Rabu, 20 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

Fokus Serap Aspirasi, Pasangan Basit–Dede Santai Hadapi Debat Pilkada Besok

Menjelang debat kedua Pilkada Ulang Kota Pangkalpinang, paslon Basit Cinda–Ustaz Dede Purnama memilih untuk tetap fokus berada di tengah masyarakat.

Tayang:
Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/dokumentasi
Ustaz Dede Purnama. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Menjelang debat kedua Pilkada Ulang Kota Pangkalpinang yang dijadwalkan KPU pada Selasa (19/8/2025), pasangan calon Basit Cinda–Ustaz Dede Purnama memilih untuk tetap fokus berada di tengah masyarakat ketimbang menyiapkan strategi khusus menghadapi panggung debat.

Calon Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Ustaz Dede Purnama, menegaskan bahwa pihaknya lebih mengutamakan mendengarkan langsung aspirasi warga.

Menurutnya, masukan dari masyarakat menjadi bahan utama untuk merumuskan solusi, bukan sekadar materi yang tersusun rapi di atas kertas.

“Sejauh ini kami belum menyiapkan persiapan khusus untuk debat, karena memang lebih memprioritaskan tatap muka dengan masyarakat,” ujar Ustaz Dede saat dikonfirmasi BangkaPos.com, Senin (18/8/2025).

Ia menjelaskan, dalam debat dirinya tidak akan terpaku pada catatan atau text book. Baginya, yang terpenting adalah memahami inti permasalahan, menyampaikan solusi yang bisa dijalankan, sekaligus menegaskan visi misi pasangan yang ia usung bersama Basit Cinda.

“Intinya, apa yang kami pahami itu yang kami sampaikan. Fokus pada rumusan masalah dan solusinya. Kalau nanti ada kendala, tentu akan kami cari jalan keluarnya. Semua sejalan dengan visi misi yang sudah kami rumuskan,” tambahnya.

Selain menunggu debat, pasangan ini juga terus bergerak dengan berbagai agenda kampanye.

Mereka lebih banyak melakukan pertemuan langsung dengan masyarakat, mulai dari dialog terbuka hingga menyambangi rumah warga secara door to door.

“Relatif ngalir saja, lebih banyak bercerita, meminta doa, dan mengajak masyarakat memilih sesuai hati nurani. Kami tidak ingin ada saling menjatuhkan,” jelas Dede.

Menjelang debat, ia juga mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga kondusifitas, meskipun ada perbedaan pilihan politik.

“Jangan sampai perbedaan arah pilihan memecah belah. Debat kita ikuti dengan baik, dan jika ada narasi yang tidak sejalan dengan keinginan kita, jangan dijadikan alasan untuk menjatuhkan satu sama lain,” pungkasnya. (Bangkapos.com/Rizki Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved