-nya, dalam hal ini dinas pendidikan. Kalau oknum-oknum di dalamnya masih bermain, ya sistem sebagus apa pun tetap bisa disalahgunakan. Kita tidak bisa selalu menyalahkan lembaganya, tapi harus jujur melihat ke personal yang menjalankan," ungkap Hertza.

Ia juga mengingatkan bahwa DPRD akan tetap melakukan pengawasan terhadap jalannya SPMB tahun ini, baik dari sisi sistem daring maupun pelaksanaan di lapangan. 

Semua pemangku kepentingan diminta menjaga integritas agar proses seleksi benar-benar memberikan keadilan bagi seluruh peserta didik.

"Kalau kita profesional, kita tahu mana yang bisa dan tidak bisa dilakukan. Jangan sampai praktik-praktik lama muncul kembali hanya karena ada celah dan kelengahan," tegasnya.

SMPB jenjang SMP di Kota Pangkalpinang dibuka mulai 16 hingga 21 Juni 2025. 

DPRD berharap seluruh pihak dapat bekerja sama menjaga kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved