Berita Bangka Selatan
DLH Basel Pangkas Pohon Rawan di Jalan Teladan Demi Keselamatan Warga
pemangkasan dilakukan atas dasar laporan masyarakat yang khawatir terhadap keberadaan pohon-pohon besar yang berpotensi mem...
Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka Selatan ( Basel ) melakukan pemangkasan pohon di sejumlah titik rawan di sepanjang ruas Jalan Teladan Baru, Kelurahan Teladan, Kecamatan Toboali, Rabu (30/7/2025). Langkah ini diambil demi menjaga keselamatan warga dan pengendara yang melintasi jalur tersebut.
Sekretaris DLH Bangka Selatan, Agung Prasetyo, mengatakan, pemangkasan dilakukan atas dasar laporan masyarakat yang khawatir terhadap keberadaan pohon-pohon besar yang berpotensi membahayakan, terutama saat cuaca ekstrem.
Ada 5 titik pohon yang dipangkas lantaran ditakutkan membahayakan keselamatan masyarakat.
DLH turut bekerja sama dengan pihak PLN karena lokasi pohon yang dipangkas berada dekat dengan instalasi listrik.
“Tadi kami kerja sama dengan PLN di Jalan Teladan soalnya yang disitu lokasinya dekat tikungan. Tadi baru selesai 3 pohon masih 2 pohon lagi yang belum di pangkas,” kata dia kepada Bangkapos.com.
Baca juga: Autopsi Jenazah ZA Diduga Korban Bullying Berlangsung 2,5 Jam, Ini Penjelasan Dokter Forensik
Kemudian untuk dua titik pohon lainnya itu akan segera ditindaklanjuti mengingat perlu koordinasi antara DLH dan PLN supaya proses penebahan pohon tidak mengganggu jarigan listrik masyarakat.
“Karena kerjasama dengan PLN tadi pemadaman di sekitar situ dari jam 09.00 hingga 12.00,” jelasnya.
Kata Agung, pihaknya memang sering menerima laporan masyarakat terkait pohon-pohon yang dianggap mengganggu aktivitas sehari-hari.
Namun, pihaknya tidak serta merta langsung melakukan pemangkasan apalagi penebangan terhadap pohon tersebut.
“Kita lihat dulu kondisinya seperti apa, karena kadang enggak semuanya mengganggu. Pohon itu kan penting juga untuk tempat berteduh kita, apalagi kita nanamnya kan perlu waktu bertahun-tahun,” tuturnya.
Lanjut dia, pada dasarnya, jika memang ada pohon-pohon yang setelah dicek ternyata memang mengganggu dan berpotensi membuat membahaya, pihaknya berupaya semaksimal mungkin untuk menindaklanjutinya.
“Intinya untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan masyarakat atau pengendara yang melewati jalan situ,” imbuhnya. (Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)
| Pemkab Bangka Selatan Perketat Pengawasan, Harga TBS Sawit Petani Ditargetkan Minimal Rp2.800 |
|
|---|
| Harga TBS Masih Dibahas, Perusahaan di Bangka Selatan Tunggu Hasil Kesepakatan |
|
|---|
| Apkasindo Bangka Selatan Pasang Batas, Harga Sawit Tidak Boleh di Bawah Rp2.800 |
|
|---|
| Harga TBS Petani Anjlok, Pemkab Bangka Selatan Ungkap Penyebabnya |
|
|---|
| Harga TBS Minimal Rp2.800, Ini Strategi Pemkab Bangka Selatan Lindungi Petani |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250730-PEMANGKASAN-DAHAN-DLH-Bangka-Selatan-bekerja-sama.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250730-PEMANGKASAN-DAHAN-DLH-Bangka-Selatan.jpg)