Berita Pangkalpinang
Sepasang Kekasih Ditangkap Setelah Jual Motor Teman di Pangkalpinang
Motor milik korban dibawa oleh kedua pelaku ke salah satu penginapan di Kota Pangkalpinang dan menjualnya kepada orang lain Rp4.500.000
Penulis: Adi Saputra | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sepasang kekasih asal Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel) ditangkap Polresta Pangkalpinang atas dugaan tindak pidana penggelapan satu unit sepeda motor.
Kedua pelaku yaitu Fachry (19) dan Karina (19), mereka ditangkap polisi karena dilaporkan korban atas dugaan tindak pidana penggelapan, Minggu (10/8/2025).
"Iya, kami berhasil mengamankan dua orang pelaku dugaan tindak pidana penggelapan dan pelaku merupakan pasangan kekasih," kata Plt. Kasatreskrim Polresta Pangkalpinang Kompol Yosua Surya Admaja, Jumat (15/8/2025).
Sebelum diamankan, kedua pelaku ini awalnya melakukan tindak pidana penggelapan satu unit sepeda motor milik temannya dengan modus meminjam motor, Jumat (8/8/2025) lalu.
Akan tetapi, motor milik korban dibawa oleh kedua pelaku ke salah satu penginapan di Kota Pangkalpinang dan menjualnya kepada orang lain senilai Rp4.500.000.
Uangnya digunakan untuk membayar penginapan hingga kebutuhan sehari-hari.
"Jadi, korban ini mengalami kerugian senilai Rp35 juta. Awalnya, pelaku Fachry dengan korban sedang berada di depan Kelenteng Kwan He Miau. Kemudian, pelaku meminjam motor korban hingga larut malam dan korban melaporkan ke Polresta Pangkalpinang," jelasnya.
"Kedua pelaku ketika diamankan mengakui perbuatannya telah melakukan penggelapan motor hingga dijual kepada orang lain senilai Rp4,5 juta melalui media sosial Facebook," kata Kompol Yosua.
Bahkan, Kompol Yosua menyebut kedua pelaku ini telah melakukan penggelapan sepeda motor lain dan masih dalam proses pencarian.
"Barang bukti kita amankan satu unit sepeda motor, namun ada perkara lain yang dilakukan oleh kedua pelaku dan barang bukti masih kita lakukan pencarian dan pelaku sudah kita tetapkan sebagai tersangka," tegasnya.
(Bangkapos.com/Adi Saputra)
| DPP APINDO Babel Menilai Dampak Kenaikan Harga BBM Paling Terasa bagi Sektor Industri |
|
|---|
| Jelang Ajang Porprov 2026, Askot PSSI Kota Pangkalpinang Gelar Seleksi Terbuka Pesepakbola Berbakat |
|
|---|
| Hendak Edarkan Sabu dan Ekstasi, Warga Keramat Ditangkap Polisi di Pinggir Jalan |
|
|---|
| Edi Nasapta Kritisi Pembangunan Kota Pangkalpinang, Perlu Optimalkan dan Perencanaan yang Baik |
|
|---|
| Almuzzammil Yusuf Ingatkan Pentingnya Bersinergi untuk Membangun Peradaban Bangsa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250815-PENGGELAPAN-MOTOR.jpg)