Minggu, 3 Mei 2026

Doa dan Amalan

Doa Ziarah Kubur, Lengkap Arab, Latin, Arti dan Hikmahnya

Berziarah ke kuburan atau makam menjadi hal yang sering dilakukan oleh sejumlah umat muslim.

Tayang:
Penulis: Rusaidah | Editor: Rusaidah
Tribun Jateng
Ilustrasi ziarah makam. 

BANGKAPOS.COM - Berziarah ke kuburan atau makam menjadi hal yang sering dilakukan oleh sejumlah umat muslim.

Ziarah kubur biasanya dilakukan pada Kamis sore setelah Ashar.

Tak sekadar datang dan membersihkan makam, umat Islam yang melakukan ziarah juga mengirimkan beberap doa bagi almarhum/almarhumah.

Ziarah kubur bertujuan mengunjungi makam serta mengirim doa kepada orang yang sudah meninggal.

Ziarah kubur adalah salah satu amalan sunnah.

Diriwayatkan dari Buraidah bin Al-Hushaib Al-Aslami radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَزُورُوهَا

“Dahulu aku melarang kalian untuk ziarah kubur, maka sekarang ziarahilah.” (HR. Muslim no. 977).

Ketika ziarah kubur, umat Muslim biasa membaca doa-doa, salah satunya sunnah mengucapkan doa memasuki kuburan.

Mendoakan orang yang telah meninggal dunia adalah amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Doa ini menjadi bentuk kasih sayang, penghormatan, dan harapan agar mereka mendapat ampunan serta tempat yang mulia di sisi Allah SWT.

Salah satu doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW ketika mengunjungi kuburan adalah:

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ يَا أَهْلَ الْقُبُورِ، يَغْفِرُ اللهُ لَنَا وَلَكُمْ، أَنْتُمْ سَلَفُنَا وَنَحْنُ بِالْأَثَرِ

Assalamu ‘alaikum ya ahlal-qubur, yaghfirullahu lana wa lakum, antum salafuna wa nahnu bil-atsar

Artinya: "Semoga keselamatan tercurah atas kalian wahai para penghuni kubur. Semoga Allah mengampuni kami dan kalian. Kalian telah mendahului kami dan kami akan menyusul kalian."

Doa ini bersumber dari hadits yang diriwayatkan oleh Muslim, dari sahabat Buraidah bin al-Hushaib radhiyallahu ‘anhu.

Rasulullah SAW biasa membaca doa ini ketika berziarah ke kuburan:

 "Dulu Nabi SAW mengajari mereka ketika keluar ke pekuburan agar mengucapkan:

'Assalamu ‘alaikum ahlad-diyari minal-mu’minin wal-muslimin, wa inna in sha’ Allahu bikum lahiqun, as’alullaha lana wa lakumul-‘afiyah.'” (HR. Muslim No. 975)

Kalimat “yaghfirullahu lana wa lakum, antum salafuna wa nahnu bil-atsar” adalah tambahan lafaz doa ziarah kubur yang juga diamalkan oleh sebagian sahabat dan ulama salaf sebagai bentuk pengingat akan kematian dan doa untuk para ahli kubur.

Makna dan Hikmah Doa Ini

"Assalamu ‘alaikum ya ahlal-qubur" 

Memberi salam kepada penghuni kubur sebagai bentuk penghormatan dan doa keselamatan, sebagaimana memberi salam kepada sesama Muslim yang masih hidup.

"Yaghfirullahu lana wa lakum" 

Permohonan agar Allah mengampuni dosa kita dan mereka, sebagai pengingat bahwa semua manusia butuh rahmat dan maghfirah Allah.

"Antum salafuna wa nahnu bil-atsar" 

Ungkapan kesadaran bahwa mereka telah lebih dahulu, dan kita akan menyusul, mendorong kita untuk selalu mengingat kematian dan mempersiapkan diri untuk akhirat.

Adab Ziarah Kubur Menurut Islam

Disunnahkan bagi laki-laki untuk berziarah kubur sebagai pengingat akhirat. (HR. Muslim)

Membaca doa-doa yang diajarkan Nabi SAW, termasuk doa di atas.

Tidak melakukan perbuatan yang dilarang seperti menangis berlebihan, meminta kepada orang mati, atau mencium/mengusap kubur.

(Bangkapos.com, Tribunnews.com)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved