Selasa, 19 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

Hadiri HUT Dekranas ke-45 di Balikpapan, Noni Hidayat Arsani Harap Perajin Babel Lebih Diberdayakan

Noni Hidayat Arsani berpesan, agar para pengurus Dekranasda Bangka Belitung dapat lebih meningkatkan pemberdayaan para perajin.

Tayang:
Penulis: iklan bangkapos | Editor: Hendra
Diskominfo Babel
Acara pembukaan Hari Ulang Tahun Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-45, Rabu (9/7/2025). 

BANGKAPOS.COM, BALIKPAPAN - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani turut hadir pembukaan Hari Ulang Tahun Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-45, di Balikpapan, Rabu (9/7/2025).

Peringatan Hari Dekranas yang mengusung tema "Perajin Berdaya, Mendunia" ini dibuka oleh Ketua Umum Dekranas, Selvi Ananda Gibran Rakabuming, di Balikpapan Sport Convention Center (BSCC) Dome.

Ketua Dekranasda Babel bersama rombongan ikut hadir bersama dengan 4.000 tamu undangan lainnya dari seluruh Indonesia.

Usai pembukaan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-53 di Samarinda, Noni Hidayat Arsani tetap bersemangat mengikuti ajang pertemuan pengurus Dekranasda se-Indonesia tersebut.

Terlebih setelah mendengarkan arahan dari Ketua Umum Dekranas, Selvi Ananda Gibran Rakabuming.

Dalam sambutannya, Ketua Umum mendorong Dekranasda di daerah agar aktif membina perajin kecil yang belum tersentuh pasar.

Pembinaan diharapkan dapat dilakukan secara bergilir dan merata, agar seluruh perajin merasakan manfaatnya.

Menanggapi hal tersebut, Noni Hidayat Arsani turut berpesan, agar para pengurus Dekranasda Babel dapat meningkatkan pemberdayaan para perajin.

“Semua pengurus Dekranasda Babel saya harap bahu-membahu membantu para perajin,” terang Noni.

Noni juga menegaskan bahwa sosialisasi dan pendampingan terhadap perajin harus terus dilaksanakan, khususnya dalam hal pemahaman mengenai digitalisasi untuk memasarkan produk.

“Sekarang media sosial menjadi ujung tombak UMKM untuk naik kelas. Untuk itu, saya berharap UMKM diberikan pelatihan dan pendampingan dalam penggunaan digitalisasi guna meningkatkan pemasarannya. Kemudian yang kedua, yakni membantu dalam hal perizinan dan juga aspek permodalan,” ungkapnya.

Ia menilai, selama 45 tahun terakhir, peran Dekranas telah menghasilkan banyak gebrakan yang membuat produk Indonesia dikenal hingga mancanegara.

“Namun, sebelum perajin kita mendunia, ada baiknya terlebih dahulu merajai pasar domestik,” pungkasnya. (*/E1)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved