Senin, 27 April 2026

Harga Handphone

Harga Hp iPhone 16e Makin Murah, Sekarang Jadi Cuma Segini

iPhone 16e adalah model iPhone terbaru dari Apple yang dirilis pada 19 Februari 2025, dan tersedia di Indonesia mulai 11 April 2025. harganya?

Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
Dokumen Apple.com
HARGA IPHONE 16E -- Tangkap Layar dari Apple.com terkait peluncuran iPhone 16 E yang dirilis pada hari Rabu (19/2/2025) waktu setempat. 

BANGKAPOS.COM - iPhone 16e adalah model iPhone terbaru dari Apple yang dirilis pada 19 Februari 2025, dan tersedia di Indonesia mulai 11 April 2025.

Harganya kini di Indonesia makin murah

iPhone 16e dengan varian kapasitas penyimpanan 128GB yang sebelumnya Rp 12.749.000 saat ini dibanderol Rp 11.499.000.

iPhone 16e menempati posisi sebagai model entry-level dalam keluarga iPhone 16, menawarkan layar edge-to-edge, Face ID, dan port USB-C.  

Baca juga: Harta Kekayaan Sri Mulyani Naik Belasan Persen Tiap Tahun, Ada Moge, Intip Isi Garasinya

Berikut beberapa poin penting mengenai iPhone 16e:

Desain dan Layar:

Menggunakan desain yang mirip dengan iPhone 13 dan iPhone 14, dengan layar OLED menyeluruh berukuran 6,1 inci.  

Kamera:

Dilengkapi dengan kamera tunggal 48MP yang mendukung opsi zoom optik 1x dan 2x.  

Performa:

Ditenagai oleh chip A18 SoC dengan 4 inti GPU, serta mendukung Apple Intelligence.  

Fitur:

Menampilkan tombol aksi, menggantikan sakelar bisu, dan mendukung USB-C.  

Harga:

iPhone 16e diposisikan serupa dengan iPhone 5c dan iPhone SE, menawarkan fitur yang lebih sedikit dibandingkan model iPhone 16 lainnya, tetapi tetap menghadirkan performa khas Apple. 

Daftar harga HP iPhone Agustus 2025

iPhone 16 Rp13.999.000

iPhone 16 Pro Mulai dari Rp17.999.000

iPhone 16e Rp11.499.000

iPhone 15 Rp10.999.000

iPhone 14 Rp9.699.000

iPhone 13 Rp8.249.000

iPhone 12 Rp11.499.000

Daftar Produk Amerika yang Harganya Bisa Lebih Murah karena Tarif 0 Persen, iPhone Termasuk?

Baca juga: Harta Kepala PPATK Ivan Yustiavandana Naik 107 Persen Setahun

Kebijakan pembebasan tarif bea masuk atau tarif 0 persen terhadap produk asal Amerika Serikat (AS) kini resmi berlaku.

Hal ini usai kesepakatan dagang terbaru antara Pemerintah Indonesia dan Presiden AS Donald Trump beberapa waktu lalu.

Dengan skema ini, produk buatan Negeri Paman Sam itu berpeluang dijual lebih murah di Indonesia.

Namun, harapan masyarakat agar harga iPhone ikut turun ternyata tidak akan terwujud.

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira Adhinegara, menegaskan bahwa iPhone tidak termasuk dalam daftar barang yang mendapatkan manfaat tarif 0 persen.

"Iphone itu made in China, meski mereknya dari Amerika. Jadi tidak bisa menikmati pembebasan tarif karena hanya produk yang dibuat di Amerika yang kena tarif 0 persen," ujar Bhima kepada Kompas.com, 17 Juli 2025.

Bhima menjelaskan bahwa kebanyakan produk Apple, termasuk iPhone, dirakit di Tiongkok, bukan di pabrik di AS.

Sehingga, meskipun brand berasal dari Silicon Valley, asal produk secara manufaktur tetap dihitung dari tempat produksi, yaitu China.

Akibatnya, iPhone tetap akan dikenakan tarif impor seperti biasa.

“Banyak produk brand Amerika, termasuk iPhone, laptop, printer, bahkan handphone lainnya, secara fisik tetap berasal dari China. Jadi tarif tetap berlaku,” tambah Bhima.

Berikut ini 10 Produk AS yang Bisa Lebih Murah karena Tarif 0 persen

Meski iPhone gagal turun harga, sejumlah komoditas dan produk utama asal AS justru diproyeksi bakal mengalami penurunan harga di pasar domestik.

Berikut adalah daftar barang yang bakal terkena dampak positif dari kebijakan tarif 0 persen:

Suku Cadang Pesawat, Komponen-komponen industri penerbangan dari AS akan lebih murah, berdampak pada efisiensi maskapai.

Mesin dan Peralatan Industri. Mesin-mesin berat untuk manufaktur dan konstruksi asal AS bisa menjadi lebih kompetitif.

Plastik dan Produk Turunannya. Digunakan luas di sektor industri dan rumah tangga.

Produk Farmasi. Obat-obatan buatan Amerika kini berpotensi lebih terjangkau.

Bahan Bakar Minyak (BBM). Impor BBM dari AS bisa ditekan harganya, mendukung stabilitas energi.

Liquefied Natural Gas (LNG). Gas alam cair sebagai alternatif energi lebih ramah lingkungan.

Liquefied Petroleum Gas (LPG/Elpiji). Untuk kebutuhan rumah tangga dan industri kecil.

Kedelai. Komoditas penting untuk bahan baku tahu-tempe.
Gandum. Untuk industri makanan, termasuk roti dan mie.
Jagung. Penting bagi industri pakan ternak dan pangan olahan.

Namun Bhima menekankan bahwa dampak langsung ke masyarakat umum kemungkinan tidak terasa signifikan, karena sebagian besar barang yang terkena tarif 0 persen adalah produk industri dan pertanian skala besar, bukan elektronik konsumen seperti laptop, printer, atau smartphone.

“Barang elektronik yang dikonsumsi masyarakat sehari-hari, mayoritas masih buatan China. Tarifnya tetap, jadi tak ada dampak ke harga,” pungkas Bhima.

(bangkapos.com/kompas)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved