Selasa, 19 Mei 2026

Nelayan Burung Mandi Terima Bantuan PT Timah di HUT ke-49

Selamat dari Badai, Nelayan Burung Mandi Dapat Bantuan PT Terima kasih PT Timah. Bantuan ini akan kami gunakan untuk membuat ...

Tayang:
Istimewa/ PT Timah
Zulkarnain (49), nelayan asal Desa Burung Mandi, Kecamatan Damar menerima bantuan pada Rangkaian acara Pekan Sehat di Pantai Nyiur Melambai, Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Minggu (27/7/2025). 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Memperingati HUT ke-49, PT Timah Tbk menyalurkan bantuan kepada Zulkarnain (49), nelayan asal Desa Burung Mandi, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur, yang menjadi korban musibah kapal terbalik akibat badai di laut beberapa waktu lalu.

Bantuan tersebut diserahkan dalam rangkaian acara Pekan Sehat di Pantai Nyiur Melambai, Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Minggu (27/7/2025).

Zulkarnain menceritakan, peristiwa nahas itu terjadi saat ia melaut bersama tiga rekannya. Kapal mereka dihantam gelombang besar akibat cuaca ekstrem hingga kehilangan kendali dan terbalik.

“Kapal kami dihantam ombak, kehilangan kendali, dan akhirnya terbalik. Kami terjatuh ke laut,” kenangnya.

Meski selamat tanpa luka, mereka harus berjuang hampir 10 jam terombang-ambing di tengah laut sebelum diselamatkan kapal nelayan lain. Kapal yang digunakan rusak parah dan alat pelacak GPS hilang terseret ombak.

Dengan bantuan dari PT Timah Tbk, Zulkarnain berencana membuat kapal baru dan membeli perlengkapan pendukung untuk kembali melaut.

“Terima kasih PT Timah. Bantuan ini akan kami gunakan untuk membuat kapal baru dan membeli perlengkapan melaut. Semoga PT Timah terus membantu nelayan, bukan hanya mesin kapal, tetapi juga perlengkapan lain yang dibutuhkan untuk mencari nafkah,” ujarnya.

Zulkarnain juga menyampaikan doa dan harapannya di momen HUT ke-49 PT Timah.

“Selamat ulang tahun PT Timah. Semoga semakin maju dan terus menebar manfaat bagi masyarakat, khususnya nelayan Belitung Timur,” tambahnya.

Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, turut mengapresiasi kontribusi PT Timah bagi masyarakat, khususnya nelayan yang terdampak musibah.

“Kami berterima kasih kepada PT Timah yang sudah mendukung masyarakat Belitung Timur. Usia 49 tahun adalah usia matang, dan saya berharap Belitung Timur bisa berkembang besar-besaran dari segi ekonomi, kesehatan, pendidikan, sosial, dan lainnya. Sinergi dengan PT Timah saat ini jauh lebih baik dan membawa perubahan positif,” kata Kamarudin. (*/E88)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved