Sabtu, 11 April 2026

Berita Pangkalpinang

Stok dan Harga Gula di Pangkalpinang Stabil, Diskopdag Pastikan Pasokan Aman

Berdasarkan data dari distributor utama, CV Bangka Putra Persada, terdapat stok awal sebesar 72 ton, yang kemudian ditambah pengadaan baru ...

bangkapos.com/ Andini Dwi Hasanah
RITEL -- Stok gula kemasan dan curah tampak melimpah di salah satu ritel modern di Jalan KH Abdurahman Siddik, Kota Pangkalpinang, Kamis (26/6/2025). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskopdag) memastikan bahwa ketersediaan dan harga gula di wilayah tersebut dalam kondisi stabil dan terkendali.

Kepala Diskopdag Kota Pangkalpinang, Andika Saputra menyatakan, stok gula saat ini mencukupi kebutuhan masyarakat. 

Berdasarkan data dari distributor utama, CV Bangka Putra Persada, terdapat stok awal sebesar 72 ton, yang kemudian ditambah pengadaan baru sebanyak 60 ton. Dari total tersebut, sekitar 56 ton telah disalurkan ke pasar, dan stok akhir yang tersedia saat ini mencapai 76 ton.

"Untuk stok gula, sejauh ini tidak pernah mengalami kendala. Pasokan terus tersedia, apalagi gula PSM baru saja masuk. Ini tentu sangat membantu menjaga ketersediaan di pasar," ujar Andika kepada Bangkapos.com, Kamis (26/6/2025).

Selain memastikan ketersediaan, Andika juga menegaskan bahwa harga gula masih cenderung stabil di sejumlah pasar tradisional di Pangkalpinang. Harga gula PSM saat ini dipasarkan sebesar Rp19.000 per kilogram, sedangkan harga gula curah berada di kisaran Rp18.000 per kilogram.

"Dengan kondisi ini, kami pastikan bahwa harga dan pasokan gula di Kota Pangkalpinang tetap aman dan terkendali. Kami terus memantau distribusi serta perkembangan harga di lapangan, agar masyarakat tidak terbebani menjelang momen hari besar keagamaan," tambahnya.

Diskopdag juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying), mengingat ketersediaan gula dipastikan aman dalam waktu dekat. 

Pihaknya terus berkoordinasi dengan para distributor dan pedagang pasar untuk menjaga kelancaran suplai serta mencegah spekulan yang dapat mengganggu stabilitas harga. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved