Berita Viral
Awal Mula Agam Rinjani Open Donasi, Sempat Menolak Kini Uang Terkumpul Lebih dari Rp 1,3 Miliar
Adapun awal mula Agam open donasi yakni saat ia melakukan live atau siaran langsung di media sosial. Kemudian beberapa orang berinisatif menggalang
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: fitriadi
BANGKAPOS.COM -- Agam Rinjani sempat menolak untuk menerima open donasi dari netizen yang menganggap dirinya pahlawan evakuasi jenazah Juliana Marins, pendaki asal Brasil yang jatuh ke jurang Gunung Rinjani.
Menurut Agam, apa yang ia lakukan terhadap Juliana Marins, adalah bentuk kemanusiaan.
Ia melakukan misi evakuasi bersama Tim SAR dengan niat tulus.
Baca juga: Kisah Agam Relawan Evakuasi Jenazah Juliana Marins Dijuluki Pahlawan Rinjani, Nginap Temani Jenazah
Namun, pada akhirnya Agam mau menerima sumbangan.
Meski begitu, ia akan membagi uang tersebut dengan rekan-rekan yang terlibat dalam penyelamatan.
Dilansir dari Kompas.com, Agam juga akan menggunakan dana tersebut untuk melakukan reboisasi terhadap gunung-gunung yang dilaluinya di Indonesia.
Adapun awal mula Agam open donasi yakni saat ia melakukan live atau siaran langsung di media sosial.
Kemudian beberapa orang berinisatif menggalang dana untuk disalurkan kepada Agam.
Baca juga: Terungkap Kondisi Terakhir Juliana Marins, Kepala Retak hingga Tubuh Patah, Agam: Tak Mungkin Hidup
Beberapa netizen menulis, "Bagaimana kami dapat membantu secara finansial?"
Ada juga yang menulis, "Minta rekening bank-nya agar kami dapat membantu."
Warga Brasil Galang Donasi Tembus Rp1,3 M
Sejak Kamis (26/6/2025), beredar gerakan open donasi di kalangan warganet Brasil sebagai bentuk penghargaan terhadap Agam Rinjani.
Agam Rinjani memiliki nama asli Abdul Haris Agam.
Ia merupakan seorang relawan pencarian dan penyelamatan (rescuer) yang terlibat dalam misi evakuasi Juliana Marins, WNA asal Brasil yang jatuh saat pendakian pada 21 Juni 2025 lalu dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Dikutip dari Facebook Hai Lotim, hingga Jumat (27/6/2025) pukul 13.11 WITA, donasi yang terkumpul telah melampaui target.
Target awal: 350.000 real Brasil
Terkumpul: 451.226 real Brasil
Setara: ± Rp1.335.196.685 (kurs saat ini)
Penggalangan dana dilakukan melalui situs resmi voaa.me/agam, platform donasi yang banyak digunakan di Brasil.
Dalam sejumlah unggahan yang beredar di media sosial, open donasi ini disebut sebagai bentuk apresiasi dari warga Brasil terhadap keberanian dan dedikasi Agam dalam misi penyelamatan yang menyita perhatian publik Brasil.
Beberapa postingan bahkan mencantumkan nomor rekening pribadi Agam, lengkap dengan SWIFT code dan email atas namanya, sebagai alternatif donasi langsung.
Menariknya, unggahan open donasi ini juga sempat dibagikan melalui fitur kolaborasi di akun Instagram pribadi milik Agam Rinjani.
Hal ini makin memperkuat validitas kampanye dan keterlibatan langsung sang rescuer.
Hingga artikel ini dipublikasikan, belum ada pernyataan resmi terkait mekanisme penyaluran dan penggunaan dana yang telah terkumpul.
Namun donasi terus mengalir, menunjukkan antusiasme dan solidaritas warga Brasil terhadap aksi kemanusiaan yang dilakukan Agam.
Informasi akan diperbarui seiring perkembangan data resmi mengenai peruntukan donasi.
Tim SAR Sempat Kecewa
Sosok Agam dielu-elukan usai melakukan evakuasi terhadap Juliana Marins, pendaki Gunung Rinjani asal Brasil.
Agam merupakan relawan yang terlibat mengevakuasi jenazah Juliana dari jurang Gunung Rinjani.
Kini sosoknya dijuluki sebagai pahlawan oleh nitizen Brasil.
Bahkan keluarga Juliana Marins mengatakan kalau saja Agam Rinjani tiba lebih dulu di lokasi, maka ceritanya akan berbeda.
Dieluh-eluhkan hingga dijuluki pahlawan, ternyata tim SAR kini mengaku kecewa dengan Agam.
Sebeb Agam merupakan salah satu dari total empat orang rescuer yang turut melakukan evakuasi jenazah Juliana Marins.
Tim SAR mempertanyakan apakah bisa Agam seorang diri membawa jasad Juliana Marins keluar dari jurang.
Bukan itu saja, anggota Tim SAR juga kecewa karena ada penggalangan donasi yang dikirim ke rekening atas nama Abdul Haris Agam.
Bahkan penggalangan donasi itu tanpa sepengetahuan Tim SAR yang ikut dalam evakuasi.
Kekecewaan ini diungkapkan oleh Rio Pratama, anggota Tim SAR yang ikut dalam operasi evakuasi Juliana Marins.
Meski pada evakuasi itu Rio tidak termasuk dalam tujuh orang yang terjun ke jurang, namun ia jadi satu dari 23 rescuer support system peralatan di atas pegunungan.
Rio bersama Tim SAR lainnya ikut menarik tali yang membawa Agam dan jasad Juliana Marins.
Menurut Rio, tanpa kerja sama para Tim SAR, Agam tidak akan bisa membawa jasad Juliana ke punggung gunung.
"Jutaan orang bilang @agam_rinjani adalah pahlawan.. Pertanyaan saya, apakah bisa agam evakuasi sendiri ..?,
Apakah bisa agam membawa dan mempersiapkan peralatan untuk evakuasi sendiri ?," tulisnya di akun Instagram @riodansatyo.
Ia menulis itu sambil memposting video bagaimana anggota tim SAR lainnya ikut bergelantungan di jurang.
Kemudian para anggota lainnya yang ikut menyiapkan tali untuk Agam dan yang lainnya.
Rio mengaku kalau ia dan anggota Tim SAR tidak berharap disebut pahlawan.
"Ok mungkin video ini bisa menjawab dan menjelaskan, Kami Bukan Pahlawan dan tidak berharap di bilang pahlawan. Bergerak atas dasar kemanusiaan untuk menjaga nama baik Indonesia.
4 rescuer Di titik Korban
3 rescuer standby di pelataran ujung tebing
23 rescuer support System peralatan di Atas punggungan," tulisnya lagi.
Rio bahkan menyindir rescuer yang sedang menjadikan momen ini sebagai panggung untuk dirinya sendiri.
"Awalnya saya tidak perdulikan permasalahan ini, karena memang setiap orang mempunyai maksud sendiri sendiri di setiap evakuasi, ada yang mencari pahala, ada yang tulus untuk kemanusiaan dan ada pula yang menjadikan panggung untuk dirinya sendiri. Tidak ada masalah itu hak masing-masing," tulis Rio.
Namun ia menyindir adanya postingan berisi open donasi untuk Agam.
Ia pun mempertanyakan, kenapa Agam tidak memberi tahu pada tim yang lainnya soal penggalangan dana tersebut.
"Yang membuat saya miris dan sedih adalah ketika muncul sebuah postingan bahwa ada Open Donasi Untuk agam … ini ada apa..? Kenapa tidak memberi tau tim, perihal ini..?," tulis dia lagi.
Bahkan ia juga memposting di Insta Story sambil menandai akun @agam_rinjani.
Ia memposting donasi untuk Agam yang sudah terkumpul lebih dari Rp 1 miliar.
"Mau sampe berapa miliar bro ? Kenapa harus ada donasi-donasi an bro..," tulis Rio di Insta Story.
Rupanya setelah itu, postingan soal donasi di akun Instagram Agam Rinjani pun langsung dihapus.
Padahal Rio hanya mempertanyakan kenapa Agam tidak diskusi dulu dengan Tim SAR.
"Kenapa dihapus Postingan Donasi di feed nya @agam_rinjani !
Teman-teman team hanya butuh penjelasan. Di luar empati masyarakat Brasil, ini sangat tidak etis. Karena dari awal tidak ada program donasi-donasi macam ini apalagi sampai ke rekening pribadi dan mengatasnamakan untuk team," tulisnya.
Hingga berita ini dibuat, Agam Rinjani belum berkomentar apapun.
Ia masih merepost beberapa postingan di Insta Story, namun tidak menanggapi soal donasi itu.
Terbaru, anggora Tim SAR yang sebelumnya mengungkapkan kekecewaanya akhirnya bertemu dengan Agam dan membahas soal donasi yang dibuka.
Dalam potretnya bersama Agam, Rio menyebutkan alasan donasi itu dilakukan karena untuk rinjani lebih baik aman dan nyaman.
"Kita berteman dan kadang berselisih faham, hari ini kita sudah berteman dan membicarakan semuanya kenapa ada donasi untuk apa donasi itu nantinya.
Untuk Rinjani lebih baik aman dan nyaman," tulis Rio, Jumat (27/6/2025).
Sementara, dalam story selanjutnya para Tim SAR berkumpul.
"Alhamdulillah Tim kembali berkumpul paket komplit, pokoknya sepaket komplit kita bertemu lagi para pejuang Rinjani yang siap penangan rest crew, pasukan berani mati takut lapar," kata salah satu Tim SAR saat berkumpul.
(Bangkapos.com/TribunSumsel.com/TribunnewsBogor.com)
Siapa Oknum Jaksa yang Disebut Peras Annar Sampetoding Rp5 M Agar Bisa Bebas, Dibantah Kejati Sulsel |
![]() |
---|
Siapa Salsa Erwina, Juara Debat se-Asia Pasifik Tantang Ahmad Sahroni Bicara Soal Tunjangan Gaji DPR |
![]() |
---|
Siswandi Pelaku Kekerasan Terhadap Syahpri Dokter RSUD Sekayu Ditangkap saat Bersama Anak Kecil |
![]() |
---|
Sosok Ustaz Evie Effendi Pendakwah Terkenal di Bandung Diduga KDRT ke Anak, Pernah Dipenjara |
![]() |
---|
Biodata Yetty Wijaya Penyanyi Senior Meninggal Dunia, Ditemukan Sudah Kaku di Rumah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.