Jumat, 17 April 2026

Peringati Hari Mangrove Sedunia, PT Timah Tanam 5.000 Pohon Mangrove di Desa Rajik Basel

Hari ini Allah masih memberi kita oksigen, dan salah satu sumbernya berasal dari pohon mangrove. Maka mari kita jaga bumi ini bersama. Kami ...

Istimewa/ PT Timah
PT Timah Tbk bersama Karang Taruna Desa Rajik melaksanakan penanaman 5.000 pohon mangrove di kawasan Pantai Batu Bedaun, Desa Rajik, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, Selasa (29/7/2025). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- PT Timah Tbk bersama Karang Taruna Desa Rajik melaksanakan aksi penanaman 5.000 pohon mangrove di kawasan Pantai Batu Bedaun, Desa Rajik, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, Selasa (29/7/2025), dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia.

Aksi penghijauan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara dunia industri dan masyarakat dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain sebagai langkah pelestarian lingkungan, penanaman mangrove juga bertujuan memperkuat kawasan pesisir dari ancaman abrasi, mendukung habitat biota laut.

Camat Simpang Rimba, Nurmansyah, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian PT Timah terhadap lingkungan. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga alam, salah satunya melalui pelestarian mangrove.

"Hari ini Allah masih memberi kita oksigen, dan salah satu sumbernya berasal dari pohon mangrove. Maka mari kita jaga bumi ini bersama. Kami sangat mendukung sinergi PT Timah dan Karang Taruna dalam upaya pelestarian lingkungan," ungkap Nurmansyah.

Ia menambahkan, fungsi mangrove sangat vital, baik secara ekologis maupun dalam mendukung kegiatan ekonomi berkelanjutan, bahkan sejalan dengan aktivitas pertambangan yang ramah lingkungan.

"Mangrove mampu mencegah abrasi, menjadi habitat bagi ikan kecil, menyerap karbon, mencegah polusi, hingga mengatur kualitas air. PT Timah telah menunjukkan komitmen luar biasa meski beroperasi di sektor pertambangan," lanjutnya.

Senada, Kepala Desa Rajik, Ruslan, juga mengapresiasi kehadiran PT Timah yang turut aktif dalam menjaga lingkungan sekitar wilayah produksi.

"Hari ini PT Timah hadir bukan untuk mengambil, tetapi untuk memberi dan merawat. Semoga sinergi ini terus terjalin harmonis demi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat kami," kata Ruslan.

Ia berharap dukungan PT Timah tidak berhenti di kegiatan penanaman, tetapi berlanjut untuk mendukung berbagai inisiatif warga, termasuk pengembangan potensi lokal.

"Kami berharap ke depan PT Timah juga dapat membantu pengembangan kawasan wisata Pantai Batu Bedaun. Misalnya mendukung pembangunan jembatan sebagai spot foto, serta mushola yang saat ini belum tersedia," imbuhnya.

Ketua Karang Taruna Desa Rajik, Yogi Ariyansyah, turut menyambut positif aksi penanaman ini. Menurutnya, keberadaan mangrove sangat penting, terutama di wilayah yang menjadi salah satu penghasil timah terbesar.

"Mangrove mampu menahan abrasi, menjadi tempat bertelur ikan, dan memperkuat ekosistem pantai. Kami mengapresiasi PT Timah yang peduli terhadap dampak lingkungan. Ini bukti bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya perusahaan," ujar Yogi.

Ia juga berharap PT Timah dapat mendukung pengembangan potensi wisata dan fasilitas umum di kawasan tersebut untuk mendorong kemajuan Desa Rajik secara berkelanjutan.

Pekan lalu, PT Timah bersama HNSI Kabupaten Bangka juga melaksanakan penanaman mangrove di kawasan Nelayan II, Sungailiat, Kabupaten Bangka. (*/E88)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved