Bukan Orang Sembarangan, Sosok Willy Aditya Ancam Usir Ahmad Dhani di Rapat DPR Revisi UU Hak Cipta

Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, menegur keras Ahmad Dhani dalam rapat revisi UU Hak Cipta di Senayan. Dhani hampir diusir

Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Kolase Instagram Willy Aditya | Ist
WILLY ADITYA -- (kiri) Willy Aditya / (kanan) Ahmad Dhani | Willy Aditya ancam usir Ahmad Dhani saat rapat peninjauan kembali atau revisi Undang-Undang (UU) Nomor 28 Tahun 2004 tentang Hak Cipta. 

Ia bertarung di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur XI yang meliputi wilayah Pulau Madura (Bangkalan, Pamekasan, Sampang, dan Sumenep).

Willy Aditya adalah Ketua Komisi XIII DPR RI periode 2024-2029.

Ia lahir di Solok, Sumatra Barat (Sumbar), pada 12 April 1978.

Willy Aditya merupakan lulusan Filsafat Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM).

Willy Aditya diterima melalui jalur undangan untuk berkuliah di UGM untuk Program Studi Manajemen Hutan, Fakultas Kehutanan.

Saat itu Willy Aditya bergabung dengan sejumlah organisasi kemahasiswaan kampus.

Ia pun diketahui menjadi pendiri Kelompok Studi Selendang Biru, Pemimpin Redaksi (Pemred) Pers Mahasiswa (Persma) Lumut Kehutanan, anggota Jama'ah Shalahuddin UGM, dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Mahasiswa (Dema) UGM serta Sekjen Dema Nasional.

Di sisi lain, aktivitas akademiknya menjadi terbengkalai hingga mendapat Indeks Prestasi (IP) nol koma.

Status kemahasiswaan Willy Aditya pun diberhentikan oleh rektor.

Namun, Willy Aditya tak menyerah begitu saja dengan kambali melanjutkan studinya di Fakultas Filsafat UGM pada 2001 hingga berhasil menyandang gelar Sarjana Filsafat dengan IP Kumulatif 3,8 di tahun 2004.

Tak hanya itu, Willy Aditya menempuh gelar ganda (double degree) S-2 Defence and Security Studies dan Studi Pembangunan, kerja sama Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Cranfield University United Kingdom pada 2006-2008.

Bapak 3 orang anak itu diketahui juga termasuk sebagai deklarator Organisasi Masyarakat (Ormas) NasDem yang dideklarasikan pada tanggal 1 Februari 2010 lalu bersama 44 tokoh lainnya yakni Surya Paloh, Sri Sultan Hamengkubuwono X, Anies Baswedan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), hingga Khofifah Indar Parawansa.

Kemudian, Willy Aditya menjabat sebagai Wakil Sekjen Pengurus Pusat di Ormas NasDem tersebut.

Setelah berdirinya Partai NasDem, Willy Aditya dipercaya menjadi ketua umum pada salah satu organisasi sayap partai, yaitu Liga Mahasiswa NasDem (LMN).

Dalam Pemilu 2014, suami Yemmi Livenda itu juga dipercaya untuk maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) DPR RI dari Partai NasDem untuk Dapil Jawa Barat VII (Bekasi, Karawang, dan Purwakarta) dengan nomor urut 1. Tetapi, ia tidak berhasil terpilih.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved