Minggu, 12 April 2026

Berita Bangka

Puluhan Rumah Warga Desa Zed dan Petaling Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang

Warga yang rumahnya rusak kena angin kencang diminta mengajukan proposal bantuan perbaikan rumah rusak ke pemerintah Kabupaten Bangka

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: Hendra
(Ist/BPBD Bangka)
DITERJANG ANGIN - Kondisi atap rumah warga di Desa Zed dan Desa Petaling Banjar, Kecamatan Mendo Barat yang rusak diterjang angin kencang, Rabu (20/8/2025) lalu. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA — Puluhan rumah warga di Desa Zed dan Desa Petaling Banjar, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka rusak parah dihantam angin kencang.

Perstiwa ini terjadi pada Rabu (20/8/2025) kemarin sore ketika cuaca hujan diserta angin kencang di lokasi tersebut.

Kepala BPBD Kabupaten Bangka, Rusmansyah mengatakan bahwa dari pendataan yang dilakukan, total ada sebanyak 67 rumah warga yang terdampak.

“Semuanya dalam kondisi rusak ringan, cuma bagian atapnya saja,” kata Rusmanysah saat dikonfirmasi Bangkapso.com, Kamis (21/8/2025).

Selain itu, ada juga satu sekolah dalam kondisi rusak ringan dan pondok pesantren yang atapnya ambruk. 

KORBAN ANGIN KENCANG - Warga Desa Zed Kecamatan Mendo Barat yang rumahnya rusak diterjang angin kencang, Rabu (20/8/2025) lalu.
KORBAN ANGIN KENCANG - Warga Desa Zed Kecamatan Mendo Barat yang rumahnya rusak diterjang angin kencang, Rabu (20/8/2025) lalu. ((Ist/BPBD Bangka))

Kendati demikian, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa angin kencang di Desa Zed dan Desa Petaling Banjar tersebut.

Lebih lanjut, pihaknya pun telah berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk melakukan proses rehabilitasi terhadap rumah-rumah warga yang rusak.

“Kita minta mereka mengajukan proposal bantuan, butuhnya asbes berapa dan nanti kita tindaklanjuti “ ujarnya.

Kendati demikian, Rusmansyah mengatakan, beberapa warga ada langsung memperbaiki secara mandiri kerusakan-kerusakan tersebut.

“Kan ada yang rusak cuma satu dua asbes aja, jadi mereka perbaiki mandiri. Biasanya juga ada bantuan dari pemerintah desanya juga,” sambungnya.

Lebih lanjut, Rusmansyah juga mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa waspada dan berhati-berhati ditengah kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini.

“Ini kan seharusnya kita musim kemarau, tapi kadang-kadang enggak menentu. Tiba-tiba hujan, terus sepersekian tiba-tiba anginnya kencang,” ungkapnya.

Terlebih lagi, banyak persitiwa-peristiwa yang terjadi belakangan ini, mulai dari nelayan hilang di laut, pohon tumbang hingga rumah diterjang angin.

“Kalau menghimbau masyarakat untuk waspada. Terus kalau yang membangun rumah, diusahakan rumahnya dibangun dengan kokoh,” imbuhnya.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved